LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Asosiasi Bulan Perak


__ADS_3

Setelah makan, Chen Yi dan kedua pengikutnya berjalan jalan di kota hitam, sambil mencari informasi terkait dengan portal reruntuhan kota kuno tersebut.


Saat mereka berjalan, terlihat disebuah toko yang besar ramai dengan pengunjung, ternyata disana adalah sebuah Asosiasi para Alchemista yang bernama Asosiasi Bulan perak dan Asosiasi tersebut juga mempunyai sebuah toko obat dan juga balai lelang terbesar di kota Hitam ini.


"Ayo masuk, siapa tahu aku mendapatkan senjata bagus untuk Nana." kedua pengikut tersebut mengangguk mengerti apa keinginan dari tuanya.


Saat mereka melihat lihat barang dan juga bahan obat obatan, mata Chen Yi langsung tertuju pada sebuah gelang berukir seekor naga yang menggigit ekornya sendiri, gelang warna hitam tersebut tergantung tidak beratuan dengah tumpukan senjata yang lain.


"Bai Cuan, apa kau merasakan apa yang aku rasakan kini, ini adalah sebuah Qi iblis sangat pekat sekali, dan sepertinya dari gelang yang tergantung tersebut."


Bai Cuan mendekati seorang pelayan dan bertanya "Tuan maaf, kalau benda benda yang ada ditumpukan sana berapa kira kira harganya?" Tanya Bai Cuan sambil menunjuk kearah gelang berukir naga yang menggigit ekornya sendiri.


Pelayan tersebut memperhatikan Bai Cuan dari atas hingga bawah, sampai sampai Bai Cuan risih sendiri. "Maaf tuan ada yang salah dengan penampilanku?" Tanya Bai Cuan dengan tatapan penuh curiga.


"Hahahahaha, maafkan saya tuan, itu adalah benda benda terkutuk dari reruntuhan kuno yang didapatkan oleh para pendekar yang berhasil keluar karena mereka tidak mau terlalu jauh masuk kedalam reruntuhan kuno tersebut." Ujar pelayan tersebut kepada Bai Cuan.


"Apa kau bilang, benda terkutuk, bagaimana dia bisa dibilang benda terkutuk?" Ujar Bai Cuan yang semakin penasaran.


"Iya Tuan, pemilik sebelumnya sampai tidsk punya Qi dan tidak pernah bisa berkultivasi, sejak menggunakanya, oleh sebab itu dia jual dan kami menerimanya, jika tuan berkehendak, tuan bisa membawanya dengan 2 koin emas." Ujar penjaga tersebut.


Bai Cuan pun melihat kearah Chen Yi, dan Chen Yi pun setuju dan memberi 1 kantung keping emas.


Kemudian pelayan tersebut memberikan gelang bermotif naga melingkar yang menggigit ekornya sendiri.


Bai Cuan pun melihat barang barang yang lain, pandanganya tertuju pada sebuah belati yang usang. "Tidak salah lagi. itu adalah belati jiwa, rupanya banyak yang tidak mengerti barang sebagus ini hanya sebagai rongsokan biasa." Bathin Bai Cuan, dan akhirnya juga membeli belati tersebut buat Chen Yi.


+++++++


Sementara Nana dengan cadar putihnya tampak anggun sedang memandang sebuah pedang yang berwarna biru.


Chen Yi yang melihatnya pun berkata. "Pedang Biru, pedang tersebut sepertinya cocok denganmu."


Ketika Chen Yi bertanya pada pelayan yang lain, mereka berkata, pedang tersebut akan ikut lelang, jika berkenan maka silahkan ikut lelang yang akan diadakan sebentar lagi, dan untuk.ikut lelang kau harus membayar minimal 100 keping emas." ujar Pelayan tersebut.


Setelah membayar 100 keping uang emas, Chen Yi pun membeli beberapa bahan untuk membuat Pil Jindan,.sebuah pil yang hanya di buat oleh seorang master alkemis dengan bahan bahan yang sangat langkah, akan tetapi dengan kelopak dan embun dari bunga mawar nirwana beberapa bahan bisa tergantikan, bahkan kualitasnya jauh diatas bahan bahan aslinya.


"Tuan ini adalah plakat masuk kedalam balai lelang kami, karena tuan telah berbelanja lebih dari 1000 koin emas, Maka kami berikan plakat VIP ini, nantinya tuan akan mendapatkan pelayanan yang lebih privacy dan juga diskon 10% dalam setiap transaksinya." Pelayan tersebut memberikat plakat tersebut dan mempersilahkan Chen Yi dan kedua pengikutnya masuk kedalam balai pelelangan.


"Tuan, kabin tuan no. 05, silahkan tuan, saya akan mengantarkan tuan kesana." Ujar Pelayan tersebut dan diikuti oleh Chen Yi, Nana dan Bai Cuan.

__ADS_1


Ketika sudah berada didalam kabin mereka bertiga duduk dikursi yang telah disediakan, mereka bisa melihat para peserta umum (bukan didalam kabin).


"Tuan, ini gelang dan belatinya." Bai Cuan menyerahkan kedua benda yang telah dibelinya, akan tetapi Chen Yi hanya mengambil gelang tersebut dan memberikan belatinya kepada Bai Cuan.


