LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Dewi Racun Hubei


__ADS_3

“Tolong jangan bunuh aku, aku tidak melakukanya, tetua desa saya tidak melakukanya.” Seorang gadis muda dengan tubuh penuh luka, hal ini karena dia dituduh telah membunuh laki laki yang desa tersebut dengan meracuninya.


Gadis itu menangis, tanpa disadari tangisanya telah membangkitkan sesuatu yang mengerikan didalam tubuhnya, satu demi satu warga desa yang mengelilinginya terjatuh dengan mengeluarkan busa dan matanya terbelalak dan melotot setelah itu mereka sudah tidak bernyawa lagi, penduduk yang lainya melihat hal tersebut seperti melihat sebuah monster, “Gadis ini pasti menggunakan sihirnya, lihatlah warga desa yang berada didekatnya sudah tidak bernyawa.


Melihat situasi ini, yang ada dalam benak gadis tersebut adalah menyelamatkan nyawanya, dia berdiri dan berkata,”Jika kalian sayang nyawa kalian, biarkan aku pergi, dan satu hal yang perlu kalian tahu, pemuda tersebut hendak memperkosaku, dan sesaat setelah mencium bibirku dia mati seperti warga yang lainya.” Gadis tersebut menunjuk penduduk desa yang meninggal.


Semua warga desa yang semula mengepungnya perlahan-lahan memberikanya jalan, gadis tersebut masuk kedalam sebuah hutan yang gelap dengan kaki yang diseret, tubuhnya lebam karena pukulan dan hantaman kayu yang diberikan oleh penduduk desa. Tubuhnya mengalami banyak luka, akan tetapi lebih sakit lagi adalah hatinya, diperlakukan seperti itu ditubuh sebagai pencuri dan akan diperkosa beramai ramai, hal ini yang membuat gadis yang bernama Jingmi mempunyai dendam yang sangat mendalam kepada siapapun yang pernah menyakitinya terutama para lelaki.


Semenjak kepergianya meninggalkan desa tersebut, Jingmi berjuang sendirian didalam hutan, ditetap melangkah digelap dan ganasnya hutan, tiba tiba seekor ular berbisa yang sangat besar berada tepat didepanya dan segera mematuknya, Jingmi yang sudah tidak berdaya karena sudah sangat letih dan lemahnya tubuhnya.


Jingmi yang tergeletak ditenga hutan sendirian perlahan membuka mata, tapi alangkah terkejutnya manakala dia melihat ular besar yang mematuknya telah mati dengan kondisi tubuh yang melepuh dan sisik sisiknya terlepas dari kulitnya, saat Jingmi melihat bekas gigitan ular tersebut, bekas gigitan masih membekas di paha kirinya, Jingmi menjadi bingung, mengapa ular tersebut yang mati bukan dirinya, bukanya racun ular ini terkenal sangat ganas, kenapa ia malah mati setelah mematukku.

__ADS_1


Jingmi menyadari ada sesuatu yang membuat dia bisa membunuh ular tersebut, semacam racun yang kuat melebihi racun ular itu sendiri, “Mungkin penduduk desa dan pemuda yang mati tersebut terkena racun dalam tubuhku.” Gumam Jingmi dalam hatinya, dalam hatinya dirinya berjanji akan lebih kuat dan akan membalaskan dendamnya.


Sebenarnya yang terjadi kepada Jingmi adalah aktifnya kekuatan Dewi Racun yang ada didalam tubuhnya, seseorang yang mempunyai tubuh dewi racun pada umur 18 tahun dan saat bibirnya dicium oleh siapapun, maka saat itulah kekuatan dari tubuh Dewi Racun akan aktif, tubuh dewi racun ini hampir sama seperti tubuh dewa racun milik Xiao Zhao akan tetapi efek racun yang diberikan oleh tubuh dewi racun lebih kuat, dan tubuh dewi racun bukanlah sebuah ilmu yang dapat dipelajari akan tetapi sebuah takdir, atau kutukan bagi orang yang membencinya, karena bagi orang yang mempunyai tubuh dewi racun yang belum mengusai pengendalianya, maka racun ini akan sangat berbahaya bagi orang disekitarnya, karena dalam jarak 20 meter racun dalam tubuhnya dapat menyebar, semakin kuat tenaga dalam murninya maka semakin kuat pula jaringan tubuh racun yang dimiliki oleh sang dewi racun.


