
tiba tiba para penjaga diluar wisma lembah Giok, jatuh terbunuh, sesosok lelaki bertubuh gempal menerobos masuk di pertemuan para tetua Aliansi Aliran Putih, aura pembunuh yang sangat pekat terpancar dari sosok lelaki
tersebut..
"Itu Shaosheng.." ujar tetua dari Perawan Suci..."apa kabar perawan tua Feng Ying" sapa Shaosheng menatap dingin terjadap ke Feng Ying,
suasana semakin tegang..semua tetua telah bersiap, jika sewaktu - waktu Shaosheng bertindak
“Kuharap kalian tidak ikut campur permasalahanku dengan Tuoli” ujar Shaosheng, sekarang Shaosheng di
kelilingin oleh para tetua aliansi aliran putih.
“Tuan Shao, kami tidak akan membiarkan pertumpahan darah terjadi di lembah Giok ini, apalagi tetua Tuoli masih dalam penyembuhan” ujar Biksu Haocun dari Kuil Perak “Ku harap tuan berkenan untuk memikirkanya kembali”,
Shaosheng hanya tertawa, “tetua Haocun, dari tadi aku sudah peringatkan, ini adalah masalah aku dengan Tuoli, kalian tidak usah ikut campur” Bentak Shaosheng.
“Kurang ajar kau”..salah satu murid Kuil Perak menyerang Shaosheng, dia tidak terima Tetua Kuil Perak di bentak dihadapan umum oleh Shaosheng.
Shaosheng tidak menangkis serangan itu, tubuhnya hanya menghindar sangat cepat, perbedaan sangat mencolok kekuatan shaosheng dengan yang lainya, shaosheng sama sekali tidak menggerakan kakinya.
Brukk....Degkk Degkkk...Shaosheng menjentikan jari telunjuknya kearah murid kuil perak, tubuhbiksu muda tersebut langsung terhempas menghantap tiang wisma Giok.
Kini semua murid dari aliansi aliran putih, menyerang shaosheng, akan tetapi shaosheng hanya menghindar dan mengeluarkan energi murninya untuk menahan pukulan yang datang bertubi tubi.
__ADS_1
Wheesstshhh..sreeeett sreeettt...Shaosheng melompat dan telapak tanganya menghantam lantai wisma Giok “ Tapak Api” Dhuuuarrrrr... semua murid aliansi aliran putih terlempar dan memuntahkan darah segar,,, bekas pukulan tapak api, terlihat jelas membuat lantai seperti kawah kecil sedalam 2 meter dan menghanguskan sekitarnya.
Feng Ying yang dari tadi melihat pertempuran menjadi sangat marah, karena salah satu muridnya terluka.
“bangsat..! kau Shaosheng”..Feng Ying terbang ke arah Shaosheng, tepat dihadapan shaosheng terlihat jelas, raut kebencian dari Feng Ying.
Feng Ying melancarkan serangan ke muka dan dada shaoseng dengan sangat cepat, hal ini memaksa shaoseng untuk secepatnya menghindar dan menangkis setiap serangan dari tetua perawan suci,
Feng Ying mundur dan melesat ke arah Shaoseng, tapi serangannya bukan mengarah tubuh ke shaosheng akan tetapi bagian bawah kaki “Pukulan Dewi”, Shaosheng yang terkejut, dadanya dihantam dengan jurus “Pukulan Dewi”.
"Hahahahahahaha, kau tetap saja licik perawan busuk..” Shaoshang memegang dadanya..
“Tetapi ku akui kehebatanmu, aku terkecoh tadi, sehingga aku lengah tidak
Hentikan !!!!!!!! tiba tiba ada tekanan energi yang sangat kuat menghentikan pertarungan
Semuanya menoleh kearah sumber suara itu berasal, terlihat Tuoli melangkah masuk kearah pertempuran. Tubuhnya sudah terlihat bugar walau wajahnya pucat.
“Tolongsemua hentikan!.. biarkan aku selesaikan semua dengan saudara Shaosheng” ujar Tuoli. “Senior Tuoli, maafkan kalo saya lancang, biarkan kami semua membantu senior, ujar tetua elang putih Kang Jian.
“Kang Jian, aku tidak mau masalahku membebani orang lain yang tidak tahu, biarkan aku yang menyelesaikan perselisihan ini”,.Tuoli melesat dengan kencang , Shaosheng kemudian juga melesat mengejarTuoli.
Sampai beberapa saat, mereka telah berada di tengah hutan jauh dari Wisma Giok, tatapan shaosheng penuh kebencian melihat Tuoli.
__ADS_1
“Shaosheng, sebelum kita mulai pertempuran ini, sekali lagi mohon jelaskan alasan dendam yang kau utarakan” Touli bersikap tenang dihadapan shaosheng, walaupun gejolak di dadanya tidak dapat disembunyikan.
**Lembah terlarang **
Yin He sudah berhasil mempelajari semua kitap Auman Singa Emas, kini, dia juga
sudah bisa mengendalikan element tanah, dia membuat tanah disekitarnya bergerak mengikuti kehendaknya, kadang di bentuk naga, kadang Rusa dan banyak lagi.
“Dasar Bocah, masih aja sukanya bermain” ujar sang nama ZhuangLong, Yin He tidak menghiraukan ucapan dari sang naga, dia tetap berkosentrasi dengan penciptaan bentuk bentuk dari elemen tanah.
“Hey Naga Busuk, jangan kau menghinaku ya, coba lihat ini” tanah tanah disekitar Yin He bergetar dan retak retak, kemudian tanah tersebut membentuk gundukan gundukan, dari gundukan tersebut terbentuklah patung patung manusia.
“Kau kesepian ya bocah?' percuma patung-patung itu tidak akan bisa bicara” sebelum sang naga berucap, dia terkejut dengan apa yang dilihatnya “ tidak mungkin, hemmb jenius sekali bocah ini”.
Ternyata patung patung yang dibuat Yin He dengan elemen tanah bukan patung biasa, masing-masing mempunyai energi yang disalurkan Yin He , dan patung patung ini juga bisa bergerak dengan jurus yang di kuasai oleh Yin He.
Biasanya pengendali Elemen tanah, hanya bisa melakukan penciptaan berupa 1 benda atau mahluk, dan hanya bisa dikendalikan oleh gerakan tangan di penciptanya
Tapi patung yang dibuat oleh Yin He ini berbeda, mereka seperti mempunyai pemikiran masing masing, sehingga mereka bergerak dengan sendirinya.
“Aku akan melatih elemen tanah ku dengan mereka, patung – patung itu akanmenjadi patner ku berlatih”.. Yin He segera melonncat dan menyerang patungbuatannya..
__ADS_1
“Kau Memang Bocah dengan Takdir Langit Yin He, cara berfikirmu dan kepandaianmu diatas manusia jenius sekalipun” Gumam sang Naga