"Simpan belati ini, aku tahu kau menginginkanya, tapi apa hebatnya belati ini, bahkan diriku sendiri tidak bisa merasakan keistimewaan apapun dari belati ini." Ujar Chen Yi sambil memberikan belati dan men gambil gelangnya.


Mata ketiganya langsung tertuju kebawah saat seorang gadis cantik datang dan menyapa semuanya.


"Selamat datang semuanya para pendekar dan juga para bangsawan yang hadil dipelelangan kami. Hari ini kami ada sepuluh macam Item yang akan kami lelang, dan peraturan pelelangan tetap sama, yaitu harga tertinggi yang akan menjadi pemenangnya."


"Yang pertama adalah sebuah teknik pedang yang ditemukan oleh seorang pendekar daro reruntuhan kuno kota hitam."


Wanita tersebut membuka tiap lembarnya, ketika akan membalik lembar dihalaman tengah, seorang pendekar menjerit karena matanya langsung berdarah.


Para pemjaga langsung menyeretnya dan membuangnya ditepi jalan, ada satu peraturan tersembunyi dari sebuah pelelangan yaitu tidak boleh menggunakan sebuah teknik untuk mencuri jurus dari kitab yang akan dibeli.


Dan salah satu bentuk hukumanya yaitu matanya akan dibuat buta seperti lelaki yang menjerit tadi, matanya berdarah karena ketahuan mencuri teknik dari kitab yang akan dilelang.


"Baiklah, saya ingatkan jangan mencoba coba untuk mencuri apapun dari pelelangan ini, dan barang yang kami jual adalah barang yang menurut kami berharga."


"Kami buka. dengan 150 koin emas, dan minimal 50 koin untuk kenaikanya,"


200... Teriak salah satu peserta umum


300...koin emas


400..koin emas


550..koin emas, terdengar lagi suara dari kabin 03.


Beberapa saat kemudian.


550..tidak ada yang berani lagi? kalo tidak ada teknik tinju raungan harimau terjual.


Setelah sampai dengan barang yang ketujuh tidak ada satupun barang yang menarik perhatian dari Chen Yi. sampai pada saar gilian barang ke 8 yaitu sebuah batu bulat menyerupai telur.


"Tuan sepertinya tuan harus mendapatkan telur tersebut, karena cekungan bagian dari telur tersebut seperti gelang naga yang tuan miliki sekarang.


Chen Yi terus memperhatikan cekungan tersebut dan memang benar sangat mirip dengan gelang naga yang melingkar dan menggigit.

__ADS_1


"Tuan tuan semua, telur ini adalah telur sang naga, telur ini juga berasal daro reruntuhan kuno, kami bukan penawaran awap.adalah 100 keping emas."


Semua terdiam, tiba tiba ada suara yang menawar telur seharga 300 juta.


"Tuan, tuan harus dapatkan telur itu segera." ujar Bai Cuan


400...


450..


500..ujar Chen Yi.


orang yang berada di kabin lainya pun terkaget, "Hanya untuk batu biasa tapi kenapa mau mengeluarkaan uang segitu? "semunya bergumam saat Chen Yi memutusakan untuk membeli telur yang dikira hanya batu biasa.


"Karena tidak ada lagi yang mau.membeli lebih tinggi dari harga 500 kepin uang emas, maka saya nyatakan telur naga ini terjual."


Dan yang barang yang kesembilan adalah sebuah Pil pembersih Yin Yang dengan harga mulai 500 keping emas.


Chen Yi pun terkejut, ternyata Pil Buatanya yang dulu dibuat saat dia berada di perguruan pertapa sakti, harga yang ditawarkan disini jauh lebih tinggi dari pada saat disana.


Dan Pil pembersih Yin Yang pun terjual seharga 1500 keping uang emas.


"Tuan tuan semua, dan barang terakhir untuk dilelang adalah sebuah pedang yang kami beri nama pedang biru."


Kemudian empat orang dari asosiasi bulN perak menganggkat sebuah pesang yang cukup langsung akan tetapi keempat pengawal tersebut sepertinya mengangkat beban yang teramat berat sekali.


"Tuan tuan inilah pedang biru, pedang ini bisa dialir8 oleh elemen apapun, sehingga cocok digunakan oleh pengguna elemen apapun."


"Kami membuka dengan harga 700 keping emas."


++++


Setelah beberapa saat tidak ada satupun yang melakukan penawaran, mereka berfikir bagaimana menggunakanya dengan bobot pedang yang sangat berat tersebut.


"800 keping emas." Chen Yi pun langsung melakukan penawaran dan tidak ada satupun yang mau melakukan penawaran.


"Baik karena tidak ada lagi penawaran, pedang Biru terjual"


Setelah beberapa saat pintu kabin Chen Yi terbuka, dia melihat empat penjaga tersebut dan penjaga yang lainya, untuk menyerahkan barang barang lelang yang dimenangkan Chen Yi.

__ADS_1


Setelah membayar semuanya, Nana langsung mengambil pedang yang di letakan dilantai.


Para pengawal yang baru saja akan meninggalkan ruang kabin Chen Yi terkejut karena melihat dengan mudahnya Nana mengangkat pedang tersebut


__ADS_2