LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Hutan Kematian Bag.5


__ADS_3

Para siluman harimau tersebut dengab buasnya menerkam dengan cakar mereka. cakar cakar yang tajam dapat membelah baru dengan sayatan yang sangan halus, hal tersebut menandakan betapa sangat tajan kuku kuku para siluman harimau tersebut.


Ketiga Xiao bersudara sangat terkejut sehingga hanya bisa bergulingan sambil memegang daging rusa bakar yang mereka makan, hal ini membuat kemarahan para siluman harimau, dengan kompaknya ketiganya mengaum, gelombang auman mereka membuat tiga Xiao segera terjungkal dengan luka dalam yang lumayan.


Akhirnya mereka pun membalas serangan para siluman harimau dengab jurus yang mereka miliki, akan tetapi siluman siluman dihadapan mereka adalah siluman dengan umur 1000 tahun dan memiliki kecerdasan diatas rata rata, dengan beberapa saat ketiganya dapat dikalahkan oleh siluman harimau tersebut.


Yin He yang melihat jalannya pertarungan terus memperhatikan mereka, yang membuat Yin He terkejut adalah saat para siluman harimau dapat berubah wujud menjadi manusia, berarti kekuatan siluman tersebut tidak bisa dianggap remen.


Yin He yang terkejut dengan apa yang terjadi langsung turun dan mendekati ketiga Xiao bersaudara. "Kalian tidak apa apa? maaf aku sengaja untuk melihat bagaimana kalian mengatasi para siluman tersebut, Tapi saat mereka berubah menjadi manusia maka kekuatan mereka lebih diatas siluman biasa, atau mereka ada binatang sihir yang dikirim untuk membunuh kita karena telah merusak formasi sihir mereka? Yin He segera memberikan masing masing sebuah pil pemulih tenaga.


Yin He segara bangkit menghunus pedang mataharinya, akan tetapi saat akan mengayunkan pedang mataharinya Xia Yuan mencegahnya.


"Jangan gunakan pedanng matahari, percuma api tingkat 3 didalamnya tidak akan bisa menghancurkan api tingkat empat dan tingkat lima. Gunakan pedang rembulan dan energi dari mustika rembulan untuk membuat hawa dingin sekitar sini."


Yin He segera melemparkan pedang rembulan ke arah tiga manusia harimau, pedang rembulan langsung berdesing dan membuat hawa di hutan tersebut suhunya menurun hingga titik beku, Xiao bersaudara segera mengalirkan hawa panas yang diajarkan Yin He untuk mencegah hawa dingin masuk ketubuh mereka.


Para manusia harimau dengan sigap menhindari serangan dari pedang rembulan pedang rembulan yang sudah diberikan tenaga dari mustika rembulan seakan mempunyai rih, sabetannya dapat mengubah partikel es dari hawa dingin menjadi ribuan jarum yang menyerang manusia harimau tersebut, kega manusia harimau segera mundur dan membalas dengan auman harimau yang dahsyat, jarum jarum tersebut berhasill dihancurkan, akan tetapi suara desingan dari dua pedang rembulan tersebut telah berhasil membuat kacau fikiran manusia harimau, efeknya mata mereka berkunang kunang dan seperti dikendalikan sihir, sehingga gerakan mereka melambat.

__ADS_1


Akan tetapi sebuah sinar dari formasi sihir dewa perang langsung menyinari mereka, seperti mendapatkan energi baru ketiga manusia harimau tersebut langsung menyerang Yin He, dengan cepat Yin He menggunakan tapak es, menghadapi serangan mereka, kepadatan es Yin He sanggup menahan cakar cakar mereka.


Dengan cepat Yin He segera menghujamkan sebuah tombak es ke arah salah satu manusia harimau yang belum sepenuh nya bersiap saat mendapatkan tekanan dari aura dingin Yin He.


Harimau yang yang terkena tombak segera memancar cahaya yang aneh. Xiao Huang segera mengeluarkan lingkaran sihir dan menyerap cahaya yang keluar dari tubuh manusia harimau tersebut.


