LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Pertandingan Kedua


__ADS_3

Setelah giliran Beng Ong, kini giliran dari keluarga Xue, dan yang bertarung saat ini adalah Xue Hua.


Tapi yang membuat Chen Yi terkejut adalah Tong Feng, lelaki tersebut adalah sosok lelaki yang kuat dan sadis tersebut.


Tong Feng sebenarnya adalah pemuda yang sangat tampan, tapi sangat misterius, akan tetapi ada yang berubah saat dia berhadapan dengan Xue Hua.


Xue Hua langsung memasang kuda kuda dan langsung menyerang Feng Tong dengan pedangnya.


Jurus pedang Xia hua, bukanlah jurus pedang biasa, walau terlihat rapuh akan tetapi itulah sebuah pengecoh bagi musuh musuhnya.


Akan tetapi hal tersebut tidak berlaku terhadap Feng Tong, sambil tersenyum manis kepada Xue Hua "Kau tidak akan bisa mengalahkanku, aku tidak akan melukaimu, karema kau adalah wanita yang kucintai."


Kata kata yang terlontar dari bibir lelaki tampan dihadapannya membuat hati Xue Hua bergetar, sedangkan seseorang yang selama ini dia harapkan tidak pernah berkata seperti itu terhadapnya.


Feng Tong tidak menyia nyiakan sesuatu yang selama ini diharapkanya, dia menangkap tubuh Xue Hua yang terjatuh karena tidak kosentrasi.


Akan tetapi tubunya di tangkap oleh Feng Tong dan jatuh dalam pelukan lelaki tersebut.


Dan yang paling membuat jengkel adalah, saat menangkap dan memeluk tubuh Xue Hua, mata Feng Tong terlihat menatap sinis kearah Chen Yi dengan rasa penuh kemenangan.


Xue Hua yang menyadari kalau Chen Yi melihatnya dipelukan Feng Tong segera menepis tangan Feng Tong yang memeluknya.


Dan dengan cepat Xue Hua mengarahkan serangan pedangnya keaarag Feng Tong, akan tetapi lagi lagi serangan dari Xue Hua ditepiskan begitu saja oleh Feng Tong.


Kini dengan kekuatan penuh Feng Tong menyerang Xue Hua, "Karena kau adalah gadis yang aku suka, aku tidak.akan membuat tubuhmu terluka, dan aku harap kali ini kau mengerti karena ini adalah pertandingan." Ujar Feng Tong dan sekali tepis dari kekuatan FenF Tong Xue Hua langsung terlempar dari arena, tubunya beruntung karena dia bisa menguasai diri dan dan bisa berdiri dengan tegak dibawah arena.


Setelah Xue Hua dan Tong Feng, kini giliran dari Kha Chung dengan Shin Long, seorang pfia misterius yang tidak pernah bersosialisasi sama sekali.


Shin Long memiliki tatapan yang sangat tajam, membuat Kha Cung langsung gemetar.


Bukan hanya menangkap aura pembunuh daru pemuda ini, akan tetapi saking misteriusnya, Kha Chung sampai tidak mampu untuk membaca pikiran dari Shin Long.


Kha Chung langsung melancarkan beberapa serangan kepada Shin Long, alih alih menghindar dengan serangan secepat yang dilancarkan oleh Kha Chung, Shin Long malah langsung menangkap pergelangan tangan Kha Chung.


Kha Chung sungguh sangat tersentak dengan apa yang dilihatnya, ternyata Shin Long dapat dengan mudah meraih lenganya dan mengunci gerakan dari Kha Chung.


Semua penonton terdiam, karena serangan yang dilancarkan Kha Chung pada Shin Long bukanlah serangan biasa.


"Bagaimana mungkin, dia bisa menangkap lenganku?" Bathin Kha Chung.


Shin Long hanya terdiam, akan tetapi tiba tiba mata Kha Chung melotot, karena ada esensi tenaga yang besar keluar dari tubuhnya.

__ADS_1


"Aku akan menyerap seluruh kemampuanmu, seahkan semuanya padaku." Kha Chung tersentak saat dia berhasil membaca fikiran Shin Long.


Belum sempat energi tersebut tersedot keluar , Kha Chung mengerahkan kemampuanya untuk bisa mengalihkan keinginan Shin Long dengan kekuatan Fikiranya.


Hal tersebut menghentikan gerakan tubuh dari Shin Long untuk beberapa detik.


Dan Kha Chung pun dengan cepat melepaskan dirinya dari cengkraman Shin Long.


Shin Long terkejut dengan hal yang terjadi, Kha Chung bisa melepaskan diri dari cengkramanya.


Kini Kha Chung benar benar berhati hati dengan Shin Long yang ada di hadapanya.


Tatapan mata Shin Long berubah tajam, dia menyeringai tidak senang dengan apa yang terjadi.


Dengan cepat Kha Chung menggunakan jurus tapak yang dia pelajari dengan Chen Yi dan juga Beng Ong.


Dan kali ini dia bisa mengikuti ritme permainan dari Shin Long, terlebih saat Shin Long sudah terbakar emosi, maka dengan mudah bagi Kha Chung untuk membaca fikiranya.


