
Yin He menjerit menahan rasa sakit akibat jilatan lidah api dari dasar danau.
Api tidak langsung mengenai kulit Yin He, akan tetapi panas api menjalari air yang menyentuh kulitnya.
"Elemen Api tapi dalam air? dua elemen yang saling bertentangan akan tetapi bisa disatukan memjadi satu senjata." Bathin Yin He.
Kalau pedang phoenix bukanlah inti langsung dari api dan air, akan tetapi lebih ke energi dingin dan panas.
Tapi ini adalah elemen langsungnya tapi bisa bersatu dalam kebersamaan.
Yin He terus berfikir mengenai hal tersebut, sampai dengan akhirnya diambilah suatu kesimpulan.
"Bahwa ada satu kekuatan dari gabungan dari beberapa inti elemen, yang perlu aku pelajari adalah mengerti.dan menyadari fungsi dari fitrah elemen itu di ciptakan.
Yin He menemukan pencerahan baru, diangkat salah satu kakinya membuat sebuah segitiga.
Energi di tubuh Yin He membuat pusaran yang lama lama pusaran makin kencang, dan membuat panas dari lidah api dar dasar danau dapat dihalanginya.
Yin He mengikuti pusaran air yang semakin cepat, dan dengan cepat tubuhnya keluar dari dalam danau.
"Akhirnya kau paham sekarang Yin He."
"Baiklah, sekarang akan aku ajarkan elemen tanah dan angin, intinya menyatulah dengan energi yang di sekitarmu" ujar Roh penjaga empat elemen.
Yin He mengangguk, dia mengerti yang maksud oleh roh penjaga empat elemen tersebut.
Dia mulai membuka seluruh gerbang cakranya..membiarkan seluruh energi alam masuk ke seluruh tubuhnya.
__ADS_1
Perlahan lahan tubuh Yin He melayang, dia merasakan getaran pada seluruh titik nadi dan 7 gerbang cakranya.
Roh penjaga empatbelemen pun terbang, dan seketika itu juga akar akar pohon raksasa menjulur dan meliuk liuk seperti seeokor ular dan menyerang Yin He.
Dengan cepat Yin He menangkis setiap serangan dari akar pohon tersebut, tapi setiap
Yin He menangkis maka serangan akan semakin bertambah kekuatanya, dan semakin banyak akar yang menyerangnya.
Yin He terkejut, melihat segerombolan lebah dengan ukuran kepalan tangan orang dewasa bersiap menyerangnya.
"Tidak mungkin, bagaimana aku harus menahan mereka?" bathin Yin He.
Lebah lebah itu menyerang Yin He, kosentrasi Yin He terbagi dengan banyaknya lebah dan juga akar pohon yang menyerangnya.
Jleb..Jleb..!
beberapa ekor lebah berhasil menyengat Yin He, untung Yin He sudah kebal racun efek saat berlatih du lembah terlarang.
"Sialan ini bukan berlatih tapi ini bertarung." Yin He mengepalkan tanganya ke arah roh penjaga empat elemen, tapi tanganya sudah ditahan sulur akar beracun.
Yin He mundur kebelakang karena panas racun membuat kulit tanganya melepuh.
"Menyatu dengan elemen, maksudnya aku harus menjadi mereka?
"Aku mengerti sekarang," teriak Yin He.
Yin He turun dan menjejakan kakinya beberapa kali ke tanah..dan berputar kemudian mengangkat tanganya.
__ADS_1
Akar akar yang menyerangnya tiba tiba berhenti karena adanya akar lain yang membelitnya dan menghentikan seranganya ke Yin He.
Yin He juga mengendalikan dari ratu lebah tersebut sehingga lebah lebah itu menjauh darinya.
Kemudia Yin He melesat ke atas, "teknik penggabungan"
Tubuh Yin He yang bertransformasi menggeluarkan sayap api biru yang besar dipunggungnya dan seluruh tubuhnya sekarang dilapisi oleh sisik sisik intan.
Dan dikedua kakinya terdapat mirip roda angin yang berputar terus untuk menjaga agar ditetap bisa terbang
Dan dikedua tanganya dilapisi hawa dingin dan panas, sehinga menimbulkan percikan percikan petir.
Yin He, sekarang kau bisa bertransformasi tanpa harus ada aku. saatnya kamu harus mencabut pedang langit yang ada disebelah selatan kaldera ini, tepatnya di tengah tengah daratan Song.
"Aku akan kembali ke tubuhmu sampai dengan Pedang langit kau temukan."
Roh Penjaga Empat Elemen masuk kedalam ruang jiwa Yin He.
"Yin He, karena aku akan bersamamu maka segel kaldera akan terbuka, hal ini akan memicu ketidakseimbangan alam semesta."
"Aku tau kau punya permata Bintang, lemparkan permata itu ke danau merah, agar kekuatam segel.tersebut tetap ada " bisik roh penjaga kepada Yin He.
Yin He segera mengeluarkan permata bintang dan melemparkanya ke dalam danau merah.
Yin He melesat dengan sayapnya keluar dari kaldera tersebut, dan terbang menuju markas prajurit Tang.
"Bukankan itu para pengacau dari gerbang kematian?
__ADS_1
Yin He terbang rendah saat dirinya melihat adanya beberapa orang yang melintas cepat ke arah markas prajurit Tang.
Tunggu..!