
Tepat lima bulan Yin He telah berada di Sekter Bulan Sabit di hutan kota Louhan, perkembangan yang sangat drastis terjadi pada Sekte Bulan Sabit, tidak hanya dari segi sumber daya manusianya, yaitu para anggotanya dibekali dengan beladirinya yang sangat tinggi, pengetahuan terkait dengan baca dan tulis, sastra dan juga pengetahuan tentang politik dan strategi, membuat wajah sekte ini telah berubah dari sekte yang kecil menjadi sekte yang menengah dan dahulu menjadi sekte yang tidak diperhitungkan, sekarang dengan perkembanganya sekte tersebut sampai terdengar jendral besar selir Hua Xun.
“Tuan, Sekte Bulan Sabit sekarang menjadi sekte yang sudah mulai besar, sekter tersebut dapat menyuplai kebutuhan panganya sendiri, dari makanan, senjata dan semuanya, bahkan mereka telah bisa menjual hasil panen dan juga beberapa pedang dengan kualitas yang bagus, dan juga untuk penyelesaian sebuah misi, mereka telah berhasil membuat kelompok kelompok pembunuh binaan kita lenyap.” Ujar salah satu pejabat dibawah kekuasaan seli Hua Xun.
“Segera habisi mereka, jangan sampai tunbuhan yang tumbuh subur tetap tegak berdiri, karena
nantinya akar yang kuat akan sulit untuk dicabut.” Ujar Jendral Lui Xie, seorang jendral wanita yang berdarah dingin, dia adalah satu satunya kepercayaan dari selir Hua Xun. Dengan muka mucat pasi karena ketakutan pejabat istana tersebut segera bergegas meninggalkan istana karena ketakutan melihat amarah dari Lui Xie.
__ADS_1
****
Sementara itu Mong Gu dan Yin He akan segera menghadiri pertemuan rahasia alinasi keadilan, sebuah aliansi yang tidak memandang sekte atau golongan manapun, asalkan mempunyai misi yang sama yaitu untuk menegakkan keadilan dan menggulingkan pemerintahan selir Hua Xun, pertemuan kali tetap diadakan di tempat rahasia sekte bintang perak, dimana semua undangan atau angota aliansi akan mendapatkan plakat sihir, dengan menggunakan plakat sihir tersebut mereka akan langsung masuk kedalam tempat pertemuan rahasial Aliansi Keadilan.
Saat Yin He dan ketua Mong Gu datang, semua memandang kearah Yin He, karena memang baru
Akan tetapi semua terpatahkan manakalah gagasan dan ide yang dikemukakan oleh Yin He sangatlah bagus, sepertinya Yin He sangat berpengalaman terkait dengan ilu strategi, hal ini tidak lepas daripelajaran yang diberikan oleh jiwa naga Zhuanglong saat dia berada di hutan terlarang lembah angin. Ide dari Yin He membuat jendral besar Hang Tian Su bertanya – tanya siapa sebenarnya Yin He, dan dengan umur yang masih sangat muda sudah bisa mengerti dan mengusai perpolitikan.
__ADS_1
Tetua Mong akhirnya memperkenalkan identitas dari Yin He sebenarnya, saat Yin He mengeluarkan Plakat Wisma Giok dengan ukiran emas, baru mereka sadar siapa pemuda yang ada dihadapan mereka, dialah pendekar yang selama ini mereka cari, yaitu pendekar dari Wisma Giok yang berada di daratan Song untuk sebuah misi.
"Benarkah ini tetua Yin He, tetua termuda di Wisma Giok? Saya mohon maaf sebelumnya tidak mengenal anda, dan saya juga sudah mendengar tentang sekte bulan sabit yang sekarang sudah semakin besar.” Ucap Jendral Tian Su. “Maafkan hamba Jendral Besar Tian, saya tidak langsung memperkenalkan diri, benar saya adalah Yin He dari Sekte Wisma Giok, salam hormat bagi tetua sekte yang lain, mohon maaf atas kelancangan saya.” Yin He membungkuk hormat kepada jendral Hang Tian Su dan juga tetua yang lainya.
Semua tetua kagum dengan sifat dan kesopanan yang ditujukan oleh Yin He, walaupun dia masih muda dan sudah menjadi seorang tetua disebuah sekte yang besar, akan tetapi karakter dan juga sifatnya sangat rendah hati dan tidak sombong hal inilah yang membuat semua yang ikut dalam pertemuan aliansi menjadi terkesan.
Dari hasil pertemuan aliansi yang diadakan, dimana nantinya ada beberapa hal yang harus segera dilakukan, pertemuan aliansi akan di perpendek menjadi setiap purnama, untuk saling menguatkan, akan dibuat sistem kartel dalam sumberdaya, karena untuk beberapa sumber daya yang dibutuhkan seperti hasil bumi, dan beberapa sumber daya yang lain diambil paksa oleh kerajaan, untuk mengantisipasi makanya dibentuklah kartel antar sekte, jadi hasil sumber daya akan dijual untuk memenuhi kebutuhan sekte dalam satu aliasnsi, untuk harga akan diambil dengan keputusan bersama, bisa menggunakan sistem barter, hal ini agar menguatkan secara sumber daya dimasing masing sekte. Semua tetua setuju dengan Ide dari dan kontrol akan diawasi langsung oleh Jendral Tian Su.
__ADS_1