LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Pedang Langit Vs Golok Neraka Bag.05


__ADS_3

Jingmi yang terbakar emosinya dikarenakan pendekar lonceng penghancur sukma tidak muncul dihadapanya, tapi Jingmi melihat gelagat yang aneh terhadap mogui yang dari tadi hanya melihat keatas langit, sedangkan saat Jingmi melihatnya, Jingmi tidak melihat adanya keanehan atau kejanggalan, akan tetapi sikap Mogui yang sepertinya memberitahu Jingmi membuatnya mau tidak mau harus memeriksanya, Dengan sekali hentakan kakinya dia telah mencapai atas, dan betapa terkejutnya saat dia melihat sesosok lelaki dengan tampilan yang sangat culun berada diatas awan dan tidak menyadari keberadaan Jingmi.


"Jadi kau pendekar lonceng penghancur jiwa? lelaki yang pernah di tolong Xiao Zhao disebuah rumah makan beberapa waktu yang lalu?" Tanya Jingmi kearah lelaki tersebut.


Lelaki kumal dengan penampilan apa adanya tersebut hanya tertawa kecil dan tanpa menghiraukan Jingmi, dia langsung menyerang Jingmi dengan tiba  tiba. Jingmi yang tidak mengira kalau pendekar tersebut akan menyerangnya pun langsung berkelit kebelakang dan langsung memutar tubuhnya dan menendang pendekar tersebut, akan tetapi pendekar lonceng penghancur sukma tersebut dengan cepat dan tangkas menangkis semua serangan jurus jurus jarak pendek milik Jingmi


"Sebenarnya apa maksud semua ini, dari awal aku tidak mengetahui terkait dengan urusanmu dan juga oleh sebab apa kamu menyerangku ?dan yang terpenting aku tidak mempunyai hutang terhadapmu." Ujar  Jingmi kepada Pendekar penghancur sukma dengan lantang.


"Aku harus membinasakan kalian para iblis, ya kau dan Yin He adalah para calon iblis yang telah aku lihat, dan sebelum kalian menjadi iblis yang seutuhnya aku akan membereskan kalian sekarang." Ujar Pendekar lonceng penghancur sukma segera melepas sesuatu kearah Jingmi, dan benda yang dilemparkan adalah sebuah selendang berwarna merah, selendang tersebut langsung menggulung tubuh Jingmi, akan tetapi Jingmi langsung mengeluarkan cakram cakramnya dan merobek robek selendang merah milik pendekar lonceng penghancur sukma,  dengan cepat Jingmi menyerang dengan pedang phoenix biru dan juga cakram cakram tersebut langsung menyerang tanpa ampun ke arah pendekar tersebut, Jingmi menarik pedang dan cakram cakramnya, "Yang kau lihat dimasa depan adalah sebuah kebenaran, akan tetapi kau belum melihat sepenuhnya, aku ingin kau melihatnya secara utuh." Jingmi pun mendekat dan memberikan tangan kanannya kepada pendekar lonceng penghancur sukma tersebut dan sekali lagi dia mencoba meraihnya, tangan Jingmi di genggamnya dan satu hal yang membuatnya terkejut adalah dia melihat adanya kejadian yang berbeda, berkali kali dia memandangi Jingmi.

__ADS_1


Pendekar tersebut mendekati Jingmi dan membisiki sesuatu kepada Jingmi, dan Jingmi mendngarkan dengan seksama, "Aku harus pergi, dan ingat aku akan terus mengawasi kalian, sampai saat itu terjadi." Jingmi mengangguk dan melihat pendekar tersebut melesat meninggalkn pertempuran mereka, "Putraku, walau nantinya ibu dan ayah mu hanya bisa sesaat bersamamu, tapi ibu senang mengetahui perjalanan hidupmu kelak." Jingmi hanya tersenyum sendiri, dia langsung turun ke arena pertempuran dan membantu para pendekar naga yang lainya.


Xiao Zhuang yang melihat Jingmi langsung menanyakan kondisinya dan dari mana saja karena diarena  pertempuran dia tidak melihat Jingmi sama sekali. Para pendekar naga tersebut telah hampir selesai membantai para iblis pasukan dari Feng Tian, dan istana kekaisaran Tibet pun mampu diamankan dengan terkendali. "Semuanya berkumpul, kita harus segera membantu kakak Yin He." Ujar Xiao Zhuang, akan tetapi sebelum mereka pergi mereka dikejutkan dengan kedatangan para iblis yang masih berkeinginan untuk menyerang mereka, "Mereka adalah iblis yang terkurung bertahuh tahun, sekarang saatnya adalah pertarungan yang sesungguhnya." Ujar Xiao Zhuang dan diikuti oleh para pendekar naga yang lainya


Disisi lain, selain dibantu oleh Chang Mao dan  juga naga hitam miliknya, Feng Tian dikejutkan dengan kehadiran Mogui yang membantu Yin He untuk melawan pasukanya, ketiganya bergerak cepat membantai para iblis yang Menyerang Yin He, Yin He sendiri dengan cepat membantai ribuan iblis yang telah dibangkitkan oleh Yin He.