Sehingga pada beberapa kesempatan saat Shin Long lengah, maka dengan mudah Kha Chung mendaratkan pukulanya mengenai dada dari Shin Long.


Shin Long pun berguling dan kemudian mendesis, dibalik punggungnya keluar seekor ular berwarna keeamasan dengan Jengger merah dikelapanya.


"Ular Jengger merah ! dilihat dari warnanya dia masih remaja, sedangkan yang ditelan oleh ular kobra punyaku adalah udah yanh tertinggi dijenisnyaa."Ujar Bathin Kha Chung,


Agar tidak Kha Chung segera meminta keluar ular kobra tersebut.


Kedua ular tersebut lansung bertarung saling mematuk dan juga mengeluarkan serangan yang mematikan, dan selubung kemerahan adalah aura kedua ular sedang bertarung.


Karena ular cobra milik Kha Chung memang kuat sehingga dalam beberapa serangan ular milik Shin Long langsung terkapar, melihat ularnya terkapar Shin Long terkejut dan menywrang ulang kobra milik Kha Chung.


Melihat Shin Long menyerang sang Ular, tidak ada oilihan bagi Kha Chung selain menyuruh sang ular untuk bertahan dan menyerang balik.


Shin Long terkejut, tiba tiba ular milik Kha Chubg berubah menjadi ukuran yang sangay besar sekali, dan dengusannya menyemburkan asap merah yang amat beracun.


Dengan cepat ulat milik Kha Chung langsung melilit Shin Long, tapi betapa terkejutnya Kha Chung saat mengetahui mengapa Shin Long membiarkan dirinya dililit oleh ular miliknya.


Shin Long membiarkan tubuhnya dililit agar dia dengab mudah menyerap kemampuan dan kekuatan dari ular Kha Cung.


Dengan cepat Kha Chung meminta ularnya memilit dengan ekornya dan langsungmelemparkanya.


Saat sang ular melempar tubuh Shin Long, dengan cepat Kha Cung segera menendang dengancepat tubuh Shin Long.

__ADS_1


Shin Long hanya bisa pasrah dan menerima tubuhnya terlempar keluar dari arena dan jatuh tersungkur di kerumunan penonton.


Akhirnya Kha Chung masuk dalam 10 besar dan bisa berlanjut kepertarungan selanjutna.


Sekarang yang tersisa adalah tinggal beberapa orang lagi termasuk Xue Huang yaitu sepepu dari Xue Hua, dia dengan sangat cekatan dapat memenangkan pertarunganya sehingga dia juga sekarang masuk kedalam 10 besar orang yang akan menjadi murid inti.


Tapi mereka masih ada pertarungan yang selanjutnya yaitu pertrungan penentu siapa yang akan menjadi pemenang dalam pertandingan antar murid pertapa sakti kali ini.


Setelah mendapatkan 10 orang yang sudah pasti masuk kedalam murid inti, tahun ini Kakek Sion mengumumkan dengan bangga bahwa ketiga murid dari pengguna Roh Bintang masuk kedalam murid inti.


Hal ini membuktikan bahwa pengguna dari roh bintang bukanlah sampah.


Hal tersebut disambut gembira oleh Chen Yi, Kha Chubg dan Beng Ong. ketiga bersoak gembira atas pencapaian mereka.


"Kalian semua silahkan bersiap siap, yang mempunyai hewan spirit bisa digunakan." Ujar Kakek Sion.


"Maha Guru, apakah pertarungan langsung dilanjutkan sekarang." Tanya Beng Ong dengan wajah yang lugu.


Kakek Sion hanya tersenyum terkekeh mendengar pertanyaan dari Beng Ong, "Kalian masih punya waktu 3 hari untuk memulihkan tenaga kalian."


"Dan sebagai hadian buat kalian, kalian e


mendapatkan pil penguat otot secara gratis"


Chen Yi yang mendengar kata pil penguat otot segera membuka pil tersebut, secara kualitas sangat jauh dengan buatan Che Yi.


Hampir saja, Kha Chung dan Beng Ong protes karena kualitas pil yang diberikan sangat jauh dibawah pil buatan dari Chen Yi.


Akhirnya mereka semuanya membubarkan diri dan berlatih untuk menjadi yang tebaik.


Semua guru besar berkumpul untuk membahas terkait dengan adanya sebuah kekuatan yang berbeda yang muncul disela


sela pertarungan.


"Mahaguru, maafkan saya, akan tetapi kekuatan tersebut muncul saat ketiga murid Roh Bintang sedang bertarung, ada sebuah kekuatan yang asing sepertinya memancara atau bagaimana."


Kakek Sion hanya manggut manggut sambil menerawang jauh, dia memang merasakan


adanya kekuatan yang aneh.


"Untuk hal ini, biarkan aku dan tetua Xiao yang menyelidikinya, mohon para guru besar untuk membantu mengecek perisai yang sudah kita lama tidak melakukan pemeriksaan."

__ADS_1


"Yang aku takutkan adalah adanya orang orang yang ingim betbuat onar."


"Setelah mendengar kita berhasil mendapatkan bunga tujuh bintang, hal ini pasti akan membuat mereka ingin mengusainya."


__ADS_2