
Panas matahari telah sampai pada titik menyentuh kulit Chen Yi, setelah beberapa lama cahaya sang matahari menyentuh kulitnya, Chen Yi pun membuka matanya.
Sambil membuka matanya dia memperhatikan tempat disekitarnya, "Tempat secantik dan seindah ini mengapa disebut lembah neraka, memang apakah seseram itu?"
Baru sejenak Chen Yi tidak percaya dengan lembah neraka yang penuh monster, tiba tiba ada sesuatu yang membuat dirinya langsung melompat dan menghindar, seekor tarantula merah raksasa akan menjeratnya dengan benang benangnya.
"Sial, perut belum diisi sudah harus bertarung" Gerutu Chen Yi.
Dengan cepat Chen Ci mencabut pesang awanya dan langsung menyerang tarantula merah raksasa tersebut.
Pedang Chen Yi mengayun cepat mengenai kaki kaki tarantula tersebutz sangat sulit Chen Yi mendaratkan pedangnya diperut sang tarantula.
Saat Chen Yi menarik tubuhnya mundur, alangkah terkejutnya binatang tersebut ternyata tidak terluka sama sekali dengan sabetan pedangnya.
"Sial kulitnya keras sekali, bagian mana yang seharuSnya aku serang." gerutu Chen Yi dalam hatinya.
Beberapa kali mencoba akan tetapi sepertinya pedang awan tidak bisa menembusnya dan saat Chen Yi Lengah Chen Yi tidak sadar ada 1 Tarantula lainya yang langsung menyempfotkan racun kearahnya.
Tapi Naas bagi Chen Yi walau sempat menangkisnya dengan pedangnya, akan tetapi ada sisa racun yang ternyata terjatuh ke kulit lenganya
Nyesss...
Suara racun tarantula merah tersebut langsunh membuat tangan Chen Yi seperti terbakar hebat, Walau dia mengerahkan kekuatan api untuk menekan racun tersebut akam tetapi tidak ada hasil sama sekali.
Chen Yi merasakan tanganya sekarang mulai kebas dan bergetar. " Tidak mungkin apa yang terjadi dengan tanganku? Sebenarnya racun apa itu kenapa tidak ada reaksi pada tubuh phoenix ku?"
__ADS_1
"Tubuh mempunyai keunikan tersendiri, dia bisa menyerap atau menghalangi kekuatan lain untuk dijadikan kekuatan tubuhnya. Itulah salah satu keunikanya Tuan, semua Tua mengerti."
"Pada posisi seperti mengapa dia pake main tebak tebakan, kalo bukan roh kitab Dewa dan Iblisz udah aku jadi makanan mangsa iblis disana." Gerutu Chen Yi.
Chen Gi terus memeras otak untuk mencerna kata kata dari roh penjaga kitab Dewa dan Iblis. Sementara Tarantula sudah mulai mendekat dengan cepat kearah Chen Yi.
"Tidak boleh, aku tidak boleh berakhir disini, aku kesini ingin menjadi kuat dan bisa membawa ayah dan ibu kembali."
Tapi belum juga Chen Yi mendapatkan pencerahan, Tarantula tersebut langsung menyerang tubuh Chen Yi.
Tubuh Chen Yi pun seperti samsak hidup yang dijadikan mainan bagi Tarantula tersebut, Qi penghisap pun tiba tiba tidak bisa dia keluarkan.
Tubuh Chen Yi sekatang penuh luka tusukan dari kaki kaki Tarantula, dan yang lebih mengerikan adalah setiap tusukan mengandung racun yang sangat berbahaya.
Luka ditubuh Chen Yi dalam waktu tidak lama sudah membiru, rasa sakit yang sangat menyakitkan menderu dalam setiap tarikan nafas dan denyutan aliran nadi Chen Yi.
Tarantula Merah pun langsung membungkus tubuh Chen Yi yang sudah tidak berdaya dengan benang khusus hingga membentuk seperti kepompong.
Pada saat tubuhnya didalam kepompong, pada saat itu pula dia menyadari apa maksud dari perkataan dari roh penjaga Kitab Dewa dan Iblis.
Setelah dia mengerti, maka dia membiarkan rasa sakit tersebut menyerang tubuhnya, dan saat Chen Yi membiarkan tubuhnya menerima rasa sakit tersebut.
Maka tubuh phoenix milik Chen Yi pun menyerap seluruh racun dan juga benang kepompong yang membungkus tubuh Chen Yi.
Dalam sekejab tubuh Chen Yi pun pulih dan satu vena dengan kekuatan aneh pun mengalir dalam tubuhnya.
__ADS_1
Sebuah Vena dengan kekuatan khusus yang dimiliki oleh Tarantula merah dan bercampur dengan Qi Penghisap, membuat vena ini benar benar menghasilkan Qi Penghisap yang sangat mengerikan.
Kini tubuh Chen Yi menghasilkan benang benng halus yang sangat tipis dan sangat kuat, melapisi hampir semua tubuhnya.
Tidak hanya kuat, benang benang benar tersebut tidak bisa dibakar oleh api milik Chen Yi yang sudah mencapai api hitam milik Phoenik biru.
Akan tetapi benang tersebut sangat rapu, saat diambil tanpa ada aliran Qi atau Spirit
Semakin kuat aliran Qi atau spirit saat akan memutus benang tersebut, maka benang benang tersebut semakin kuat dan tambah kuat seiring dengan energi Qi atau spirit tersebut .
"Sekarang aku mengerti, ada banyak cara untuk mengalahkan seseorang." Gumam Chen Yi dalam hatinya.
Chen Yi baru sadar, kini dia berada dalam sebuah gua dimana dia bersama binatang yang lain mungkin sebagai cadangan makanan dari Tarantula tersebut.
"Saatnya berpesta." Ujar Chen Yi dengan senyuman liciknya tersungging dibibirnya.
Chen Yi kemudian membuka semua gulungan kepompong yang berisikan dengan hewan spirit atau monster monster yang minimal berada pada level puncak gerbang jiwa.
Chen Yi membelah tubuh hewan hewan tersebut dan mengeluarkan banyak mutiara kehidupan mereka, hampir ada 200 binatang yang menjadi mangsa dari Tarantula tersebut.
Chen Yi mengumpulkan permata tersebut dan menyimpanya dalam cincing ruang hampa yang dia dapat dari pimpinan serigala biru saat di hutan jiwa.
"Kini saatnya pembantaian dan pembalasan dendam." Chen Yi sudah mengisi perutnya dengan beberapa daging binatang spirit yang manjadi cadangan Tarantula Merah.
Bau daging dan darah para hewan spirit yang di belah oleh Chen Yi mengundang Tarantula Merah datang, tidak hanya satu akan tetapi lebih dari 20 ekor tarantula merah datang dan mendekat.
__ADS_1
"Gimana ini, aku tidak mungkin melawan semua tarantula tersebut." Wajah Chen Yi berubah masam.