
Rombongan Wei Hanzu, Wei Ryuza, Xuan Yuan dan juga Jian Lie telah sampai di Kuil Perak, disana terlihat pandangan pertarungan yang tidak seimbang, jelas terlihat kekuatan iblis hitam terlalu kuat untuk dikalahkan oleh para anggota Kuil Perak.
Wei Ryuza meminta agar Jian Lie dan Kakaknua Wei Hanzu menyelamatkan tetua Mao Zhang, sekarang tetua Kuil Perak sedang bertarung melawan dua iblis kelelawar yaitu iblis kelelawar api dan iblis kelelawar es. Sehingga Wei Ryuza meminta kakaknya dan Jian Lie menghadapi mereka, karena kedua elemen yang yang mereka kuasai adalah elemen api dan elemen es.
Wei Ryuza dibantu oleh Xuan Yuan yang juga ber elemen angin segera menghempaskan para manusia dan siluman iblis, akan akan tetapi hempasa. tersebut hanya bisa menahan sementara serangan mereka, dengan cepat mereka bangkit dan menyerang pasukan Wisma Giok dan Kuil Perak, bantuan silih berganti datang, seperti yang sudah dikatakan oleh Wei Ryuza, tim dibagi menjadi dua, yaitu tim penyerang dan bertahan, serta tim penyelamat, dimana masing masing tim yang dibagi harus paham dengan apa yang telah dintruksikan kepada mereka, untuk Tim Penyerang mereka adalah terdiri dari Tim Elemen Angin dan Elemen Tanah, mereka akan menerjang pertahanan lawan.
Untuk tim bertahan adalah elemen api, air dan kayu serta logam, keempat elemen ini mempunyai sifat pertahanan sekaligus menyerang yang sangat hebat. Dan untuk tim penyelamat adalah tim elemen api dan kayu, karena elemen ini adalah kebanyakan menguasai keahlian pengobatan atau alchemist, hal ini dilakukan untuk meminimalisir korban yang meninggal, karena peperangan dengan sekte iblis baru saja dimulai.
Wei Ryuza dengan kekuatan spirit naganya langsung membabat beberapa iblis yang yang ada didepan, dia tidak sadar ada sesosok manusia iblis yang sedari tadi mengawasinya dari jarak jauh, sosok tersenyum sinis nelihat sepak terjang dari WeI Ryuza, dengan cepat dia langsung melesat dan menghadiai sebuah pukulan beruntun ke dada dan tubuh Wei Ryuza.
Wei Ryuza yang tidak sempat menghindar hanya sempat menangkis dengan sekedarnya dan tak ayal lagi tubuhnya menjadi sasaran amukan manusia iblis tersebut, Wei Ryuza pun terpental dan mengeluarkan banyak darah, saat dia akan menggunakan jurus ilusinya kekuatan yang dimilikinya serasa hilang dari tubuhnya, dia merasakan tubuhnya terasa sangat ringan, sehingga untuk bangun saja rasanya tubuhnya rentek dan semuanya nyeri dirasakan pada sekujur tubuhnya.
Untungnya Wei Ryuza mempunyai spirit naga sembilan dimana salah satu keuntunganya adalah meridianya tidak gampang pecah dan lautan spiritnya langsung terisi penuh. Sehingga kekuatanya langsung pulih seperti sediakala, Wei Ryuza sekarang bisa melihat dengan jelas siapa yang telah menyerangnya, dia adalah Wang Jun dari sekte Elang Hitam, Dendam saat Turnamen Empat Elemen.
"Mengapa disini, ada hubungan apa dengan para iblis ini?" Gumam Wei Ryuza, seraya bangkit dan menyerang Wang Jun, serangan mereka sama sama cepat, dengan kekuatan yang seimbang, Wang Jun mencoba untuk mengunci gerakan Wei Ryuza dengan elemen kayu, dengan sulur sulur akar yang tiba tiba melilit tubuh Wei Ryuza, akan tetapi dengan cepat Wei Ryuza menggunakan kekuatan fikiranya dan membalikan sulur sulur itu berbalik menyerang Wang Jun, dengan kondisi seperti itu membuat Wang Jung sangat terkejut, saat dia ingin menghindar, ada bebetuan besar dari belakang menghantam tubuhnya.
Bhuk Bhukk..
Tubuh Wang Jun ambruk, dan belum sempat akan berdiri, sulur sulur akar tersebut menyerang dan menyelimuti tubuhnya, dan melilitnya dengan kuat, sampai beberapa tulang rusuknya patah, ditambah beberapa jarum milik Wei Ryuza langsung menembus beberapa tulang rusuknya.
