
Yin He dan Wei Ryuza segera melangkah kedalam portal yang telah dibuat oleh Yin He, sedangkan untuk Wei Hanzu dan Jetsan langsung kembali ke kota Lasha untuk belajar formasi yuan dengan Jetsan, dan nantinya setelah dia mengusai formasi yuan, Wei Hanzu diminta oleh Yin He untuk menyusul Xiao Yan dan Xiao Zhuang di kekaisaran Song, sedangkan Kalden langsung menuju ke tempat Jingmi dan juga Xiao Zhao, dikekaisaran Ming, mereka sedang membangun aliansi dibantu oleh sang Kaisar.
Han Bing dan Wei Yanzu sudah memberitahukan terkait kebangkitan pangeran kegelapan kepada Kaisar Tang, mereka sudah mendapatkan dukungan penuh dari kekaisaran Tang, dan juga mereka juga diperbolehkan untuk bebas keluar masuk keistana terkait hal tersebut. setelah beberapa hari membahas terkait dengan kaisar tentang pertahanan nantinya saat pangeran kegelapan melakukan penyerangan, maka kerajaan sudah ada antisipasi yang sudah disiapkan, setelah mendengar adanya penyerangan dari iblis hitam di Sekte Kuil Langit, membuat Han Bing dan Wei Yanzu panik dan segera ingin pulang untuk mengetahui keadaaan di Wisma Giok terutama di Kuil Perak, pagi harinya setelah semua pertemuan terkait rencana antisipasi jika ada penyerangan pangeran kegelapan, Han Bing dan juga Wei Yanzu berpamitan untuk kembali ke Wisma Giok dan juga menengok Sekter Kuil Langit, Han Bing sangat Khawatir dengan teman karibnya yaitu Fang Ang.
Dalam perjalanan keduanya memang tidak menunggangi naga milik Han Bing karena ditakutkan akan malah mengundang pada aliran hitam untuk menyerang mereka, sehingga mereka hanya menggunakan ilmu meringankan tubuh mereka agar lebih cepat sampai ke Wisma Giok, akan tetapi sesuatau yang tidak disadari oleh Han Bing, bahwa gerak geriknya sudah diamati oleh para anggota iblis hitam, mereka mengamati Han Bing dari kejauhan, dan saat Han Bing hendak melewati perbukitan naga, seseorang dengan pakaian serba hitam melemparkan pisau terbang kearah Han Bing dan Wei Yanzu, dengan cekatan Wei Yanzu segera menangkis pisau pisau tersebut, Han Bing hanya tersenyum melihat Wei Yanzu semakin cekatan dan instingnya semakin terasah, Wei Yanzu dan Han Bing segera melesat mengejar yang pelempar pisau tersebut, setelah beberapa saat, Wei Yanzu melihat sesosok bayangan yang berkelibat diantara pepohonan, Wei Yanzu berhenti dan segera memotong jalan dan akhirnya berdiri tepat didepan sosok yang berpakaian seperti ninja tersebut, dengan cepat sosok tersebut menyerang Wei Yanzu dengan serangan dan tendangan yang sangat cepat, dengan cepat juga Wei Yanzu mengelak dan memutar badanya serta langsung memberikan tendangan berputar beberapa kali ketubuh lelaki tersebut.
Tubuh lelaki pun terhuyung kebelakang, akan tetapi dia cepat melakukan gerakan seperti menyerang, akan tetapi hanya sebuah tipuan , sosok tersebut melesat dengan cepat kearah samping kanan Wei Yanzu, Wei Yanzu merasa ada yang tidak beres dengan semua ini, karena kemampuan untuk menghindar geraknya sangat cepat, seharusnya dengan tendangan berputar yang diberikan oleh Wei Yanzu dpat dihindarinya dengan baik, akan tetapi seperinya sosok tersebut untuk mengalah dan memancing untuk dia mengikutinya.
__ADS_1
Wei Yanzu menantap Han Bing, seperti ingin meminta persetujuan atas apakah dia harus mengejar atau dia sampai disini aja. “Yan er, kita kejar saja, sudah lama kita tidak merenggangkan badan kita, setelah dari kota Lahsa kita kebanyakan istrihat dan tidak seharipun kita berlatih, anggap saja ini sebagai latihan kita hari ini.” Ujar Han Bing yang langsung melesat meninggalkan Wei Yanzu sendirian mematung sejenak karena melihat perubahan dari Han Bing.
Setelah beberapa memantung akhirnya Wei Yanzu segera menyusul Han Bing yang sudah jauh didepanya, setelah beberapa saat pengejaran , Wei Yanzu berhenti karena ada pertarungan disebalah kanan tempat dia berhenti, saat dia akan melanjutkan pengejaranya, dia melihat sekelebat orang yang bertarung adalah orang yang sangat dikenalnya yaitu Han Bing, Han Bing sedang bertarung melawan empat orang yang berpakaian merah akan tetapi tertutup semua, dari keempat orang tersebut, ada satu sesosok yang berpakaian hitam yang menunggu dibelakang empat orang yang berpakaian merah tersebut.
Empat lelaki tersebut mengepung Han Bing dari empat sisi, dan serempak langsung menyerang Han Bing dari empat penjuru, dan Han Bing yang memainkan pedang kembar dengan jurus tarian elang api sepertinya sangat terdesak hal tersebut melihat beberapa kali Han Bing hanya bisa menghindar dan menangkis, Wei Yanzu yang hendak membantu merasakan tubuhnya membentur sesuatu yang sangat kuat, sepertinya sebuah perisai yang di buat khusus untuk menjaga pertarungan ini agar tidak bisa dicampuri oleh orang lain, terlihat sekarang Han Bing mendapatkan beberapa pukulan yang mendarat di tubuh dan wajahnya, naga merah yang melingkar di lehe Han Bing hanya bisa menyermburkan api tapi tidak bisa berbuat banyak, sepertinya mereka telah mempersiapkan semuanya.
Akhirnya Han Bing mengeluarkan Vajra dari dadanya, benda tersebut mempunyai kekuataan seperi pedang halilintar, saat ini hanya Vajra yang menjadi pilihan terakhir Han Bing untuk bertahan, dengan cepat dia mengangkat Vajra, dan benar saja langit langsung berubah menjadi gemuruh dan langit tiba tiba menjadi mendung pekat, dan saat Han Bing memutar Vajra nya benda tersebut, Vajra mengeluarkan petir birunya dan mengenai empat orang berpakaian merah tersbeut, dan langsung hilang meninggal kepulan asap hitam yang sangat bau dan mengelurakan lendir yang menjijikan.
__ADS_1
Setelah itu han Bing pun berhasil membuka perisai dengan menggunakan Vajra yang dia miliki, dna Wei Yanzu akhirnya bisa masuk mendekati Han Bing dengan pedang rembulan ditangannya, akan tetapi sebelumnya tadi dia mencoba dengan pedang rembulan, akan tetapi tetap tidak dapat menjebol perisai tersebut.
Kini Han Bing dan Wei Hanzu berhadapan langsung dengan sosok yang sedari tadi hanya melihat jalanya pertarungan, setelah itu dia melepaskan kain hitam yang menutupi kepalanya, Han Bing maupun Wei Yanzu sangat terkejut dengan apa yang mereka lihat, sesosok anak kecil dengan tampangnya yang masih polos, dilihat dari wajah dan tampangnya umur anak ini sekisaran masih 10 tahunan, akan tetapi dia mempunyai badan seperti remaja, dengan postur yang gagak dan otot otot yang terbentuk dilengan,perut dan dadanya.
__ADS_1