LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Kebangkitan 3 Iblis


__ADS_3

Jingmi mulai merasakan hawa murni dari tubuh Yin He sudah dekat, dia sudah sampai di hutan yang sama dengan Yin He dan ketiga Xiao bersaudara sedang berdiskusi mengenai bagaimana cara mereka masuk kedalam gerbang kehidupan., tidak lama kemudian Yin He mendengar Xia Yuan dan Shi Ren ingin keluar dari ruang jiwa Yin He.


“Yin He ada yang akan kami katakan kepadamu, sudah waktunya kami harus kembali kedalam mustika rembulan dan mustika matahari, hanya dengan demkian kedua mustika tersebut dapat digunakan untuk membuka gerbang kehidupan.” Ujar Shi Ren


“itu artinya aku tidak dapat berkomunikasi dengan kalian kembali?” Yin He sebenarnya keberatan dengan apa yang seharusya terjadi.


Xia Yuan dan Shi Ren saling senyum dan Xia Yuan pun menjawab. “Kami akan menjadi Spirit pedangmu Yin He, kau masih bisa berkomunikasi dengan kami, akan tetapi kami tidak akan bisa menolak lagi apa yang menjadi permintaanmu, hehehehehehe.” Xia Yuan tersenyum.


Yin He merasakan energi yang sangat kuat datang kearahnya, dia mengingatkan ketiga Xiao untuk berjaga jaga, tenaga tersbeut semakin lama semakin dekat dan membuat pohon disekitarnya meliuk liuk seperti tertiup angin yang sangat kencang, Yin He pun tidak dapat mendeteksi seberapa kuat orang yang mendekati mereka, saat mereka masih bengong dengan kekuatan dari seseorang yang baru datang, setelah beberapa saat mereka pun semakin terkejut, karena yang datang adalah Jingmi dengan bentuk yang berbeda.


“Jingmi, ini benar kau? Kau punya sayap seperti kakak Yin saat menjadi penjaga empat elemen.” Jingmi hanya mengangguk, agar enak bicaranya, jingmi pun mencari tempat duduk agar bisa bercerita dengan detail kepada semuanya.


Jingmi menceritakan sebenarnya diajarkan oleh kakek Huang, dan juga menceritakan akhr dari kakek Huang, semuanya menarik nafas sedih sekali, dan tak lupa juga Jingmi meceritakan tentang elemen logam yang tidak dipunyai oleh Yin He, walaupun Yin He sudah mempunyai besi, akan tetapi elemen logam lebih dari pengendali pengendali besi.

__ADS_1


Semuanya pun tersenyum kagum, Jingmi sekarang menjadi wanita yang kuat dan tangguh dan dapat julukan sebagai bidadari kematian dari para pendekar aliran hitam.  Jingmi juga terkejut saat Yin He memberitahukan bahwa Xia Yuan dan Shi Ren akan kembali menjadi penghuni di mustika rembulan dan mustika matahari, sehingga untuk bertemu dan ngobrol seperti yang pernah mereka lakukan tidak akan bisa terulang, setelah Jingmi , Xia Yuan dan Shi Ren saling berpelukan maka Xia Yuan tubuhnya menjadi sebuah cahaya biru keperakan sedangkan Shi Ren tubuhnya menjadi merah kebiruan kemudian melesat ke dalam mustika rembulan dan Mustika Matahari.


Tanpa disadari oleh Yin He, bahwa ada beberapa relasi kejadian antara satu dengan yang lain,  seperti saat bangkitnya tubuh petir dan bangkitnya pedang halilintar, hal tersebut membangkitkan segel yang membelenggu para anggota Iblis Kuno, sehingga saat pedang petir tersebut bebas, maka segel atas Iblis Kuno juga akan terlepas.


