LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Elemen, Spirit dan Roh Bintang


__ADS_3

Mereka bertiga menghindar dari pisau belati yang dilemparkan seseorang dari luar keluar dari hutan Jiwa tersebut, sepertinya mereka sengaja agar Chen Yi , Xiahua dan Xia Huang terkena pisau tersbbut atau ledakan yang telah mereka persiapkan.


“Kurang ajar, siapa yang bermain main dengan tuan muda keluarga Xia.” Ujar Xia Huang, belum berhenti dia ngedumel, sebuah pisau yang sangat cepat langsung meluncur kearahnya, Chen Yi langsung menangkis pisau tersebut dengan pedang awan.


Tiba tiba muncul beberapa orang sepertinya bukan dari para peserta, akan tetapi dari baju yang dikenakan sepertinya itu adalah dari perguruan pertapa sakti sendiri.


“Bagus, kalian telah berhasil lolos babak kedua, dan maafkan kami, kami hanya ingin mengetahui bagaimana calon saudara kami, apakah kalian memang pantas atau tidak.”  Hal ini membuat Chen Yi, Xiahua dan juga Xia Huang bahagia. Mereka akhirnya diperbolehkan memasuki pintu keluar dari hutan jiwa tersebut.


Setelah beberapa saat menunggu saatnya kini adalah ujian terakhir dari dari penerimaan murid diperguruan pertapa sakti, sekarang jumlah peserta yang lolos adalah sekitar 80 orang, yang lainya tidak lolos, sebenarnya ada beberapa yang  sudah mendapatkan 10 lebih plakat akan tetapi mereka tersesat dalam hutan jiwa dan tidak bisa menemukan jalan keluar dari dalam hutan jiwa.


“semuanya kalian berkumpul, setelah saat ini kalian akan kita bagi menjadi tiga kelompok, karena d yaitu, Elemen, Spirit dan Rohm perguruan pertapa sakti ada tiga bagian, maisng maisng bagian mempunyai keahlian dan juga kemampuan sendiri sendiri, yaitu Elemen, Spirit dan Roh Bintang.” Ujar lelaki dengan jubah putih, wajahnya tidak asing lagi bagi Chen Yi, dia adalah guru Xiao.


“Dan Kalian yang ada disini kalian akan melewati sebuah tahab yaitu dimana kalian akan dikelompokan kedalam bagian bagian tersebut sesuai dengan bakat yang ada pada diri kalian masing maisng.”


“Pada batu jiwa tersebut, kalian harus meneteskan darah kalian, biarkan batu tersebut yang akan mendeteksi kemampuan kalian, kami tidak akan lagi mendeteksi dengan kekuatan spirit ataupun melihat dari hawa murni kalian, karena hal tersebut masih dimanipulasi, oleh sebab itu yang kita cek adalah dari darah kalian.”


Seorang pemuda dengan wajah yang bersinar teduh membawa sebuah batu sebesar kepala manusia meletakan sebuah batu jade berwarna putih. Dimulai dari Minh yang meneteskan darahnya , dan tiba tiba batu tersebut berubah berwarna merah darah.


“Kau masuk kedalam bagian Spirit.” Ujar pemuda yang membawa batu jade putih tersebut. Kemudia disusul lainya, dari awal sampai dengan yang terakhir kebanyakan adalah bagian elemen dan juga Spirit, akan tetapi belum ada satupun yang mencapai Roh Bintang.

__ADS_1


Setelah beberapa lama, kini giliran Xiao Huang segera meneteskan darahnya dan warna pada bola tersebut adlag berwarna biru, yaitu kekuatan elemen.


Sedangkan Xiahua juga segera meneteskan darahnya, dia juga ingin tahu  apakah dia akan masuk Elemen, Spirit atau Roh Bintang? Dan setelah dia meneteskan darahnya pada batu jade tersebut dan ternyata batu jade tersebut berwarna biru yang mendakan dia bagian dari Elemen.


Yang tersisa adalah Chen Yi, dengan segera di langsung  meneteskan darahnya pada batu Jade tersebut.


Dan alangkah terkejutnya Chen Yi bahkan semua orang ternyata batu jade berwarna keemasan, hanya dia satu satunya yang berwarna keemasan, dan dia adalah orang ketiga dari total murid pertapa sakti yang mempunyai kemampuan roh bintang.


