LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
WISMA GIOK Bag.2


__ADS_3

Yin He yang menjadi pusat perhatian bagi kaum hawa menunduk malu, karena pandangan para gadis gadis kearah wajah Yin He.


Han Bing yang mengerti situasi ini, merangkul pundak Yin He, "itu tandanya kamu tampan, angkat lah wajahmu dan tersenyumlah"


Yin He mengangguk dan mengangkat wajahnya kemudian tersenyum.


Keadaan semakin tak terkendali..senyuman Yin He benar benar membuat gadis lupa daratan.


Banyak diantara mereka yang menjerit dan melompat kegirangan. berlari lari sambil mengejar Yin He dan Han Bing yang sedang diatas Singa Emas.


Singa Emas yang kaget dan berbalik arah.


Aauurrmmmgghhh...!!!, auman Singa Emas menghentikan kondisi..tapi itu hanya sejenak.gadis gadis yang sedang dalam masa puber pun kembali tersadar dan meneriaki Yin He dengan "Pemuda Tampan"


segera Yin He memutar arah Singa Emas ke arah semula dan menyuruh singa emas untuk lari.


"hahahahhaha..aku tak mengira kau akan jadi idola baru disini Yin He " Han Bing tertawa ke arah Yin He sambil jempolnya di arahkan ke depan Yin He.


"Berarti saya boleh tinggal disini untuk sementara waktu paman?" tanya Yin He dengan tatapan penuh harap.


Kita lihat nanti ya..setelah aku bertemu dengan Tetua Lembah Wisma Giok.


setelah beberapa saat..Yin He dan Han Bing telah sampai di depan sebuah wisma yang lumayan besar. "ayo Yin He kita sudah sampe" Yin He yang sedari kecil belum pernah merasakan kehangatan sebuah rumah tertegun..air matanya mengalir.

__ADS_1


walaupun Yin He punya pemikiran orang dewasa, sejatinya dia masih anak anak, yang membutuhkan belaian dan kasih sayang orang tuanya.


"inikah rumah? sedari dulu aku hanya bisa membayangkanya.


"He'er..ayo masuk." Han Bing bisa merasakan apa yang sekarang dirasakan Yin He.


Yin He masuk ke Wisma Giok. ada perasaan campur aduk yang dia rasakan.


"He'er, ini kamarmu, kamu boleh melakukan apa aja dirumah ini..asal kamu tidak merobohkanya saja, heheheeh" Han Bing memberikan lelucon kepada Yin He agar suasana hati Yin He tidak canggung lagi.


"kamu mandi dan istirahatlah..nanti malam kita makan bersama. aku akan ke Wisma Utama kediaman tetua Wisma Giok untuk membicarakan apakah kamu boleh tinggal sementara atau bagaimana"


"Baiklah paman, semoga tetua memperbolehkan saya tinggal sementara disini" Yin He membungkuk tanda hormat, kemudian masuk kedalam kamarnya.


"Hey kalian, kenapa disini,? " tanya Han Bing kepada para gadis didepan rumahnya.


"Paman..pemuda tadi siapa paman? apakah dia murid baru? tanya seorang gadis cantik berkuncir dua.


"namanya Yin He, dia adalah tamuku"


"Oh Yin He." jawab para gadis serempak.


sekarang cepatlah kalian pulang, tidak baik anak gadis menunggu didepan rumah seorang pemuda.

__ADS_1


Han Bing tersenyum sendiri..baru kali ini dia melihat seorang pemuda yang membuat gadis gadis di wisma giok seperti ini.


Han Bing melangkah menuju Wisma di ujung jalan.. Wisma paling besar dan megah.


dua pendekar yang menjaga di gerbang memberi salam pada Han Bing.


"aku mau bertemu dengan tetua, apakah tetua ada"? silahkan masuk senior Bing, tetua ada didalam.


Han Bing segera masuk..didalam.tetua Tuoli sedang duduk.


Salam Tetua, Han Bing membungkuk hormat kepada Tuoli.


"ada apa Bing?, kayaknya ada yang perlu kamu sampaikan ?"


Han Bing menceritakan perjalanannya dari misinya mencari permata bunga api, sampai dia bertemu dengan Jian Li dan juga Yin He, tak lupa pertarungannya dengan Yan Shu serta perubahan sikap Yin He saat bertarung dengan Yan Shu dan juga hampir membunuhnya.


Tetua Tuoli yang mendengar hal tersebut sangat terkejut..ada seorang pemuda dengan umur 6 tahun tapi mempunyai kemampuan yang luar biasa.


Tetua, jika di ijinkan..biarkan Yin He tinggal beberapa saat di wisma saya, dia sudah tidak mempunyai orang Tua.


"Han Bing..aku serahkan keputusan kepadamyz kurasa kau yang lebih mengenalnya..tapi coba sekalian cari tau asal usul pemuda tersebut." ujar Tuoli


"Yin He berasal dari Lembah Angin tetua"

__ADS_1


"Apa ? Lembah angin ?" mungkinkah..?


__ADS_2