
Yin He terkagum kagum dengan apa yang dilihatnya, dari ginseng ajaib, jamur api, gangang merah, kaktus jiwa es dan masih banyak yang lain.
Singa Emas pun tak kalah senangnya, dia langsung melesat kedalam hutan yang pohonya sangat besar 10 kali lipat dari pada di lembah terlarang dan 20 kali lipat dari pohon biasa.
Yin He mengumpulkan dan membuat banyak pil dari sumber daya yang dia temukan di kaldera tersebut.
Keindahan kaldera tersebut seakan akan membius Yin He, yang tanpa sadar ada mata yang sedari tadi mengintainya.
Tiba tiba Yin He merasakan sesuatu yang sangat janggal, angin yang dari tadi berhembus sepoi sepoi berubah menjadi sebuah pusaran badai yang sangat kencang berputar mendekati Yin He.
"Dari mana asalnya badai ini, kenapa datangnya tiba tiba?"
Yin He berusaha menghindar akan tetapi pusaran badai tersebut seperti bernyawa, terus mengikuti kemanapun Yin He menghindar.
"Ini bukan badai biasa, pasti ada seseorang dibalik ini semua."
Yin He memutar tanganya dan mencoba mengendalikan badai tersebut, akan tetapi hasilnya nihil.
pusaran angin tersebut semakin kuat dan menghancurkan pohon pohon yang dilaluinya.
"Tidak ada cara lain" bathin Yin He.
__ADS_1
"Teknik Pemindah Dimensi"
Yin He membuka sebuah dimensi lain, akan tetapi tiba tiba sebuah petir menyambar masuk ke dalam dimensi yang diciptakan Yin He.
Dan seketika itu juga, ruang dimensi yang diciptkan Yin He hancur dan langsung tertutup.
"Sial ! Aku tak pernah melihat ini sebelumnya, ruang dimensiku hancur oleh sebuah petir."
Belum juga reda rasa kagetnya, Yin He kembali dikagetkan dengan sesosok bayangan yang melesat keluar dari pusaran angir tersebut.
Yin He terkejut melihat makhluk didepanya, dia berwujud makhluk yang mempunyai kepala burung seperti phoenik dan ada tanduk di atas kepalanya, badan menyerupai singa dengan sisik naga berwarna kekemasan, kedua sayapnya berupa api dan ke empat kakinya masing masing menggengam bola bola es.
Zhuanglong dan Zhuangfeng pun keluar dari ruang jiwa dan melesat ke arah makhluk tersebut.
dan disusul oleh cahaya biru jiwa dari phoneix biru pun masuk ke arah makhluk tersebut.
Dari arah hutan Yin He melihat Singa Emas mengaum dan berlari cepat dan melesat ke arah makhluk tersebut.
Yin He pun semakin terkejut, takkala sosok naga hitan keluar dari tubuhnya pun bersatu dimahluk tersebut.
"Ada apa ini sebenarnya?" gumam Yin He, tubuhnya mematung menahan sebuah aura yang sangat dahsyat terpancar dari makhluk didepanya.
__ADS_1
Yang tertinggal di dalam tubuh Yin He ada pedang phoenix yang sekarang memancarkan aura yang sangat kuat, bahkan tubuh Yin He bergetar hebat saat aura tersebut memancar keluar dari tubuhnya.
"Apakah Pedang Phoenix ini juga akan ikut masuk kedalam tubuh makhluk tersebut"
Dan secepat kilat, pedang phoenix keluar dari tubuh Yin He dan masuk kedalam tubuh makhluk tersebut.
Tubuh Yin He jatuh terkulai, seakan tidak ada lagi tenaga yang tersisa di tubuhnya.
Makhluk didepanya kini mulai menampakan wujud aslinya, bukan lagi transparan.
"Yin He." suara yang datang dari makhluk tersebut.
"Siapa kau?"
"Aku adalah Roh Penjaga Empat Elemen, jiwaku terbagi bagi dibeberapa tempat, dan hanya engkau sebagai anak yang mempunyai takdir langit yang bisa menyatukan ku."
"Aku akan membimbingmu menguasai seluruh Elemen dan Teknik didalamnya Yin He, agar nantinya kamu bisa mencabut pedang langit yang saat ini tertancap"
"Pedang Langit? dan mengapa harus aku? apa hubunganya dengan ku?
"Karena hanya manusia dengan kemampuan pengendalian empat elemen yang mampu mencabutnya.
__ADS_1