Saat kekuatan tubuh dewi racun aktif untuk pertama kalinya, maka kekuatannya setara dengan kekuatan raja petarung emas, ketujuh gerbang cakranya juga otomatis terbuka, aliran qi dan juga meridianya, serta  mengalirkan tenaga dalam murni dengan sangat besar, hal ini memungkinkan pemilik tubuh dewi racun dapat melumpuhkan binatang buas atau pendekar tingkat jendral petarung.


Jingmi adalah gadis yang cerdas, dengan mempelajari cara bertahan hidup (mencari makan dan bertarung) dari binantang binatang buas yang ada di hutang, membuat dia mempunyai teknik bertarung yang unik, dia juga telah bisa mengendalikan kekuatan dewi racun yang ada ditubuhnya, sehingga dia bisa membunuh dengan racunya dengan jarak jauh tanpa harus membunuh hewan lainya.


Jingmi yang tidak mengetahui jika buah ini beracun memakan dengan lahabnya, dan  beberapa buah yang dia petik dan simpa didalam saku bajunya, saat Jingmi memakan buah tersebut dan membuang sisanya di sebuah sungai yang mengalir di hutan tersebut, dia tidak menyadari bahwa beberapa ikan besar dan seekor buaya besar mati, manakala racun dari sisa buah tersebut dilemparkannya ditepi sungai.


Tak terasa sudah hampir 2 tahun Jingmi berada dalam pedalaman hutan yang gelap dan ganas, dia mencoba untuk berjalan kedalam hutan yang lebih dalam lagi untuk menjelajah sebenarnya ada apa aja didalam hutan belantara tersebut, karena sejak beberapa hari ini ada beberapa hewan yang masuk kedalam area Jingmi.

__ADS_1


Jingmi terus melaju menggunakan akar akar dari pepohonan, meloncat dari pohon satu kepohon yang lainya gerakan sangat lincah sehingga dengan cepat dia sudah sampai pada sumber suara tersebut, terlihat didepanya seekor siluman Harimau yang sedang mengamuk menghancurkan dan membantai semua apa yang ada didepanya. Siluman tersebut merasakan kehadiran dari Jingmi, dengan cepat dimelompat kearah batang pohon  tempat Jingmi bersembunyi, dengan cepat Jingmi menghindar sekaligus menyebarkan aura racun dari tubuhnya.


Hawa racun yang disebarkan oleh Jingmi membuat semua tanaman dan binantang kecil disekitarnya langsung mati dengan kondisi tanaman tersebut hancur seperti bubur begitu pula dengan binatang binatang kecil tersebut, membuat kondisi hutang tersebut sangat menjijikan.


Harimau yang menyadari bahwa musuhnya menggunakan racun langsung menangkisnya dengan energi aumanya, Jingmi yang sedang meloncat kepohon lainya langsung jatuh saat energi auman dari harimau tersebut menerjang tubuhnya.


“Sial harimau keparat, kuat sekali dia.” Dengan cepat Jingmi bangkit dan meloncat mendekati harimau, dia yakin harimau siluman tersebut tidak akan berani mendekat dan akan tetap menjaga jarak denganya, atau dia akan terkena hawa beracun dari tubuh Jingmi. Akan tetapi diluar perkiraan Jingmi, harimau tersebut menerjang tubuh mungilnya, dengan cepat Jingmi menangkis dan melakukan serangan balasan dengan eneri tenaga dalam murni,  siluman harimau tersebut terpental beberapa kali dan mengaum kesakitan akibat pukukan dari Jingmi.


Jingmi dengan cepat mengeluarkan pukulan jarak jauh dengan tenaga dalam murninya, siluman harimau pun menjerit kesakitan dan tak lama jeritanya pun menghilang karena nyawanya pun sudah melayang, Jingmi terkejut dengan sebuah mustika yang muncul dari sisa sisa siluman harimau tersebut, dengan cepat dia mengambil mustika tersebut dan melesat kembali kedalam hutan yang lebih dalam, dalam hatinya dia ingin melatih kemampuanya sebelum kembali kedesa yang telah mengusirnya.


 

__ADS_1


 


__ADS_2