
Selesai dengan pemberian pencerahan langkah pedang, pembukaan cakra dan juga pencerahan terkait hawa murni sekarang semuanya teleah berkumpul. “ semuanya sudah mengerti langkah pedanh, hawa murni dan juga pembukaan cakra, kalian pasti bertanya, kenapa Jingmi tidak aku kasih pelajaran ini, karena dia sudah paham dan mengerti, secara dia dapat pelajaran langsung dari kakek Huang.”
“Sekarang Giliran dari Kalden, aku ingin kau kerahkan semua kemampuanmu, agar yang lain bisa mengerti dan kita saling menganalisa dimana letak kekurangan masing masing.” Ujar Yin He.
Kalden segera berdiri dan menuju tanah yang agak lapanng dia mengambil tempat yang agak jauh karena tempat yang tadi digunakan telah hancur, sehingga dia mencari tanah yang mudah untuk dia bergerak, tak lama kemudian Kalden menghunuskan pedang petirnya, gemuruh langit langsung menghitam, angin berhembus sangat kencang dan tak lama petir petir menyambar dan pedang halilintar langsung memnacarkan sinar terangnya, hal ini membuat semuanya berdecak kagum atas pancaran sinar dan energi yang dihasilkan oleh pedang halilintar. “Tekan keluar seluruh tenagamu, aku ingin tau seberapa besa tenaga yang kau hasilkan oleh tenaga dalam dan hawa murnimu.” Ujar Yin He, dan kemudian Kalden langsung menekan hawa pedang halilintar miliknya, petir menyambar tubuh kalden, akan tetapi tubuh Kalden tetap berdiri tegak, dan malah menghisap tenaga dari petir petir tersebut.
Yin He segera memberikan serangan energinya kepada Kalden, dan Kalden terus bertahan dari gempuran Yin He. “Sekarang kombinasikan dengan spririt sembilan naga yang kau punyai.” Ujar Yin He.
Energi Kalden bertambah pesat, berkat pelatihan langkah pedang dan pembukaan cakra, sekarang dia bisa merasakan kekuatan yang sesungguhnya keluar dari dalam tubuhnya, dengan cepat Yin He juga menggempur kekuatan Kalden, dan menguji ketahanan dari kekuatan pukulan Yin He, dan semua terkejut karena Kalden paling lama dalam bertahan.
__ADS_1
“Ini semua karena tadi langsung dikombinasikan dengan spirit naga, jadi buat kalian, jangan menunggu kalian tenaga habis kalian gunakan kekuatan inti, karena saat kekuatan kalian berkurang, kalian menggunkan jurus pamungkas juga akan kurang energinya.” Ujar Yin He.
Kalden pun mengangguk mengerti dia membungkuk berterima kasih kepada Yin He atas pelatihan yang selama ini diberikan kepadanya, Yin He hanya tersenyum kepada Kalden dan memberi jempol dua kearahnya.
Sekarang giliran kau Jetsan, dengan cepat Jetsan pun mengambil tempat seperti Kalden, dan tanpa basa basi dia mengeluarkan pedang bintang, ketika pedang ini dikeluarkan maka bayangan ilusi yang menjadi efek pednag ini mengenai semuanya, akan tetapi dengan cepat Yin He menghalani energi dari pancaran pedang langit tersebut, dan dengan cepat Jetsan menekan keluar semua tenaga dalamnya, yang menjadi perbedaan adalah tenaga dalam yang dikeluarkan sangat tipis tapi mempunyai hawa yang merusak perlahan lahan, sehingga musuhnya tidak sadar sampai akhirnya dia merenggang nyawa.
Yin He segera menggempur dengan energinya dan benar saja, energi lusi yang dikeluarkan oleh pedang bintang langsung bertemu dan menghasilkan tabrakan energi yang sangat kuat, karena baru kali ini tubrukan terjadi, semua melihat kearah Jitsan, harusnya dia tidak boleh melawan, akan tetapi ini masih melawan. Akan tetapi Yin He memberi penjelasan, bahawa energi dari pedang bintang sama dengan api suci, spiritnya tidak mau tuan yanng dijaganya akan diserang lain.
