
Setelah berhasil mengalahkan jendral iblis bumi dan mengembalikan kesadaran dari keluarga kaisar yang sesungguhnya.
Maka Chen Yi, Nana dan Bai Cuan langsung bergerak menuju reruntuhan kota kuno yang menjadi jalan masuk menuju dimensi dari iblis bumi.
Naga Yin dan Yang langsung melesat menuju kesebuah bangunan dibelakang istana, sepert8 sebuah taman yang sangat ini, hal inilah yang membuat semuanya terkecoh.
karena didalam taman yang besar ada sebuah labirin yang mengarah ke sebuah pintu masuk kota kuno tersebut.
Setelah mereka melewati labirin yanh berbelok belok akhirnya mereka menemukan sebuah pintu masuk dengan rune aneh terpahat dipintu masuk tersebut.
Chen Yi hanya tersenyum dengan ukiran rune tersebut. "Cih..hanya segel ilusi jiwa, mungkin ini untuk mengelabuhi para pendekar yang secara tidak sengaja menemukan pintu tersebut." Ujar Chen Yi dengan senyum tipir tergambar disudut bibirnya.
"Naga Yin Yang, kalian mengerti apa yang seharusnya kalian lakukan." Perintah Chen Yi kepada kedua bocah jelmaan dari naga Yin dan Yang tersebut.
"Baik Tuan."
Kemudian keduanya menempelkan tangan mereka satu sama lain, dan sebuah simbol aneh muncul dari kedua telapak yang disatukan tersebut.
Bhoommm..
Sebuah ledakan yang memekakkan telinga terdengar hampir dikesemua area dibenua hitam tersebut.
Ledakan tersebut mengakibatkan guncangan yang lumayan hebat sehingga di sekitar kota benua hitam, hal ini mengakibatkan kepanikan dirakyat kota benua hitam.
Kelimanya masuk kedalam sebuah ruang yang ternyata memiliki banyak cabang didalamnya.
Dengan mata dewa yang dimilikinya Chen Yi segera menunjuk kearah gua atau jalur yang sangat terang dan indah.
"Tuan, seharusnya tuan mengambil arah sebelah kanan bukan kiri, karena yang kiri hanya sebua halusinasi." Ujar Bai Cuan dengan perkataan yang sedikit pamer.
"Hahahaha baiklah, coba saja kau masuk kejalan yang kau rasa benar." Chen Yi dengan senyum menyeringai kepada Bai Cuan.
"mengapa kau bisa sebodoh ini Bai Cuan." Gerutu Chen Yi dalam hatinya
Bai Cuan dengan bangga hatinya langsung masuk kedalam lorong yang dianggapnya benar.
Bhummm.. kratak kratak..
Suara ledakan yang sangat besar sekali, tubuh Bai Cuan keluar dari lorong tersebut dengaj muka kusut dan tak beraturan, beruntung dia mempunyai tubuh kuat, karena dia axalah makhluk Nirwana.
__ADS_1
Chen Yi dan Nana pun tidak bisa menahan tawanya ketika wajah Bai Cuan nampak dari kusut saat keluar dari pekatnya kabut hitam lorong yang barusan ia lewati.
"Sialan, banyak jebakan tinggi ternyata." Bai Cuan melangkah keluar dengan batuk batuk.
"Makanya jangan tahu, dengarkan apa kata tuan." Ujar Nana.
Hanya para bocah naga yang tidak ada ekspresi sama sekali.
"Sekarang ikut aku masuk kedalam lorong tersebut."
Dan setelah mereka berada didalam sebuah ruangan yang penuh dengan batu alam yang memancarkan kekuatan aneh.
"Jangan melihat bebatuan tersebut, atau jiwa kalian akan terluka, kecuali bocah naga, mereka tidak akan terpengaruh dengan bebatuan ini"
Chen Yi kemudian membuar formasi Array yang rumit dan kemudian dia mengeluarkan sebuah gelang hitam dengan motif naga.
Kemudian saat gelang tersebut diletakan ditengah formasi dari array tersebut, gelang tersebut berputar dan membuat sebuah lobang antar dimensi.
"Sesuai dengan dugaanku, kalian semua berpengangan yang erat, dan kalian bocah naga, kembalilah." Chen Yi langsung menggandeng Bai Cuan dan juga Nana, sedangkan bocah naga berubah kembali menjadi gelang di tangan Chen Yi.
"Nana gunakan sayap perimu, kau juga Bai Cuan, aku juga akan menggunakan sayapku."
