
Wujud Jiwa Singa Emas akhirnya dapat ditundukan oleh Yin He.
akhirnya aku bisa keluar lembah ini..Yin He memejamkan mata menikmati sejuknya udara sore hari..tubuhnya letih setelah mengeluarkan banyak cakra disaat menggunakan Jurus Penghancur Gunung.
Sebelum beristirahat...Yin He telah mangambil dan mengolah sumber daya yang banyak di Lembah terlarang.
Ginseng Ajaib, jamur dan rumput api..akar naga dan banyak sekali tumbuhan dan buah yang berkhasiat..
Tanpa kesulitan..Yin He dapat mengenali tumbuhan dan Hewan yang bisa dijadikan obat maupun racun tingkat tinggi.
elemen flora lah yang membuat dia banyak mengenali botanical yang bermanfaat dan kemampuan penciptaanya..dia mampu membuat berbagai jenis Pil yang berguna untuk perjalananya mencari Liontin Amarah Phoenix.
Cahaya mentari menyapa lembah terlarang..cahaya membuat pantulan yang indah di air danau, mambuat 7 warna pelangi yang sangat indah.
Yin He berdiri mematung memandangi lembah terlarang..kini umurnya mencapai 6 tahun. akan tetapi perawakan badan dan tulangnya seperti remaja 13 tahun
Wajahnya Tampan..putih bagai pualam, hidung mancung dan bibir tipis yang merona, Yin He menjelma menjadi remaja yang tampan.
"Kenapa hari ini begitu indah, membuat aku enggan meninggalkan lembah terlarang ini" dia menghela nafas panjang..mengingat kenangan awal dia dilembah angin dan masuk di daerah terlarang ini.
__ADS_1
"Ayah aku kangen". Yin He naik ke punggung Singa Emas, segera mereka meninggalkan kawasan terlarang ini.
"Tuan Yin He ..!" teriakan terdengar sangat keras.membuyarkan lamunan Yin He yang sudah tidak sabar lagi untuk merasakan dunia luar..
"Eh..Singa Api, ada apa kau kesini?" Yin He heran melihat Singa Api berlari kencang kearahnya.
"Tuan, terimalah ini.." Singa Api meletakan sebuah permata sebesar kepalan tangan orang dewasa
"apa ini Singa Api?.. itu adalah permati tuan..karena tuan sudah menjadi majikan kami. maka jika sewaktu waktu tuan membutuhkan bantuan kami, panggila kami melalui permata ini.
Yin He menerima permata tersebut dan segera berpamitan ke seluruh penghuni lembah terlarang
Dalam sekejab Yin He telah sampai diperbatasan lembah angin, sebelumnya Yin He mengunjungi makan sang ayah.
Yin He segera mengambil arah tenggara sesuai dengan arahan Zhuanglong.
sesampainya di desa pertama..semua penduduk desa di buat kocar kacir karena melihat seekor singa yang sangat besar masuk desa mereka.
Auurrrmggggrrhhh... auman singa mas..membuat seluruh warga menghindar..tidak ada yang berani menatap Singa Emas dan Yin He.
__ADS_1
"ada apa mereka..kenapa mereka sepertinya tidak bersahabat," ujar Yin He.
"itu karena wujudku ini Yin He, bolehkah aku berubah wujud lebih kecil agar mereka tidak takut" Singa Emas ZhuangFeng menoleh ke Yin He dengan tatapan memohon.
"Baiklah..segera rubah wujudmu Zhuangfeng.!"
dengan segera tubuh Singa Emas menyusut sampai dengan ukuran kucing besar..tapi tetap dengan surai yang mempesona..
Singa Emas melompat ke pundak Yin He, ayo kita lanjutkan perjalanan..ujarnya dengan semangat
setelah seharian melewati beberapa desa..pada malam harinya Yin He menemukan sebuah restoran yang dan penginapan. "Penginapan Teratai".
"maaf, apakah anda bisa membagi makanan dan tempat tidur"tanya Yin He pada lelaki tua dihadapanya"
"enam perak untuk semalam, dan itu sudah termasuk makan 2x sehari." ujar lelaki tua sambil memandangi pakaian lusuh Yin He
"maaf tuan aku tidak punya uang, apakah aku boleh menukar dengab obat obatan ini? Yin He mengambil obat obatan do ruang penyimpanan didalam tubuhnya..
"Apa apaan kau anak muda..kalo tidak punya uang tidak usah makan dan masuk kesini" sikap kasar pemilik penginapan hampir saja memancing Emosi Yin He.
__ADS_1
" Tapi tuan, coba lihat lah ini," tangan Yin He menunjukan Pil buatanya..dengan cepat pemilik restoran menampik tanganya dan obat2nya terlempar ke arah tamu yang lain.