Seperti halnya dengan Iblis Nirwana, dia terlepas saat elemen logam yang menyegel iblis tersebut telah hancur, walau hanya tinggal satu satunya yang tersisa, tidak lama lagi klan iblis nirwana akan segera bangkit kembali. Sehingga saat ini sudah ada 2 kaln iblis yang bangkit, satu lagi klan iblis yang sebenarnya sudah bangkit dan mengendalikan seluruh sekte –sekte hitam selama ini adalah sekte iblis murni, sekte inilah yang menunggu kebangkitan dari pangeran kekelapan seperti hanya sekte iblis kuno juga menunggu kebangkitan dari pangeran kegelapan, sedangan untuk iblis nirwana adalah iblis terkuat, dia adalah sang pangeran iblis yang terusir dari nirwana, karena telah menyalahi aturan dewa sehingga dihukum oleh para dewa di jatuhkan ke dunia iblis. Akan tetapi kekuatanya sekarang telah disegel disuatu tempat dimana nantinya saat kekuatanya bangkit maka disanalah saatnya perang yang sesungguhnya dimulai.


Yin He dan yang lainya, segera mencari tempat sesuai dengan petunjuk dari mustika Rembulan dan Mustika Matahari,  ketika tempat gerbang kehidupan  ditemukan maka kedua mustika tersebut akan bersinar, Yin He dan rombonganya terus menyusuri hutan tersebut sampai dengan hari sudah mulai senja, sampai dengan dekat sebuah dua batu yang tinggi yang berada di tengah savana hutan tersebut, Yin He meminta yang lain untuk segera  beritirahat karena mereka sudah lelah dalam seharian menjelajahi tiap titik dari hutan tersebut.


Kemudia Yin He mengeluarkan kedua mustika tersebut dan yang membuat takjub adalah kedua mustika bersinar dan sinar kedua mustika tersebut persis mengenai kedua batu yang berada di tengah savana, Jingmi dan Xiao Zhuang yang baru pulang berburu pun terkejut melihat sebuh sinar yang terpancar dari kedua batu tersebut. “Kakak, cepat masuk, itu gerbang kehidupan, kami akan menunggumu disini sampai kau kembali.” Yin He menganggu dan segera melesat sambil membawa mustika rembulan dan mustika matahari, tubuh Yin He seperti diseret masuk kedalam sebuah dimensi yang sangat jauh berbeda dengan dimensi yang pernah Yin He masuki.


Sebuah bayangan melesat mengikuti Yin He yang akan masuk kedalam gerbang kehidupan, akan tetapi Jingmi yang melihat hal tersebut langsung menghantam bayangan tersebut hingga sosok bayangan tersbeut jatuh. Sesosok bayangan tersebut bangkit dan melihat kearah Jingmi dengan tatapan yang sangat marah, Karena ruang pintu dimensi  gerbang kehidupan sudah tertutup sesaat tubuh Yin He memasukinya.


Sosok tersebut adalah Liu Yaoshan tetua tertinggi dari pagoda iblis langit. Lelaki tersebut bangit dan langsung menyerang kearah Jingmi dengan kekuatan penuh, tongkat  tetua Liu Yaoshan segera memancarkan aura panas yang luar biasa, dan seberkas sinar mengarah kearah Jingmi, dengan cepat Jingmi menghindar  agar tidak terkena pancara sinar dari tongkat lelaki tersebut, dan benar saja, pancara sinar tersebut mengenai sebuah pohon yang besar dan pohon tersebut terbakar, Jingmi mendengus kesal, dengan cepat melesat dia menggunakan jurus Tarian Phoenix Biru, jurus ini mengandalkan ilusi yang menjadi titiknya untuk menghadapi lawanya. Serangan dari jurus jurus tetua Liu dapat dengan mudah dihadapai oleh Jingmi, sebenarnya Xiao Zhao ingin membantu akan tetapi dilarang oleh kedua kakaknya karena ingin mengetahui sejauh mana kemampuan dari Jingmi.

__ADS_1


Setelah beberapa kali beradu jurus dengan tetua Liu, Jingmi pun masih diatas angin, karena kekuatan hawa murni yang diperolehan latihan jurus seribu pedang, sehingga vitalitas dari Jingmi sangat baik, “ Kurang aja, perempuan ini, mengapa maish punya energi yang sangat besarm padahal aku mengulur waktu agar dia kelelahan, akan tetapi sekarang malah tubuhku yang sudah mulai letih.” Gumam Liu Yaoshan


Jingmi yang merasakan pertahan dari Liu Yaoshan yang mengendor, membuat dia semakin genjar untuk menyerang, sekarang di menyerang dengan tarian phoenix api, dengan cepat pedng phoenix biru yang berada ditanganya memancarkan hawa panas sekali, bilah pedang phoenix biru kini membara dan menyambar tongkat dari tetua Liu Yaoshan.


