LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Akhirnya...Inilah aku! Bag. 02


__ADS_3

Bola bola Qi Hitam menghantam tubuh Feng Tong dengan beruntun, Feng Tong yang hendak melarikan diri, kini terjatuh tidak berdaya.


Jantung nya berdegub kencang, Qi Hitam ini kekuatan dan impactnya tidak bisa dibayangkan, tubuh nya serasa samakin melemah.


Tiba tiba Feng Tong mengerang dengan kencang, tubuhnya pun diselimuti aura yang aneh, akan tetapi Chen Yi sangat familiar dengan aura ini, “Seperti aku sangat mengenal aura ini, akan tetapi dimana.”


Grrrooarrr!...


Sebuah suara yang sangat keras menggetarkan seluruh dinding arena pertandingan tersebut, aura tersbeut lama lama menghilang, dan tiba tiba seekor Boa merah darah dengan ukuran yang sangat besar, dengan lidah menjulur dan bola bola api terbentuk dari lidah yang dijulurkanya.


“Dia adalah hewan spirit? Mengapa dia berada disini, apa yang sebenarnnya dia cari?” Ujar Chen Yi dalam hatinya


Dengan bersatunya kitab Dewa dan Iblis, membuat pengetahuan dari Chen Yi meningkat, sehingga dia tahu mana mana aura dari hewan spirit seperti milih Boa Merah.


Feng Tong yang sudah berubah menjadi Boa Merah, mendesis dan menggerakan ekornya dan menyerang Chen Yi dengan sangat cepat, tekanan udaara dari pukulan ekor dari ekor Feng Tong membuat tekanan yang mematikan.


Chen Yi segera terbang dengan lincah, kedua sayapnya sangat mencuri perhatian karena beda warna yaitu Putih dan Hitam.


Saat Boa Merah tersebut mencoba menyerang dengan kekuatan ekor dan bola bola api yang menyerang Chen Yi dengan sangat ganasnya, akan tetapi lagi lagi Feng Tong harus dibuat kecewa dengan seranganya, karena bola bola api miliknya seperti menjadi makanan dan suplemen bagi Chen Yi.


Chen Yi menyerap bola bola api dari serangan Feng Tong, dengan bantuan dari Api Suci Teratai Biru tingkat 3, 4 dan 5, dan sekarang diatas lautan spiritualnya, terbentuk satu vena yang sangat kuat yang menampung energi api miliknya.


Chen Yi terus menerus menyerap energi api dari Boa Merah, karena dia sadar bahwa api yang dihasilkan oleh Boa Merah adalah api paling mematikan setelah api milik Phoenix Merah, sedangkan Api Phoenix yang paling panas yaitu Api Hitam Neraka 18 adalah milik Phoenix Biru.


Untuk saat ini Api Hitam Neraka Tingkat 18 belum bisa gunakan, karena dia harus membuka segelnya secara satu persatu.

__ADS_1


Tingkatan Api dari sisi Hewan Spirit dan Hewan Legenda:


Tingkat 1 Api Merah milik Kera Api, ini adalah api yang paling dasar, akan tetapi kekuatanya sama dengan kekuatan dari Api para penguasa elemen Api level Raja Petarung Emas.


Tingkat 2 Api Merah milik Kadal Ekor Emas, yaitu Binatang Spirit dengan elemen Api, tingkat panas apinya adalah diatas dari Kera Api.


Tingkat 3 Api Merah milik Ular Jambul Merah, kekuatanya setara dengan Elemen Api tingkat Pertapa.


Tingkat 4 Api Merah milik Boa Merah, kekuatanya adalah di Puncak Jalan Kesengsaraan.


Tingkat 5 Api  Biru milik dari Elang Api , kekuatanya adalah di Puncak Penguasa


Tingkat 6 Api Biru milik dari Phoenik Merah kekuatanya adalah di Puncak Nirwana


Tingkat  8 Api Hitam Neraka Tingkat paling dalam yaitu tingkat 20, yaitu Sang Naga Langit, Sang Hewan Legenda, dan setara pada tingkat Immortal atau Keabadian dan api dari dari sang naga langit dapat membakar 3 dunia sekaligus.


Oleh sebab itu dengan Chen Yi menyerap api milik Feng Tong maka secara otomatis dia kan membuka segel tingkat keempat miliknya. Dan untuk mencapai pada segel berikutnya dia harus berkultivasi sampai dengan tingkat yang diinginkannya.


