LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Pendekar Pedang Matahari


__ADS_3

Kehancuran dari Sekte Mawar Hitam terdengar ke seluruh aliansi sekte iblis, sekte iblis adalah sekte yang langsung di pimpin oleh pangeran kegelapan, sekte iblis mempunyai beberapa aliansi atau anak cabang salah satunya adalah Mawar Hitam, sehingga saat mawar hitam di hancurkan seluruh aliansi sekte iblis langsung mengetahuinya.


Sekte Serigala Merah pun langsung mengumpulan seluruh anggotanya bagaimanapun tetua mereka masih bersaudara dengan tetua dari Sekte Mawar Hitam, seluruh anggota berkumpul untuk membahas apa yang telah terjadi dengan sekte Mawar Hitam.


Seorang lelaki dengan rambut dan jangut panjang terurai, dengan muka yang sangat dingin, " Kalian sekarang cari pemuda tersebut, dia akan tiba kearah barat, tujuan dia adalah mencari keberadaan gerbang langit."


Semua anggota serigala merah mendadak terkejut karena mendengar nama gerbang langit, gerbang langit adalah sebuah tempat yang blm pendekar yang pernah kembali setalah memasukibkawasan tersebut. "Tetua, ijinkan saya untuk mencarinya." Ujar seorang pemuda yang tampan dengan pakaian yang rapi, tidak menyiratkan kalau dia berasal dari aliasi sekte iblis.


Tetua Serigala merah tersebut mengangguk tanda setuju, kemudian pemuda itu berpamitan untuk segera mengejar Yin He.


Yin melanjutkan perjalananya untuk mencapai gerbang langit. sebelumnya dia telah berganti baju terlebih dahulu, karena bajunya telah banyak sobekan karena imbas pertarungan dengan tetua Mawar Hitam.


Yin He melesat ke arah barat, dia mengikuti petunjuk dari Xia Yuan, beberapa kali Yin He singgah di beberapa desa untuk menolong mereka dari kelompok perampok. Dari informasi yang didapatkan perampok tersebut tidak hanya merampok akan tetapi juga menculik anak anak untuk dibawah.


"Xia Yuan, kau tidak ada fikiran yang aneh dengan perampok perampok yang kita temui tadi. modus yang dipakai mereka sama, yaitu mengambil paksa anak anak kecil?" Yin He bertanya kepada Xia Yuan.

__ADS_1


"Dari lencana pengenal yang mereka bawa, mereka dari sebuah sekte atau kelompok yang sama, akan tetapi buat apa merek menculik anak- anak?" Jawab Xia Yuan.


Yin He mulai berfikir dan mengkaitkan dengan kejadian kejadian yang kemarin. secara modusnya memang tidak ada kesamaan, akan tetapi kenapa mereka menculik anak anak? Fikiran Yin He melayang sehingga tidak fokus ada seseorang yang sedari tadi mengikutinya.


"Hahahahha saatnya aku akan membawa kepalamu anak muda." Ujar Daehan pendekar pedang matahari


"Sabetan Pemenggal Nyawa"


Wusshh....Wusshh... Ctrinkkk..!


Kini dihadapanya, seorang pemuda yang gagah, dengan pakaian seperti seorang bangsawan menggenggam sebuah pedang yang bersinar merah, hawa pedang tersebut bukanlah hawa iblis, akan tetapi tekanan dari pedang tersebut sangatlah kuat. pedang tersebut mempunyai kekuatan yang seimbang dengan pedang rembulan.


"Itu Pedang Matahari, pedang yang sangat berbahaya Yin He, kau harus berhati hati denganya, pedang tersebut juga mempunyai jiwa yang bisa membunuh musuh tanpa harus digerakan oleh penggunanya." Ujar Xia Yuan.


Yin He berusaha untuk tenang, "Maaf tuan, mengapa tuan menyerang saya, saya tidak pernah ada urusan dengan tuan."

__ADS_1


"Hahahhahaha, tidak usah banyak tanya, rasakan ini." Daehan dengan cepat menebaskan pedang mataharinya ke arah Yin He, Hawa panas dari pedang matahari yang kuat membuat tekanan udarapun menjadi padat, sehinggga walaupun tidak mengenai Yin He tapi tekanan udara tersebut membuat beberapa sobekan di baju Yin He.


Yin He terkejut dengan kekuatan yang dimiliki pedang matahari. Kekuatan ini seimbang jika dia berubah menjadi bentuk tubuh api, tapi sekarang dia tidak bisa menggunakanya di daratan Song ini.


"Jangan kau harap bisa menggunakan elemen disini, selama pedang ini bersamaku, kau tidak akan bisa menggunakan elemenmu, karena salah satu kemampuan pedang ini adalah bisa menyegel segala kemampuan elemen dan sihir."


Yin He sangat terkejut dengan penjelasan dari Daehan, kemampuan dari pedang matahari. Yin He mengeluarkan pedang rembulan, kedua aura pedang yang sangat berbeda membuat ledakan ledakan kecil di udara.


Daehan pun terkejut saat Yin He mengeluarkan oedang rembulan, segera dia mengayun pedang matahari ke arah Yin He, dengan gesit Yin He menangkis dengan pedang rembulan yang berbentuk seperti bulan sabit, kedua pedang saling berbenturan, kekuatan api dan es yang bergesekan membuat suarag gemuruh seperti halilintar, Yin He maupun Daehan sama sama terpental, tangan keduanya bergetar menahan gesekan kekuatan kedua pedang tersebut.


Yin He melempar pedang rembulan yang kini sudah disatukan dan berubah bentuk menjadi bulat sempurna, hawa dingin yang dipancarkan mampu meredam panas yang dipancarkan oleh pedang matahari.


Pedang rembulan mengeluarkan suara desingan yang mampu memecahka kosentrasi musuhnya, Daehan pun menahan setiap serangan dari pedang rembulan, Yin He yang melihat peluang lengahnya Daehan menyerang dengan pukulan halilintar, hal ini membuat dada dan tubuh Daehan terkena sasaran pukulan Yin He.


Daehan pun terhuyung huyung menahan pukulan Yin He, Daehan tersenyum, hal ini membuat Yin He heran, Saat Daehan memuntahkan darahnya, dia sengaja memuntahkan ke arah pedang mataharinya.

__ADS_1


Reaksi pedang tersebut saar terkena darah Daehan, pedang tersebut bergetar hebat dan pedang tersebut memancarkan sinar merah darah yang sangat pekat. Aura yang dipancarkan pun berubah menjadi aura iblis


__ADS_2