
Xiao Yan tidak mau dirinya maupun pedangnya memaksakan untuk menyerap dari kekuatan lain karena takut akibat yang akan diterimanya yaitu jiwa kegelapan akan lama lama menguasainya, dan membuat dirinya akan dikuasai oleh kekuatan kegelapan. Xiao Yan segera mengerahkan energi Yang untuk mengusir hawa iblis yang terserap olehnya.
"Waktunya akan aku bereskan kalian ”Ujar Xiao Yan yang langsung bangkit dan menyerang Iblis tengkorak merah dengan pedang setanya dan Xiao Zhuang juga langsung bergerak gesit dengan kekuatan spirit auman singa emas, membabat iblis tengkorak yang badanya lebih besar.
Xiao Yan yang sudah menguasai beberapa jurus dari salah satu iblis tengkorak merah berkat jurus peniru dari Yin He segera mengalirkan salah satu jurus tengkorak merah yaitu jurus serap jiwa, jurus ini bukanlah jurus yang menggunakan pedang, akan tetapi jurus ini yang dipilih oleh Xiao Yan karena energi yang digunakan kecil dan dapat langsung menghancurkan jiwa dari musuhnya, berkat dari energi Yang dari spirit naga, dia dapat menetralkan energi Yin yang dia serap dari jiwa musuhnya.
Tengkorak merah pun terbelalak matanya seakan akan tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, gerakan dan kekuatan dari jurus Serap Jiwa yang dipakai oleh Xiao Yan.
"Kau..! Dari mana kau mendapatkan jurus tersebut?" Iblis Tengkorak Merah menatap dengan tatapan yang dingin, dia mengalirkan energi ke pedang setan miliknya. Aura pedang yang dialiri oleh energi dari iblis tengkorak ini sangat besar, Xiao Yan dan Xiao Zhuang hanya tersenyum karena sekarang mereka bisa merasakan kekuatan energi musuhnya masih dibawah kekuatan mereka.
Dengan ceoat keduanya beradu pukulan dan beberapa jurus yang lain, akan tetapi Dengam kecepatan dan perpaduan serap jiwa dengan jurus amukan badai membuat tubuh Xiao Yan bergerak cepat dengan kekuatan yang sangat mengerikan, Tengkorak merah pun sadar bahwa kalau dia sedikit saja lengah maka nyawanya pasti tidak dapat tertolong, pedang setan pun sekarang tidak bisa mempengaruhi pergerakan dari Xiao Yan yang terus maju menerjang seakan tidak memberikan sela sedikitpun kepada iblis tengkorak merah.
__ADS_1
Sedangkan Xiao Zhuang dengan ama tenang manghadapi setan merah lainya, walaupun dia tidak sekuat yang melawan Xiao Yan, akan tetapi Xiao Zhuang tidak berani meremehkan kekuatanya karena banyak senjata tersembunyi dibalik badanya, dan benar saja beberapa pisau terbang melayang kearah Xiao Zhuang dengan kecepatan secepat kilat, untung saja Xiao Zhuang cepat menghindar sehingga pisau pisau tersebut tidak bisa mengenai wajahnya.
"Kau kira hanya kau yang punya senjata rahasia." Gumam Xiao Zhuang, dia langsung menggunakan formasi yuan panah api, dengan cepat dia membaca mantra dan dalam sekali gerakan ayunan tangan seperti sebuah aba aba, ratusan anak panah api keluar dari formasi Yuan tersebut.
Iblis tengkorak merah pun hanya mengumpat, karena ratusan anak panah api tersebut terus menerus mengejarnya seakan akan terus mengikutinya. Setelah bebarapa saat akhirnya beberapa anak panahmu melesat dan menancap didada dan bokong iblis tengkorak merah tersebut.
"Kurang ajarbkau bocah ingusan, aku tidak akan main main lagi dengan mu." tiba tiba sekujur tubuh dari iblis tengkorak merah tersebut seperti menggigil, dan perubahan di tubuhnya mulai terjadi, dari ukuran tubuh yang semakin tinggi , kaki, tangan dan semuanya berubah, kulitnya merah darah dengan bau anyir darah yang menyengat. bukan hanya itu iblis tengkorak juga berubah di bagian kepala, topeng yang dikenakanya pun terlepas, sekarang yang terlihat wajah yang sangat mengerikan dan lebih mengerikan dari topeng yang mereka pakai, sepasang taring menghiasai giginya dan juga sepasang tanduk yang mirip seperti sepasang tanduk rusa.