Feng Tong terbelelak, kemudian dia melesat, secara tidak disadari oleh Chen Yi, tubuhnya sudah dililit oleh tubuh Feng Tong dengan sangat kuat.


“Sejak awal, aku sudah tahu akan keberadaan dan siapa kamu anak kecil, oleh sebab itu aku membunuh pemuda ini dan mengambil jasadnya yang aku pergnakan untuk menyerap energi alam dan menyempurnakan tubuhku yang telah hancur saat pertempuran dengan singa emas.” Ujar Feng Tong pada tubuh Chen Yi.


“Sekarang aku akan menggunakan tubuhmu untuk menjadi tubuhku, karena dalam tubuhmu ada empat senjata langit yang akan membuatku akan menjadi yang terkuat dan menguasai dunia ini dan juga dunia asura Hahahahahaha..”


Chen Yi hanya terdiam, dalam diamnya dia menghimpun tenaga ddalam yang kuat untuk bisa melepaskan dirinya dari cengkraman Feng Tong yang berubah menjadi Boa Merah.

__ADS_1


Feng Tong terus saja melilit tubuh dari Chen Yi, beruntung Chen Yi mempunyai tulang naga langit yang sangat kuat, jika manusia biasa yang terkena lilitan dari Boa Merah dalam waktu cuma 3 detik tulangnya akan hancur.


“Tuan, tubuh tuan tidak bisa bertahan lama, saya takut tuan tidak akan mampu lagi bertahan menahan kekuatan lilitan Boa Merah ini.” Ujar Roh Kitab Dewa dan Iblis.


Akan tetapi Chen Yi tetap tenang, malah dia menyeringai seperti ada rencana licik juga dalam otak Chen Yi. “Ular Busuk, beraninya kau melilitku seperti ini, akan tetapi dengan begini aku lebih dekat dengan jantungmu dan juga lautan spiritmu, aku akan menyerap seluruh api milikmu, untuk membuka segel api tingkat empat yang ada ditubuhku.”


Ketenagan Chen Yi membuat kakek Sion hanya bisa pasrah, akan tetapi dia yakin dengan kekuatan dari Chen Yi, semua murid pertapa sakti mundur dan berjaga jaga, jika sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.


Begitu pula dengan para guru besar dan tetua Xiao, akan tetapi mereka tidak bisa berbuat apa apa , karena perisai pelindung yang dibuat oleh Chen Yi sangat kuat.


Feng Tong merasakan ada yang aneh dengan kekuatan api dalam tubuhnya, akan tetapi dia dia mengalihkan hal tersebut, karena dia tidak ingin merusak tubuh dari Chen Yi, kecuali tulang tulangnya.


Feng Tong tidak menyadari kalau Chen Yi memiliki tubuh yang sangat kuat dan lentur, oleh sebab itu dia tetap bisa bernafas dan juga menyerap kekuatan api milik Feng Tong, dan dengan wajah yang seakan akan tersiksa, Chen Yi berhasil menipu Feng Tong.


“Saatnya kau mati Ular busuk.” Chen Yi menyunggingkan bibirnya, sangat terlihat dia sangat licik sekali.


Hal diluar dugaan dari fikiran Feng Tong, bahwa Chen Yi akan kehabisa tenaga saat melilitnya, dia tidak sadar bahwa apinya juga telah diserap semuanya oleh Chen Yi.


Dengan cepat Chen Yi memanggil Pelahap Mimpi dan langsung memberikan racun yang paling kuat kepada Feng Tong, disisi lain, Chen Yi juga menyerang dengan Qi Penghisap secara bersamaan.


Dan benar saja, Mata Feng Tong  langsung terbelalak, dan tubuhnya bergetar hebat, secara tidak sadar dia langsung melepaskan lilitaanya pada tubuh Chen Yi.


Kini Feng Tong menggeliat dan menyerang kesegalah arah, dengan badan yang penuh luka akibat korosi dari Qi Penghisap dari Chen Yi, Feng Tong menggeliat ngeliat dengan suara  yang menahan rasa sakit yang memilukan, dan akhirnya tubuhnya pun meleleh tak tersisa.


Sebelum tubuhnya meledak, Chen Yi memperlihatkan siapa sesungguhnya dirinya, Feng Tong langsung melotot melihat tanda yang ada di keningnya.

__ADS_1


__ADS_2