"Kau tak memberikanku pilihan lagi Ryuza, aku harus membunuhmu secepatnya sebelum kau menjadi duri dalam mencapai tujuanku." Sambil mengerang kesakitan, Wang Jun menggunakan rantai iblis nereka, sejak Wang Jun bersekutu dengan iblis, dia mendapatkan sebuah pusaka dari dunia bawah, yaitu rantai iblis neraka, sebuah rantai api yang dapat mengambil jiwa dalam jarak satu meter, karena pusaka ini adalah pusaka iblis maka jiwa pemakainya juga sudah menjadi iblis karena itu adalah bagian dari perjanjian persekutuan dengan iblis.
Rantai Iblis neraka berputar mengelilingi tubuh Wang Jun, sehingga membuat sulur sulur akar yang melilit tubuhnya langsung hancur tak bersisa, dan dengan cep at Wang Jun menyerang Wei Ryuza dengan rantai iblis neraka, fungsi rantai iblis neraka memang tidak melukai fisiknya, akan tetapi langsung ke spirit dari tubuh Wei Ryuza, Saat rantai iblis neraka hampir menyentuh tubuh Wei Ryuza, Wang Jun dengan cepat langsung menari rantai tersebut, membuat tubuh Wei Ryuza tersentak hebat, seperti ada kekuatan besar yang menarik bagian tubuhnya, dan tiba tiba seluruh tubuhnya makin lama makin melemah, saat hal tersebut terjadi tiba tiba spirit naga yang masih tertidur ditubuhnya pun terusik bangun, secara tidak langsung kekuatan tarikan dari rantai iblis neraka membangunkan semua spirit naga di tubuh Wei Ryuza, hal ini membuat sebuah gaya tarik menarik antara spirit naga didalam tubuh Wei Ryuza dengan Wang Jun.
Wang Jun sendiri terkejut, baru kali ini ada sebuah kekuatan yang mampu menahan rantai iblis nerakanya, hal ini membuat Wang Jun cemas, jika lawan bisa menarik balik, maka jiwa Wang Jun yang menjadi taruhanya.
Wei Ryuza pun sekarang mengerti, apa yang menyebabkan tubuhnya mendadak lemas, karena pengaruh dari rantai dari Wang Jun, hal ini membuat Wei Ryuza tetap mempertahanakan kosentrasinya untuk tetap menahan gaya tarikan dari Wang Jun, tanpa disadari Wang Jun, Wei Ryuza melepaskan jarum jarum beracun kearah Wang Jun, hal ini harus dilakukan karena tubuh Wei Ryuza sudah mencapai batas maksimal dan dia takut bisa mengendalikanya lagi.
Jarum jarum tersebut langsung menembus lengan Wang Jun, racun dewi kematian pun langsung menjalar ke seluruh peredaran darah, bal.ini disadari Wang Jun, sehingga dia mencoba mengendorkan tarikan rantainya, dia ingin tahu reaksi dari Wei Ryuza, kalau tarikanyan lebih kencang berarti dia masih punya kekuatan dan waktu, tapi kalau dia juga mengendorkan dan membiarkan, berarti dia juga tidak ingin melajutkan pertempuran.
__ADS_1
Dan benar saja, setelah Wang Jun mengendorkan tarikanya begitupun Wei Ryuza pun tidak melakukan perlawanan juga.
tubuh mereka sama sama dalam tingkat yang lemah, apa lagi Wang Jun yang terkena racun.
Dengan cepat setelah mereka masing masing mengetahui kalau mereka imbang dan kelelahan yang teramat sangat, Wang Jun langsung melesat meninggalkan lokasi, sedangkan Wei Ryuza pun langsung ambruk, dan terkulai, untungnya tidak ada dari kelompok iblis yang sadar saat Wei Ryuza dalam keadaan titik terlemah, akan tetapi kelebihan dari spirit naganya sangat membantunya saat semuanya di istirahatkan maka dalam hitungan detik kekuatanya sudah kembali.
Maksud hati Wei Ryuza akan mengejar Wang Jun, akan tetapi Xuan Yuan meminta Wei Ryuza untuk membantunya mengatasi tekanan dari arah barat, karena bala bantuan kelompok iblis hitam dari para pendekar hitam telah berdatangan, dengan cepat Wei Ryuza dan Xuan Yuan segera menerjang ke arah para pendekar hitam.yang datang membantu para sekte iblis.
Sementara itu Wei Hanzu dan Jian Lie melihat tetua Mao Zhang tengah kerepotan menangani iblis kelewawar api dnn iblis kelelawar es, mereka berdua langsun menangis serangan kedua iblis yang diarahkan langsung kepada tua Mao Zhang.
Wei Hanzu Langsung mengaktifkan tubuh apinya dan langsung memukul tubuh iblis kelelawar api dengan api magma nya, kelelawar iblis api tersebut tampak terkejut tapi langsung tertawa dengan lantang karena dia senang ada lawan yang menyenangkan yang akan menjadi lawannya.