“Kenapa Mogui bisa membantunya? Apa yang sebenarnya terjadi, Mogui kenapa bisa membantunya?” Gumam Feng Tian dalam hatinya, ada sebuah kecemasan saat dia mengingat terkait dengan mutiara iblis yang diberikan kepada Yin He oleh tetua Kuil Perak, kabar yang Feng Tian terima dari Zhangfeng sepertinya benar, tetapi apakah Yin He akan menjadi seorang Iblis dan mengorbankan jiwa manusianya untuk mencapai hal tersebut, tanpa menyadari sebuah serangan dari pedang langit menyambar tubuhnya, akan tetapi dengan sigap golok neraka langsung menghadang sabetan pedang langit tersebut, kedua benda pusaka tersebut beradu kekuatan yang membuat dentuman keras terjadi tidak hanya diwilayah tersebut, akan dentuman keras tersebut mampu menggetarkan  dunia para Dewa, dunia para Iblis yang berada di dunia bawah, dan juga dunia Asura,  energi pedang langit dapat di pentalkan oleh kekuatan golok nerakan akan tetapi Panah Sakti pun terlempar dari gengaman Feng Tian ( Pangeran Kegelapan), Yin He terus menyerang Feng Tian dengan jurus pedang langit, sedangkan Feng Tian hanya bisa bertahan dengan menggunakan Golok Neraka miliknya, golok ini memancarkan warna merah pekat yang membuat sebuah benturan yang sangat , pedang langit pun hampir tidak bisa dikendalikan oleh Yin He.


Disaat yang bersamaan Chang Mao mengambil panah sakti Hou Yi dan melemparkanya kearah Yin He, “Tuan bidik golok neraka tersebut dan kembalikan esensinya sebagai pedang langit,karena hanya dengan panah tersebut dapat membuka segel iblis yang terdapat oleh golok naga.

__ADS_1


Dengan sekali tarik, panah sakti Hou Yi, Yin He membidik golok neraka yang ada ditangan Feng Tiann akan tetapi saat busur dari panah itu melesar dan mengenai golok tersebut, membuat esensi terluar dari golok tersebut yaitu esensi iblis dihancurkan  saja oleh panah sakti Hou Yi, Feng Tian terkejut saat melihat pedang langit kini berada dihadapannya hampir saja membelah tubuhnya jika  Feng Tian tidak seger a menghindar. Dengan nafas yang ngos ngosan Feng Tian mencoba kabur dengan membuka portal dimensi waktu, akan tetapi Yin He dengan cepat menghadangnya dan memberikan satu tinju dan beberpa pukulan telak ke dada dan wajah Feng Tian.


Tanpa ampun Yin He terus mengempur tubuh Feng Tian dengan tenaga dalam yang kuat, akan tetapi sepertinya tidak ada pengaruh apapu pada tubuhnya, sampai dengan Yin He menusuk jantung Feng Tian dengan Pedang langit, petir langsung menggelegar manakala tubuh Feng Tian terkulai diatas tanah, semua iblis yang bertarung langsung berhenti, semua terdiam, hanya hembusan angin dingin yang terasa menusuk, Yin He sendiri langsung tersadar dan menyalurkan hawa api panas kearah tubuh Feng Tian dan kemudian disusus petir Vajra, membuat tubuh Feng Tian tidak bergerak lagi,  sesuai dengan petunjuk pada buku hitam yang dia dapatkan, tubuh iblis Feng Tian akan bisa kembali bangkit kecuali tubuhnya dibakar oleh petir dan gabungan api suci, oleh sebab itu Yin He langsung menyambar tubuh Feng Tian dengan petir dari pedang langit yang sudah dialiri dengan api suci miliknya, tubuh Feng Tian kini perlahan menjadi abu dan kemudian tidak ada yang tersisa darinya, Yin He langsung mengambil golok neraka dan menetralkanya dengan api sucinya sehingga golok tersebut kini bisa memancarkan aura naga yang sesungguhnya.


Peperangan akhirnya dimenangkan oleh Yin He, semuanya bersorak sorai gembira, akan tetapi hal ini bukanya menjadikan Yin He senangm karena ini adalah awal perjalanan hidupnya yang sesungguhnya, untuk menjaga dunia ini tetap damai dia harus menjelma menjadi raja iblis.


Setelah semua pertempuran berakhir, Yin He akan kembali ke sekte Wisma Giok, sedangkan untuk Kalden dan Jetsan akan tetap di kota Lasha, untuk Jingmi , ketiga Xiao dan Wei bersaudara akan mengikuti Yin He kembali ke Sekte Wisma Giok, setelah beberapa bulan setelah mereka kembali ke Wisma Giok, Yin He menikahi Jingmi sang pujaan hati, dan Tuoli sangatlah bahagia karena Yin He akan segera menikah, terkait dengan rencana Yin He untuk mengunjungi dunia iblis juga masih belum ada pembicaraan lebih lanjut. Dan setelah satu tahun pernikahan mereka, Jingmi dan Yin He dikaruniai seorang Putra bernama Zhou Chen Yi , Zhou adalah nama marga Yin He yang sebenarnya, karena ayahnya tidak mengehui latar belakang kakek Yin He sehingga Yin He  tidak diberikan nama marganya, saat kelahiran dari putranya inilah yang benar benar membuat Yin He terkejut.


 

__ADS_1


 


__ADS_2