Xiao Zhuang pun terkejut melihat perubahan Iblis tengkorak merah yang kedua ini, dan Xiao Zhuang pun menggunakan pedang singa emas miliknya, dia pun langsung melesat melayang agar sama dengan tinggi raksasa tersebut, sembari mengolok ngolok raksasa tersebut dengan cepat Xiao Zhuang juga menebaskan pedang singa emas miliknya, akan tetapi hal yang memgejutkan terjadi, seakan akan terbuat dari besi yang kuat, pedang singa emas tidak mampu menggores sedikitpun kulit dari raksasa tersebut, panah api pun di kerahkan akan tetapi masih tidak cukup untuk mengalahkan iblis tengkorak merah tersebut.
Saat pedang singa emas tersebut berhasil menancap dikaki dari raksasa tersebut, terdengar suara raungan jerit kesakitan dari raksasa Iblis Tengkorak Merah tersebut.
__ADS_1
Saat iblis tersebut meraung kesakitan Xiao Zhuang menciptakan formasi yuan api yang sangat besar dan dengan bantuan dari spirit naga dia menggunakan energi yang sangat besar untuk membakar raksasa iblis tengkorak merah tersebut, raksasa iblis tengkorak merah pun tidak bisa menghidar dan apalagi keluar dari formasi tersebut, dengan cepat api kebiruan segera membakar sekujur tubuhnya, jeritan kesakitan dari raksasa tersebut membuat iblis tengkorak merah yang berhadapan dengan Xiao Yan hendak menolongnya, akan tetapi dengan sigap Xiao Yan segera menyerang dan menghalanginya, dan pada saat iblis tersbeut lengah maka ilmu serap jiwa pun digunakan oleh Xiao Yan untuk membunuh iblis tengkorak merah tersebut.
Kedua iblis tersebut sama sama menjerit kesakitan, satunya terbakar dan satunya tubuhnya mulai hancur oleh jurus serap jiwa miliknya sendiri. Akhirnya kedua iblis tengkorak itu sama sama menjadi abu, dan setelah memulihkan kekuatanyan terlebih dahulu baru setelah itu mereka melanjutkan perjalanan.
Saat kedua Xiao bersaudara tersebut meninggalkan tempat pertempuran menuju istana kekaisaran Song, tanpa disadari oleh mereka kedua iblis tengkorak merah tersebut kembali bangkit, dengan tubuh mereka yang masih lemah mereka kemudian memulihkan kekuatanya, "Awas kalian , tunggu pembalasan kami." Kedua iblis tengkorak merah tersebut pergi meninggalkan tempat pertempuran tersebut.
***
Pangeran Kegelapan masih dalam perjalanan untuk membangkitkan para pengikutnya, sekarang dia menuju kesebuah ngarai yang indah, ketiga iblis kuno yang mengikutinya pun terbelalak, "Pangeran kalau tidak salah dugaan hamba, pangeran akan membangkitkan kembali iblis "Kelelawar Api dan Kelelawar Es? kedua iblis kembar yang mempunyai pengendalian lebih kuat dari pada kekuatan penjaga elemen? tapi apakah meraka akan mau untuk bergabung dengan pangeran?" Ujar Zhangfeng kepada pangeran kegelapan.
"Kalian lihat saja nanti apa yang akan aku lakukan nanti." Ujar pangeran kegelapan. mereka pun terus menyusuri ngarai yang dibawahnya mengalir tenang aliran sungai yang indah.
__ADS_1
Setelah beberapa saat mereka tiba disebuah dinding tebing yang curam dan lembab, dengan sekali hantam oleh pengeran kegelapan dinding tersebut hancur dan ternyata terdapat celah sebuag gua yang tersembunyi, kemudian mereke berempat memasuki gua tersebut, dan terus berjalan menuju dalam gua tersebut dan mereka berhenti tepat disebuah dua batu hitam yang sangat besar dihadapanya.
"Kelelawar api dan kelelawar es, bersiaplah kalian." Pangeran Kegelapan pun menarik busur saktinya.