"Hahahahaha, aku beruntung sekali, akan mendapatkan teman bermain yang mengasyikan." Dengan menyeringai meninggal Mao Zhang dan menyerang Wei Hanzu.
Jian Lie pun tak tinggal diam, dengam jurus ea pedang tunggal dia mengubah separuh ruangan tersebut menjadi beku dalam sekejab, dan menyerang iblis kelelawar es yang hendak menyerang Mao Zhang, iblis kelewawar es juga tersenyum senang, seperti halnya Iblis kelelawar api, dia senang karena mandapatkan lawan tanding yang kuat.
Wei Hanzu tidak menyadari bahwa tiap pergerakan dari tubuhnya telah terekam jelas di mata iblis kelelewar api tersebut. dan setelah semua data atas WeI Hanzu telah didapatkan, maka dengan sangat mudah Iblis kelelawar api itu menghindar dari serangan Wei Hanzu.
Sekarang tiba giliran dari Iblis Kelelawar api tersebut menyerang, dia benar benar ada pengendali api tingkat ensense, karena api yang dia ciptakan sangat lah besar kobaranya. tekanan hawa panasnya aja dapat melelehkan batang pohon yang besar.
Tubuh Api milik Wei Hanzu memang panas, bahkan lebih panas, akan tetapi dia tidak biaa menyebarkan hawa panas dan kobaran apinya. sedangkan iblis kelelewar hitam dapat mengobarkan apinya hingga puluhan kali bentangan sayapnya, hal ini yang tidak diantisipasi oleh Wei Hanzu.
Wei Hanzu sekarang dikepung kobaran api milik iblis kelelawar api, "Apimu tak akan bisa membakarku." Bathin Wei Hanzu, akan tetapi perkiraan dari Wei Hanzu salah, maksud dari iblis kelewar bukan untuk membakarnya akan tetapi mengurungnya dalam kobaran api mirip.sebuah cangkang telur yang sangat besar.
"Aku ingin tahu sebarapa besar keangkuhanmu bisa bertahan anak muda, dengan perisai api yang aku ciptakan bagaimana kau akan bernafas anak muda? wkwkwkwkwkwkkw." Iblis kelelawar adalah iblis yang sangat licik dan mempunyai tingkat kecerdasan yang sangat tinggi dibandingkan dengan para iblis yang lain.
Dan benar saja, setelah beberapa saat Wei Hanzu merasakan tubuhnya kesulitan untuk bernafas, dia tidak menyadari bahwa dirinya telah masuk kedalam jebakan yang dibuat oleh iblis kelelawar api.
Wei Hanzu memang tidak secerdas Wei Ryuza adiknya yang akan dengan mudah menyadari akan hal ini, akan tetapi jiwa pendekar dari Wei Hanzu lah yang membuat instingnya berkerja, pisau apinya yang berjumlah ribuan pun dikeluarkanya dan dalam satu hentakan pisau tersebut melesat keatas dan ke segala arah menembus kobaran api yang diciptakan oleh iblis kelelawar api, Iblis kelelawar api yang berada diatas sangat terkejut manakala dia melihat kelebatan ratusan pisau mengarah padanya, saat dia menghindar kearah samping juga ada pisau pisau menerjang kearahnya. membuat beberapa pisau api sukses menancap ditubuhnya.
__ADS_1
Hal ini membuat kobaran api yang buatnya menyusut dan menghilang berbarengan dengan tubuh dari kelelawar hitam terhuyung jatuh.
Wei Hanzu akhirnya bisa bernafas kembali dan tanpa pikir panjang pisau pisaunya pun seperti mengerti keinginan Wei Hanzu, pisau pisau tersebut langsung berbalik dan kembali ke arah Wei Hanzu, dan oleh Wei Hanzu diarahkan kearah Iblis kelelawar yang jatuh terluka, melihat ribuan pisau api yang berkobar seperti bola api yang sangat besar, membuat iblis kelelawar segera berubah wujud menjadi kelelawar raksasa yang sangat ganas, Wei Hanzu juga langsung mengubah pola seranganya bukan lagi mengerombol akan tetapi pisau terbang itu disejajarkan dengan besar dan panjang dari monster tersebut.
Melihat formasi pisau terbang yang akan menyerangnya berubah, iblis kelelawar api pun menambahkan sebuah perisai di beberapa titik rawan tubuhnya untuk menahan serangan formasi pisau terbang milik Wei Hanzu.