Sekarang giliran dari Wei Yanzu, dengan tubuh esnya dia langsung membuat hawa dingin memenuhi kawasan bukit belakang rumah Kalden, dengan pedang rembulan di tangannya, dia langsung mengeluarkan hawa dingin yang sangat menusuk, dedaunan langsung membeku dan saat terkena terpaan angin, daun tersebut langsung hancur, hal ini membuat yang lain langsung mengalirkan tenaga dalamnya aagar tidak terkena haw dingin milik Wei Yanzu.
__ADS_1
Yin He memberi aba aba agar Wei Yanzu langsung menekan keluar seluruh tenaganya sampai batas maksimal puncak kekuatan yang dia punyai, Wei Hanzu juga mengeluarkan senjata pisau terbang yang diberikan oleh Yin He, pisau terbang ini jumlahnya ratusan, dan tersamarkan oleh salju salju yang menutupinya, karena dia tidak punya kendali atas besi, amak dia menggunakan es yang berada dilapisan dari pisau untuk tetap bisa mengendalikanya, dan dengan adanya pedang rembulan dan juga dengan kekuatan spirit sembilan naga yang berada dalam tubuhnya membuat Wei Yanzu lebih kuat dan dapat menahan pukulan energi Yin He dengan maksimal dan tidak mengecewakan.
Sekarang Yin He meminta dari Xiao Zhuang untuk mengeluarkan seluruh energinya, dan juga kekuatan spiritual yuanya. Dengan kekuatan spiritual dan juga pedang singa emas, membuat Xiao Zhuang menjadi salah satu jenius yang paling dekat dengan Yin He, kekuatanya memang tidak hanya dari spirit saja, akan tetapi spirtual tingkat Yuan juga telah pelajari , Yin He meminta dia memnekan keluar seleuruh tenaganya membuat semua yang ada disitu berdecak kagum, karena kemampuan spiritualnya yang diatas rata rata ditambah dengan pednag singa emas dan juga spirit sembilan naga membuat dia semakin kuat, setelah Yin He mencoba untuk memberikanya serangan yang bertubi tubi akan tetapi Xiao Zhuang dapat menahanya dengan sedikit lama, ditambah dengan kombinasi naga tersebut, membuat kekuatanya semakin kuat dan semakin pekat, tetapi pada satu titik, kembali Yin he dapat melumpuhkanya.
Kini giliran dari Xiao Yan yang menunjukan kekuatanya didepan semuanya, dengan cepat Xiao Yan langsung mengerahkan pukulan badainya dan juga kekuatan energi panas yang dikuasanyai, akan tetapi energi panasnya masih dibawah jauh Wei Hanzu, kerena energi panas dari Wei Hanzu sudah mencapai level tubuh dewa api, Yin He langsung menyerang dengan serangan yang mematikan dan terus menghajar kekuatan dari Xiao Yan, akan tetapi Xiao Yan tubuhnya yang bisa meniru jurus orang lain, tiba tiba bisa melakukan hal yang sama dengan Yin He, akan tetapi Yin He tidak kekuarangan akal untuk dapat melumpuhkanya, dengan beberapa kali serangan yang jurusnya tidak pernah dilihat oleh siapa pun bahkan oleh Jingmi.
Sekaran giliran dari Xiao Zhao dengan tubuh dewa racun dan pedang darahnya, Yin He langsung melambaikan tanganya, karena di merasakan hal yang dirasa tidak perlu lagi untuk dilakukan pengecekan , Yin He langsung berpamitan kepada semuanya untuk segera melatih sesuaatu yang harus dilakukkan dikamar dan sendirian, sikap Yin He berubah karena dia mengetahui masalah dari masa yang lalu dan yang akan data, hal inilah yang membuat Yin He ,sering menyediri untuk bersemei, Han Bing mendekatinya dan mencoba bertanya kepada Yin He sebenarnya apa yang terjadi, akan tetapi Yin He hanya menarik nafas dalam dalam, dia memberi kode ngantuk.” Maaf ya [aman besok kita kesini lagi ya.
__ADS_1