Akibatnya tongkat dari Liu Yaoshan banyak bekas dari tebasan pedang phoenix biru, Liu Yaoshan pun terkejut, akan tetapi terkejutnya tidak bisa lama, karena tiba tiba dengan cepat pedang phoenix biru Jingmi hampi saja menyambar lehernya, kalau dia tidak menarik diri kebelakang tepat waktu kemungkinan tetua Liu Yaoshan hanya tinggal tubuh tanpa kepala.


Hal ini membuat tetua pagoda iblis  langit tidak bisa mengusai keseimbangan saat dia menarik tubuhnya kebelakang, sehingga dia terjatu kebelakang, melihat tetua utama terjatuh, ketiga tetua pagoda iblis langit , langsung meluncur untuk membantu Liu Yaoshan, hal ini disadari oleh Jingmi, dan dengan cepat dia melemparkan ratusan cakramnya untuk membabat habis ketiga tetua pagoda iblis langit, ketiganya pun terkejut oleh serangan cakram dengan cepat serangan mereka ganti dengan tangkisan, akan tetapi tekanan dari cakram yang kuat dan disertai dengan kecepatan yang sangat cepat sekali, membuat ketiganya tidak berdaya dan jadi sasaran empuk cakram Jingmi.


Tubuh ketiga langsung ambruk ketanah melepuh dan kemudian meleleh dan yang tertinggal hanya tulang belulang mereka saja, hal ini membuat Liu Yaoshan terbelalak, karena diusia yang sangat muda akan tetapi cara membunuhnya sangat dingin dan tanpa berkedip sepertinya perempuan muda didepanya adalah seorang monster yang menyamar dari wanita cantik.


Hal ini juga membuat ketiga Xiao bersaudara menelan ludah, saat mengetahui cara membunuh Jingmi yang sangat cepat dan mengerikan, tapi sisi lain mereka sangat gembira dengan pencapaian yang dimilik oleh Jingmi. Jingmi madih melayang, posisinya masih siaga dengan kuda kuda yang kuat, Liu Yaoshan tidak dapat membendung amarahnya hingga dia  menarik nafasnya dalam dalam, tubuhnya berubah menjadi membesar, perubahan yang sangat mengerikan terjadim tubuh dari tetua Liu Yaoshan membengkak, otot otonya membesar. Seluruh tubuhnya mengalami perubahan yang drastis, Jingmi tidak membiarkan hal ini terjadi lama, segera menyerang Liu Yaoshan, akan tetapi saat pedangnya diayunkan, pedang Jingmi ditangkis dengan lengan Liu Yaoshan, dan yang membuat mata Jingmi memincingkan matanya adalah, yang terjadi dari dirinya adalah, pedangnya seakan membentur benda yang amat keras, dan akaibatnya tubuh Jingmi pun terpelanting kebelakang.


Ketiga Xiao bersaudara pun melesat menyelamatkan Jingmi, akan tetapi Jingmi tidak bersikaras agar ketiga Xiao bersaudara tidak membantunya, segera Jingmi mengaktifkan tubuh penjaga elemen logam, dengan perubahan ini, membuat kekuatan dan kecepatan  Jingmi meningkat drastis, Jingmi segera menyerang LiuYaoshan yag berubah menjadi raksaksa, keduanya saling pukul dan serang, sekarang tubuh Jingmi jauh lebih keras diatas Liu Yaoshan , Jingmi menggunakan kombisani perubahan tubuh penjaga elemen logam jurus pukulam ombak, akhirnya tubuh Liu Yaoshan pun terpental, dengan perlahan tubuhnya kembali kedalam bentuk semula, akan tetapi ada bekas pukulan didaerah dada, pukulan tersbeut menghitam,membuat Liu Yaoshan langsung tewas. Jingmi pun turun dan memastikan bahwa keadaan tetua Pagoda Iblis sudah tidak bernyawa lagi, kemudian Jingmi mendekati ketiga Xiao bersaudara, “Bisa minta tolong untuk menguburkan mereka?” pinta Jingmi kepada ketiga Xiao bersudara.

__ADS_1


__ADS_2