Dan benar saja pisau terbang milik Wei Hanzu melesat dengan kecepatan yang sangat dahsyat, satu yang tidak.diperhitungkan oleh iblis kelelawar api yaitu pisau milik WeI Hanzu dapat berbalik arah dan menyerangnya dari belakang, hal ini membuat luka di tubuh iblis kelelawar api sangat banyak, terlebih lagi pisau pisau tersebut telah dilumuri oleh racun yang sangat kuat.
Akhirnya dengan kekuatan terakhirnya iblis kelelawar api pun kabur dan menyelamatkan diri. Sedangkan disisi lain, Jian lie yang melawan iblis kelelawar es bertarung dengan jurus pedang es tunggal, iblis kelelawar es tidak menyangkah akan bertemu dengan lawan yang sangat kuat, lawan yang membuatnya harus berulang kali menahan sabetan pedang es tunggal dari Jian Lie, pedang yang tercipta dari hawa dingin dan menjadi es yang sangat kuat dan sangat dingin, hingga setiap orang yang tersentuh pedang tersebut akan langsung membeku, tetapi bukan ini yang membuat iblis kelelawar es itu menghindar akan tetapi Jian Lie menggunakan pengendali darah untuk melukainya, jika iblis kekelawar putih tersebut tidak mempunyai kristal es murni dalam dirinya maka dia dapat kendalikan dengan mudah oleh Jian Lie. dan akhirnya dengan luka yang berada di tubuhnya iblis kelelawar es kabur dari pertempuranya dengan Jian Lie tidak lama setelah iblis kelelawar api.
Jian Lie dan Wei Hanzu segera mendekati tetua Mao Zhang yang bersandar di pintu pagoda dengan tubuh yang sangat lemah karena di gempur dengan elemen secara bergantian, secara apapun Mao Zhang adalah manusia yang tidak bertahan di hajar dengan hawa panas yang sangat panas kemudian di hajar dengan hawa yang sangat dingin sekali.
Setelah memberi pertolongan dan meminta tim penyelamat memberi pertolongan kepada tetua Mao Zhang, Jian Lie dan Wei Wanzu bergabung dengan Wei Ryuza, melihat kakak dan Jian Lie kembali maka sudah dipastikan iblis utama telah dikalahkan.
"Saatnya kita hajar biar cepat selesai." Ujar Wei Ryuza, dengan dia langsung meminta pasukan dari seluruh sekte aliansi aliaran putih dan netral untuk menarik diri masuk ke arah sekte kuil perak.
Sekarang Wei Ryuza, Wei Hanzu dan Jian Lie langsung berhadapan dengan para iblis dan aliran hitam, para iblis dan pendekar aliran hitam yang berjumlah 200san orang langsung berlarian untuk menyerang, mereka mengira meraka telah berhasil memukul mundur para pendekar aliran putih dan netral.
Dengan cepat Ryuza mengambil bagian kiri dengan jurus pengendali fikiran, para iblis dan pendekar yang tekena jangkauanya langsung mengamuk dan dan bunuh diri dan itu berlangsung cepat dan mengerikan. sedangkan Wei Hanzu lansung mengerahkan seluruh pisau terbangnya, pisau pisau tersebut seperti punya nyawa dan langsung menghujam jantung musuhnya, sedanhkan Jian Lie langsung membekukan lawan lawanya sehingga mereka yang tersentuh temannya patung es mereka langsung hancur, pemandangan yang sangat mengerikan terjadi 200 pendekar dari aliran hitam dan para iblis lngsung tidak ada yang tersisa, dari hampir seribu lebih mereka datang hanya sebagian mereka bertempur dengan sungguh sungguh banyak juga yang telah kabur dari pertempuran.
Setelah semua situasi kondusif para pendekar kembali ke sekte masing masing dan begitu pula dengan Jian Lie, Wei Hanzu dan Wei Ryuza, Xuan Yuan dan seluruh anggota yang masih tersisa kembali ke Wisma Giok.
Tetua Tuoli sangat senang dengan keberhasilan anggotanya menghadapi para iblis, dan dengan kejadian ini Jian Lie diperbolehkan untuk kembali ke Lembah Es dan nantinya kekuatan dari lembah es akan sangat dibutuhkan.
Keesokan harinya Wei Hanzu dan Wei Rzuya berpamitan untuk menyusul Han Bing dan Wei Yanzu di istana Kaisar, sedangkan Jian Lie juga berpamitan dan segera pulang ke Lembah Es, Wei Ryuza memberikan formasi yuan kepada Jian Lie agar wanita tersebut bisa sampai dengan cepat.
Sedangkan dikuil perak terjadi sebuah keanehan, mutiara iblis yang selama ini berada ditangan budha kini bersinar memancarkan aura gelap yang amat pekat.
"Apa yang terjadi, kenapa seperti ini? Mao Zhang berdiri terpaku melihat mutiara iblis yang memancarkan aura yang sangat pekat.
__ADS_1