
Beberapa hari setelah kejadian penyerbuan aliansi aliran hitam ke Lembah Wisma Giok.
kabar kemenangan Lembah Wisma Giok, membuat nama wisma giok semakin terkenal..hal ini yang membuat banyaknya Misi yang datang ke Wisma Giok.
Yin He telah menuntaskan latihanya di dalam ruang jiwa.
"Kau mau kemana He'er." Tanya Han Bing.
"eh paman Bing..ada apa paman? tumben pagi pagi begini udah disini", Yin He heran melihat Han Bing di pagi yang masih berkabut.
"aku mencarimu beberapa hari inI He'er, kata tetua kau sedang menjalani latihan setelah menggabungkan pedang es dan api phoenix?" Han Bing berjalan ke arah Yin He dan berjalan bersama menikmati kabut pagi di Lembah Wisma Giok.
"iya paman, beberapa hari ini aku melakukan latihan untuk membiasakan menggunakan pedang es dan api phoenix." Langkah Yin He berhenti dan bertanya pada Han Bing.
"Paman, ada sesuatu yang ingin paman sampaikan? " Yin He melihat Han Bin dengab tatapan penuh selidik.
"sebenarnya aku mau mengajakmu untuk menyelesaikan suatu misi, dan ini bukanlah misi biasa..karena ini misi dari kekasiaran Tang."
"Kaisar Tang Yue, ingin kita Ikut menjaga perbatasan disisi timur yang sedang memananas oleh serangan para pendeker dari dataran Song."
"Baiklah paman aku setuju..aku juga pengen berkelana agar mengenal dunia luar, tapi paman bagaimana dengan kakek?
"Tetua mengizinkanmu, asal kamu mau."
"hari ini berkemaslah..setelah matahari agak kau aku tunggu diperbatasan sisi barat"
"Baiklah paman," Han Bing segera meninggalkan Yin He sendiri.
"Yin He, inilah saatnya, ingat Yin He didataran song tidak hanya banyak pendekar dengan kemampuan unik..tapi juga para penyihir yang kuat,"
"sihir mereka seperti teknik ilusi..tapi lebih nyata, kamu harus benar benar berhati hati,"
"Naga, tentang diriku dan pedang langit sebenarnya?
__ADS_1
"Pedang yang dapat membasmi segala ras iblis, dan juga pedang yang nantinya bisa menyatukan 3 dataran kekaisaran"
"sekarang pedang itu hanya sebuah legenda bagi sebagian masyarakat, tapi ramalan itu menunjukan akan ada masa anak naga lahir bersama dengan kegelapan abadi"
"Banyak yang mengira kamu adalah kegelapan abadi tersebut.! dan tidak sedikitpun mereka pecaya kelahiranmu membawa keburukan dan malapetaka"
"dan sedikit yang mempercayai bahwa anak naga adalah pembawa takdir untuk menyatukan 3 dataran ini"
"saat ini kau sudah menguasai 4 elemen dengan beberapa tekniknya..dan bahkan kau mempunyai 2 teknik terlarang."
"tapi jangan bangga terlebih dahulu Yin He..didataran song banyak sekali yang lebih dari yang kamu bayangkan". Zhuanglong menceritakan semua tentang pendekar di dataran song.
Yin He beberapa kali terkejut mendengar cerita Zhuanglong.
"terima kasih naga atas informasinya..aku hariu segera bergegas, takutnya nanti paman menunggu terlalu lama" Yin He segera masuk ke Wisma dan berkemas.
Yin He mencari Tuoli, dia melihat Tuoli sedang menikmati teh di beranda Wisma.
"He'er..sebenarnya kakek tidak mau kau pergi, tapi demi kebaikan dan juga kemajuan ilmu mu, kamu perlu mengerti kondisi di dunia luar seperti apa! "
"jaga dirimu baik baik, kakek yakin kalau bertarung kau akan menang, tapi disana tidak hanya bertarung cucuku, banyak sekali trik jahat yang harus kamu waspadai, kamu masih sangat polos untuk mengerti semua hal ini."
"Baik kakek, cucu pamit", Yin He membungkuk memberi hormat kepada kakeknya.
Tuoli hanya bisa memandang dan melepas cucu satu satunya pergi.
Yin He dengan mengendarai Singa Emas dalam.sekejab mata telah sampai di Gerbang Barat Lembah Wisma Giok.
Han Bing yang melihat kedatangan Yin He tersenyum. "akhirnya kau datang He'er"
"Kita langsung berangkat paman?" Han Bing tidak manjawab dan langsung naik ke punggung Singa Emas.
Han Bing langsung menunjuk arah yang akan di lalui.
__ADS_1
Sssssrrttt.... Singa Emas meloncat..dan dalam sekejab mata sudah tidak terlihat, seakan tertelan pohon hutang wisma giok.
Yin He melihat ke arah Han Bing. "Paman..kira kira berapa lama kita akan sampai?"
" Kalau kita kesana dengan singa emas, kemungkinan 7 hari kita baru sampai."
"Jauh juga ya paman, kira kira adakah jalan yanb lebih cepat"
"Ada.! kita harus menumbus gunung siluman itu. maka kita hanya memerluka waktu cuma 2 hari."
"Terus kenapa kita tidak lewat gunung tersebut paman? ujar Yin He.
Han Bing menghela nafas dan berkata "Gunung tersebut tempat para siluman dan binatang buas dari dimensi lain, banyak yang sudah mencobanya tapi tidak yang pernah kembali"
"Tapi setidaknya kita bisa mencobanya paman" Yin He yang lagi bersemangat.mengepalkan salah satu tanganya.
"Baiklah kalau begitu" Han Bing segera memerintahkan Singa Emas untuk berbalik arah kemudian lurus ke arah gunung Siluman.
Wussshttt..Singa Emas ke arah gunung siluman tersebut, sesampainya di lembah gunung tersebut. mereka di sambut dengan hawa membunuh yang sangat kuat.
Singa Emas terus berjalan dengan berhati hati,
"Aroma ini adalah aroma kematian yang sangat kuat,"
Yin He menyadari adanya kekuatan yang lebih besar didepannya yang membuat binatang buas yang berada disampingnnya hanya mengintai tanpa berani mengusik Yin He dan Han Bing.
Yin He mengeluarkan Aura yang kuat untuk menghadang aura intimidasi yang sejak dari tadi menyerangnya.
Tiba tiba Yin He meloncat ."Tarian Phoenix Api" . Yin He menebaskan pedangnya ke arah depan seolah olah menangkis..dan tiba tiba suara ledakan tercipta saat pedang Yin He membengut sesuatu.
Bhummmmmm Bhummmmnnn Dhuartt
Munculah seoekor kera merah yang amatbesar
__ADS_1