
Dua bulan berlalu, hasil dari pertemuan lalu sudah meperlihatkan hasilnya, walaupun diawal adanya selisih terkait dengan harga, yang membuat beberapa sekte sempat bersitegang, akan tetapi akhirnya dapat diambil jalan tengahnya dengan baik oleh Jendral Tian Su, hal ini wajar dalam sebuah perjalanan dalam tiap kerja sama.
Hal ini semakin mengukuhkan kekuatan keuangan dan ketahanan yang lain di masing masing sekte, mereka semakin memperkuat sektor yang mereka kuasai.
Hal ini membuat kelabakan dan menurunya pendapatan para pedagang yang mendukung Selir Hua Xun, karena pasar mereka telah di duduki oleh para sekte sekte aliansi partai keadilan, harga mereka lebih rendah dari pada harga pasar dan mereka lebih suka jual dengan ecer kepada rakyat yang kecil dan tidak mau menjual secara borongan.
Sekte sekte yang berada di bawah aliansi melakukan kerja sama dengan para petani dan para pandai besi kecil didaerah dekat dengan sekte mereka, mereka menawarkan perlindungan dan harga yang lebih besar dari pada para pedagang biasa.
"Ampun Jendral, kita sudah tahu markas dari partai keadilan, mereka bermarkas di sekte bintang perak, dan informasi yang penting buronan kita, Hang Tian Su berada sana." Ujar salah satu bawahan jendral Lui Xie.
"Bagus! aku ingin besok sekte bintang perak tersebut hancur, yang pasti atur semuanya agar berjalan lancar, aku juga ingin membawa Hang Tian Su ketiang gantungan, hahahahahhaha." Ujar Jendral Lui Xie.
Yin He yang sedang menggali informasi kepada semuanya para mata matanya, semula semua informasi yang didapatkanya biasa saja akan tetapi ada dua informasi penting yang membuat matanya terbelalak, yaitu masalah mustika matahari yang sekarang dia mengetahui dimana mustika tersebut berada, dan yang kedua, rencana jendral Lui Xie yang akan menghancurkan sekte bintang perak karena informasi dari seseorang yang selama ini sangat dekat dengan sekte bintang perak dan dirinya.
__ADS_1
"Paman Gu, saya harus segera ke Sekte Bintang Perak, karena ada hal yang harus segera saya sampaikan." Yin He menceritakan semua informasi yang didapatkannya, dia mengajak tiga Xiao bersaudara dan meminta Xiao Zhuang untuk mengaktifkn semua segel jebakan dewa yang dipasang untuk melindungi sekte bulan sabit.
Tetua Gu tersentak dengan apa yang dia dengar dari Yin He, dia tidak menyangka bahwa orang yang paling dekat adalah musuh yang tidak pernah disangka.
"Yin He secepatnya melesat ke Sekte Bintang Perak bersama tiga Xiao Bersaudara, Yin He benar benar melesat dengan kecepatan penuh, karena saat ini dia mengejar waktu agar lebih cepat sampai dari pada para prajurit selir Hua Xun.
*****
Jendral Liu Xie memerintahkan untuk seluruh pasukan pemanah mengepung seluruh sekte, jangan sampai ada jalan keluar satupun yang terlewat.
Untuk pasukan pertama yang masuk adalah tim pasukan menguasai ilmu sihir, mereka menyiapkan semua jebakan sihir untuk mencegah para anggota sekte bintang perak melarikan diri. Sampai dengan persiapan selesai, perjalanan Yin He masih jauh dari Sekte Bintang Perak.
Sedangkan di sekte Bintang Perak, Jendral Tian Su sedang berbincang dengan tetua sekte bintang perak Cha Hong. "Tetua Hong, tentara bantuan dari kekaisaran Tang sudah bergerak dan sudah banyak diantaranya yang sudah mencapai perbatasan, mereka datang tidak dalam satu kompi, akan tetapi mereka dibagi menjadi ratusan kelompok, hal ini agar tidak menjadikan kecurigaan dari pasukan dan mata mata selir Hua Xun, kalau tidak salah informasinya, nanti siang ada sekitar 100 kelompok yang akan datang, perkelompoknya adalah 100 orang, dan dipimpin oleh senior Wisma Giok yaitu Han Bing, oleh dari itu mohon untuk dipersiapkan segala sesuatunya." Ujar Jendral Tian Su.
__ADS_1
"Segala sesuatunya sudah saya persiapkan Jendral, tinggal, menunggu kedatangan mereka saja." Jawab tetua Hong.
Tiba tiba mereka berdua dikagetkan dengan jeritan anggotanya dan puluhan anak panah yang menghujam sekte Bintang Perak.
Tetua Hong sangat terkejut melihat hal ini segera memerintahkan para anggotanya berlindung, tetua Hong menahan anak panah tersebut dengan energinya dan dengan beberapa ayunan anak panah tersebut melesat kembali kepada pemiliknya.
Setelah anak panah berhenti, tiba tiba mereka dkejutkan dengan kedatangan para prajurit kekaisaran Song, para prajurit tersebut langsung berhamburan dan menyerang para anggota sekte bulan perak.
Para anggota sekte yang tidak siap dengan penyerangan tersebut banyak yang menjadi korban walaupun mereka tetap melakukan perlawanan, yang membuat mereka terkejut adalah penyerangan oleh anggota elang merah, dimana mereka adalah anggota aliansi partai keadilan akan tetapi mengapa mereka bukanya ikut membantu mengalahkan para prajurit kerajaan song, melainkan mereka membantai para anggota sekte bintang perak.
Tetua Hong yang melihat hal ini menjadi geram dan mengamuk, sekali sebetan puluhan prajurit pun melayang tetua Hing mengamuk bagaikan banteng kesurupan.
Para anggota bintang perak seperti mendapat semangat manakala melihat tetua hong mengamuk dan menghabisi puluhan anggota prajurit dan juga anggota elang merah,
__ADS_1