"Perjalanan dimensi ini bukan perjalanan biasa, karena kita akan melintasi antar dunia, dan kita harus waspada dengan badai ruang dimensi dan makhluk makhluk yang menghuninya."
Ketiganya langsung melesat dengan kecepatan cahaya, sesuai dengan yang Chen Yi katakan, bahwa banyak sekali badai ruang angkasa yang berusaha menelan mereka.
beruntungnya mereka mempunyai sepasang sayap yang kuat untuk bisa menghidar dari badai ruang dimensi yang menggulung seperti tornado.
Chen Yi , Nana dan juga Bai Cuan melotot manakala mereka mendengar suara gemuruh yang sangat kuat, dan tiba tiba.
Jlebbb.
Sebuah cakar langsung mengarah kearah mereka bertiga, Nana yang paling terlambat sadar ada sebuah cakar besar didepanya.
Akhirnya cakar tersebut membabat tubuh Nana berkali kali.
Chen Yi langsung memanggil tombak naga apinya, dan menganyunkan kedepan wajah Nana dengan posisi sedikit miring sehingga menciptakan desisan angin akibat tekanan dari ayunan tombak tersebut.
Sebuah makhluk mengerikan, dimana badannya penuh bulu merah seperti gorila, akan tetapi wajahnya adalah berwujud bola api.
__ADS_1
Makhluk tersebur menjerit kesakitan saat tombak naga api dengan mudah menembus kulit dan mengenai jantungnya.
Nana dan Bai Cuan pun tidak tinggal diamz mereka langsung ikut membabat monstor monster yang keluar dari lobang hitam yang berada disekitar perjalanan panjang yang mereka tempuh.
Chen Yi dengan gesitnya langsung terus membabat para monster tersebut sedangkan Bai Cuan dan Nana yang menjaga posisi samping tak kalah gesitnya.
mereka terus membantai sampai saat mereka tiba disebuah tirik cahaya yang sangat menyilaukan.
"Tidak, itu adalah lubang dimensi penghisap jiwa." Ujar Chen Yi yang masih berkutat dengan para monster.
Dan karena Chen Yi menatap lubang penghisap, maka peluang bagi monster didepanya yang langsung memukul wajah dan tubun Chen Yi.
Tubuh Chen Yi terpental dan hampir saja terhisap oleh lubang hitam yang besar dibelakangnya.
"Kalian memang mencari mati." Chen Yi langsung memutar tombak apinya. tombak api tersebut langsung dilemparkan kearah para monster tersebut.
Tombak api yang merupakan perwujudan asli dari Chang Mao langsung bergetar dan mendesing hebat, seluruh badan tombak memancarkan api yang sangat panas sekali dan tombak api langsung berputar menghabisi para monster yang ada depanya.
Sedangkan Chen Yi langsung terbang menuju kesebuah sudut dimana hanya terlihat sepasang mata dengan tekanan yang membuatnya bergerak.
"Tidak mungkin, ini adalah tekanan dari alam asura, apakah mereka pelarian dari para makhluk asura?" Chen Yi mencoba mempertajam persepsinya terhadap makhluk yang ada depannya.
"Kau telah membantai rakyatku manusia terkutuk, sekarang aku akan membalaskanya semua dendam meraka." Desiran angin dingin menyapu wajah Chen Yi, akan tetapi sebuah keterkejutan yang dirasakanya.
"Tidak mungkin, sapuan angin dingin ini mampu melukai kulit peri miliku?" Chen Yi mencoba merasakan semua getaran ditubuhnya dan luka mengucur disekujur tubuhnya.
Benruntung dia memiliki tubuh peri sejati, sehingga penyembuhanya sangat cepat, hal ini membuat sosok yang sekarang berwujud manusia umur 50tahunan dengan empat elemen disekitarnya.
"Kau telah lancang manusia, tanpa ijin dariku, bahkan iblis bumi tidak akan berani menentangku." Ujar lelaki tersebut dengan angkuhnya.
"Rupanya kau adalah penjaga elemen yang terbuang dari tanah asura, hahahahaha malang benar nasibmu hanya berakhir disini." Ejek Chen Yi yang sengaja memancing amarah dari lelaki tersebut.
"Katakan siapa kau sebenarnya? Geram makhluk didepan Chen Yi yang tidak bisa lagi menahan amarahnya.
*******
Please tinggalin Like dan Komentnya.
jangan lupa vote nya temen temen, koinya juga kasih dong, daripada disimpen mulu
__ADS_1