“Hahahahahaha, ternyata masih aja yang mendapatkan sampah seperti dia.” Teriah Minh mengejek  Chen  Yi yang mendapatkan Roh Bintang.


Guru Xiao hanya tersenyum, “Tenanglah Chen Yi, memang benar jika kemampuan orang orang yang menguasai roh bintang tergolong unik, mereka tidak sekuat para pengguna spirit dan juga tidak selincah dan secepat pengguna elemen, pengguna ini mempunyai kekuatan yang sangat unik dan tidak terduga, bisa saja kekuatan roh bintang adalah menguasai  elemen dan juga spirit.” Ujar Guru Xiao menenangkan Chen Yi.


Semua mata melihat Chen Yi, menatap dan menganggap bahwa pengguna roh bintang adalah sampah, karena tidak banyak yang mengusainya, sehingga cerita dan pengetahuan tentang roh bintang hilang, dan kedua murid yang sekarang benar benar sampah, mereka tidak bisa apa apa sampai sekarang, hal inilah yang menjadikan pengguna di kekuatan Roh Bintang adalah sampah.


Chen Yi mendapatkan sebuah kamar yang sangat besar, akan tetapi paviliun yang ditempatinya sangat lah sepi, hanya ada dua orang seniornya yang keduanya hanya suka berdiam diri dikamarnya.


“Sepertinya kedua seniorku selalu mengurung diri dan tidak mau melatih kemampuanya, sehingga mereka dikatakan sebagai sampah.” Ujar Bathin Chen YI. Tiba tiba dia mendengar diluar kamarnya ada suara langkah kaki dan tiba tiba pintu kamarnya diketok oleh seseorang.


“Dengar ya, kamu boleh mengira kami hanya bermalas malasan dan tidak mau berlatih, nanti kamu pasti tahu alasan kami melakukanya.”  Ujar Kedua seniornya dengan emosi, Chen Yi hanya terbengong karena melihat keduanya bisa mengetahui isi pikiranya, sejak hari itu, Chen Yi sudah mengetaui keistimewaan dari para pengguna roh bulan.

__ADS_1


Keesokan harinya Chen Yi segera keluar, kedua kelompok elemen dan spirit sudah melakukan aktifitas masing masing, mereka dibimbing oleh senior dan juga guru langsung. Ketika  Chen Yi melihat mereka berlatih Chen Yi yang melihat seorang sedang menyapu halaman paviliun, “Kakek maaf, untuk pengguna Roh Bintang siapa yang guru kita?” Tanya  Chen Yi kepada lelaki tersebut.


Lelaki tersebut hanya tertawa terkekeh, “sejak 300 tahun yang lalu, penggunak roh bintang tidak punya pembimbing, karena tetua pertama perguruan pertapa sakti telah menuju nirwana dan menjadi abadi , semenjak itu tidak ada lagi yang  bisa menguasai dari kekuatan roh bintang, sehingga pengguna tersebut semakin sedikit dan juga menjadi yang paling tidak diminati.


Dan yang paling mengerikan adalah karena tidak adanya yang bisa menguasainya para murid yang dulunya pengguna Roh bintang semuanya keluar karena tidak ada lagi yang  bisa membimbing mereka, dan mereka akhirnya meninggalkan perguruan ini.” Ujar lelaki tua tersebut.


“Jadi inilah sejarahnya kenapa roh bintang tidak lagi dianggap yang paling lemah, karena mereka tidak ada yang membimbing dan juga karena jurus dari Roh Bintang ini sangat unik, tidak bisa dipelajari.” Ujar Bathin Chen Yi.


“Kakek dimana saya bisa berlatih jurus roh bintang.” Tanya Chen Yi kepada kakek yang sedang menyapu lantai halaman Paviliun.


Kakek tersbeut tidak menjawab hanya dia menunjukan sebuah bangunan yang sangat besar, “disana, di ruangan lantai 3 adalah banyak ilmu atau jurus roh bintang, dan kau semoga mempelajari semunya,.” Kemudian Chen Yi melangkah menuju kesebuah bangunan yang sangat besar.


 


 


Perpusatakaan Perguruan Pertapa Sakti


 

__ADS_1


 


__ADS_2