LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
SIAPA DIA Bag 2


__ADS_3

Jiwa Naga Zhuanglong dan Jiwa Singa Emas Zhuangfeng sangat terkejut mendengar suara yang yang muncul dalam ruang jiwa tersebut,


Sisi Iblis Jiwa Yin He muncul di hadapan Zhuangfeng dan Zhuanglong.


Yin He yang dalam kondisi bermeditasi pun terkejut melihat sisi dirinya.


Wajah dan suaranya sama persis, hanya dua buah tanduk tumbuh di kepalanya dan pada bola matanya berwarna merah darah.


Huaahaaahaha sisi iblis Yin He mengguncang ruang jiwa tubuh Yin He, Zhuanglong menyadari hal ini tidak bagus untuk kelangsungan Yin He.


"terima kasih ku kau telah membangkitkanku Yin He..berkat engkau aku bisa bangkit.


Sisi Iblis Yin He bangkit diakibatkan jiwa jiwa dan energi negatif yang terserap oleh Yin He.


Iblis Merah dan juga energi dari Jian Li terkumpul dan terserap oleh jiwa negatif


pada diri Yin He selain Jiwa naga juga mempunyai sisi iblis yang sudah disegel terlebih oleh kakeknya Xue Zhao.


sisi iblis inilah yang membuat amarah dari Yin He tidak terkendali, dan kenapa Elemen Darah yang muncul..itu dikarekan energi negatif Jian Li yang paling besar sehingga mampu membuka segel jiwa iblis.


Karena Jian Li adalah Elemen Air, dan maka Jiwa Iblis akan bisa mengendalikan dasar dan juga puncak tertinggi elemen yang membangkitnya. sehingga Elemen Darah sebagai elemen paling tertinggi dari pengendali air juga dapat dikuasainya.

__ADS_1


"Yin He..biarkan aku menyatu denganmu..kamu akan menjadi pendekar terkuat di bumi ini kik kik kik kik kik." jiwa iblish terkekeh..senyuman yang sangat mengerikan.


"Tidak aku tidak mau menyatu denganmu..kamu yang harus tunduk padaku..karena kau adalah aku"


Iblis jiwa hanya terkekeh.."mungkin dengan ini kau bisa mempertimbangka. penawaranku" Yin He tiba tiba Yi He melihat sebuah bayangan masa lalu dimana dia melihat semua pendekar menginginkan dirinnya, dia melihat kematian kakek dan ibunya..dan bagaimana perjuangan ayahnya sampai dia mengorbankan dirinya demi Yin He.


Yin He tergetar melihat semuanya.


"Yin He, kuatkan dirimu..jangan sampai dia mempengaruhi dirimu"


"banyak orang orang yang menyanyangimu..orang orang wisma giok, Han Bing..mereka menyanyangimu" zhuanglong meyakinkan Yin He agar tidak terpengaruh..


diwaktu yang bersamaan, liontin amarah phoenix tiba tiba berpendar, warna kemerahan yang dipancarkanya lebih kuat dari pada saat yang lalu,


"Liontin ini mengeluarkan sinarnya dengan sangat kuat, apakah lionting yang satunya ada dekat daerah sini."


Tuoli bergegas mengikuti pendaran dari liontin tersebut..saat dia mengarah selatan tepatnya belakang dekat bukit..pendaran cahaya liontin meredup. kemudian mencoba ke barat..makin meredup.


Tuoli mengarah ke daerah utara tepatnya hutan sebelum wisma giok..pendaran cahaya liontin semakin kuat.


sampai dengan dia melihat Han Bing yang sedang memperhatikan seseorang.

__ADS_1


"siapa yang di awasinya tersebut? dan kenapa cahaya ini semakin kuat dan mengarah ke pemuda itu?" Tuoli sengaja tidak mendekati Han Bing dan mencari posisi di arah belakang Yin He.


"Han Bing tidak boleh tahu masalah liontin ini, aku harus mencari tahu dan membuktikanya sendiri." kemudian Tuoli mengambil jarak dan tempat yang strategis..dan menekan energinya agar tak terdeksi.


sementar itu setelah Jiwa iblis memudar, Yin He menghela nafas panjang..dia baru melihat semuanya secara nyata tragedi 6 tahun yang lalu saat kelahiranya..


"apakah jiwa iblis bisa aku tundukan"? tanya Yin He kepada Zhuanglong dan Zhungfeng.


"Bisa..tapi menundukan jiwa iblis bukan dengan kekuatan, tapi dengan kemauan dan juga keyakinan, karena kau melawan dari bagian jiwa kau sendiri" ujar Zhuangfeng


"untuk saat ini, kamu tidak bisa melawanya dulu Yin He. kau harus banyak menyerap hawa murni agar bisa mengendalikan energi negatif tersebut."


"baiklah kalo begitu, aku juga sudah terlalu lama bermeditasi di ruang jiwa"


tak lama kemudian Yin He selesai..dan memanggil Singa Emas untuk kembali


"paman ayo pulang, ngapain paman di pohon kayak monyet saja..hehehehehe" Han Bing yang terkejut kalo Yin He mengetahui sedang mengamatinya.


Bhuk...Han Bing terjatuh dan menahan malu di depan Yin He.


"Paman menghawatirkan ku ya..terima kasih loh paman..aku bisa menjaga diri kok paman" Yin He tersenyum melihat Han Bing tidak bisa berkata kata lagi..

__ADS_1


__ADS_2