Xiao Huang berteriak, "Kak He'er mereka adalah boneka siluman, ada yang mengendalikan mereka." Yin He menoleh dan mengacungkan jempolnya kepada Xiao Huang.


Yin He segera mencabut pedang rembulan. kali ini kedua pedang tersebut langsung di mainkan oleh Yin He. Jurus pedang Yin He sangat cepat dan gerakan yang indah, kedua manusia harimau tersebut tidak mampu mengimbangi serangan serangan dari Yin He.


Tubuh tubuh mereka terkena luka sabetan dari pedang rembulan, akan tetapi seakan tak merasakan sakit, bukanya mundur akan terapi mereka semakain ganas, beberapa cakaran dan pukulan mereka hampir saja mengenai tubuh Yin He, Yin He beruntung menggunakan perisai kulit naga es yang membuat tubuhnya akan terlindungi dari kekuatan apapun.


Mereka segera meninggalkan arena pertempuran untuk mencari jalan masuk ke sekte pagoda.


Saat akan meninggalkan hutan kematian, mereka melihat pendekar camar Xue Zhao yang masih kebingungan mencari jalan keluar.


"Tuan Xue,apakah anda juga sedang mencari jalan keluar? ikutlah dengan kami, kita akan sama sama keluar dari hutan kematian ini." Sambil mengulurkan perbekalan berupa daging rusa yang masih hangat.

__ADS_1


"Terima kasih tuan He, sebenarnya saya ngga mau merepotkan, akan tetapi situasi seperti ini sepertinya lebih baik bersama dari pada sendirian." Xue Zhao menjawab sambil makanan yang diberikan Yin He, ada kemungkinan dia belum makan beberapa hari juga.


Tiba tiba tubuh Xue Zhao roboh, leher dan mukanya membiru, seperti orang yang tidak bisa bernafas, dia kelojotan sambil matanya terbelalak, Yin He segera melakukan beberapa totok di tubuh pendekar Xua Zhao. dan mengambil sebutir obat untuk memulihkan stamina dan menetralisir racun yang susah masuk kedalam tubuh Xue Zhao.


Xiao Zhao membantu Yin He untuk meminumkan obat kepada Xue Zhao, kemudian mereka bergantian


membopong tubuh pendekar tersebut sampai dengan perbatasan masuk hutan kematian.


Xue Zhao yang tersadar terkejut sekarang dia berada di perbatasan masuk hutan kematian, Yin He menjelasakan penyebab pendekar Xue sampai, yaitu kabut asap beracun, dimana racunya tidak berwarna dan tidak berbau.


Xue yang masih lemas mencoba untuk duduk, dia bertanya kepada Yin He dan Xiao bersaudara "Sebenarnya kemana arah tujuan kalian, dan kenapa kalian bisa masuk ke hutan kematian.


Yin He segera menceritakan tujuannya untuk mencari api abadi yang berada di panglima iblis satu dan panglima iblis dua, maka sekarang dia akan masuk ke pagoda hitam.


"Apa pagoda Hitam ? jadi kalian juga mau kesana?" Tanya Xue Zhao. Yin He dan yang lainya mengangguk.


"Kalau begitu aku boleh ikut? aku mau membalaskan dendam kedua orang tuaku dan orang orang yang telah dibunuh oleh mereka."

__ADS_1


Xiao Huang segera membuat lingkaran sihir dari cahaya yang keluar manusia harimau, tiba tiba lingkaran sihir itu membesar dan mengeluarkan sebuah cahaya seperti sebuah pintu sihir tempat lain.


Semuanya segera masuk ke pintu sihir yang dibuat oleh Xiao Huang, seperti tersedot masuk, tubuh mereke melayang layang diudara dengan kecepatan yang tinggi. setelah beberapa saat mereka telah tiba disebuah bangunan yang besar menjulang.


__ADS_2