LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
TEKNIK TERLARANG


__ADS_3

Kabut pagi masih menyelimuti Penginapan Teratai..tapi para pelayan dan pekerja sudah melakukan aktifitasnya menyiapkan makan pagi dan juga membereskan sisa pertempuran semalam.


"Siapa sebenarnya anak itu? kekuatan cakranya tak terhingga, kalo aku bertarung denganya pun belum tentu menang"


Han Bin berdiri dan menghela nafas..di bukanya cendela kamarnya, pemandangan dipagi hari ini sangat berbeda, taman indah penginapan teratai hancur karena pertarungan semalam sekarang menyisakan puing yang berserakan.


Han Bing pun keluar berjalan menuju kamar Yin He..


"Tok..Tok.. anak muda..kau sudah bangun? Han Bing menunggu beberapa saat tapi tidak suara sahutan dari pemilik kamar.


"hemmb.. dimana Yin He..apakah dia sudah pergi duluan?


"Pagi Paman !.. paman sudah bangun rupanya.." sapa Yin He dari belakang Han Bing.


"Dari mana kau sepagi ini Yin He?.


"Hemmbb...dari latihan paman..ada yang harus saya latih..setelah semalam melawan Jian Li..saya menemukan sesuatu" Yin He tersenyum simpul..ada sesuatu yang ditutupi darinya.


"baiklah kalo begitu..ayo segera berkemas..setelah makan pagi kita berangkat"


"baiklah paman..saya akan mandi berkemas." jawab Yin He dan langsung masuk ke kamarnya.


Yin He merebahkan dirinya dikasur..lingkaran matanya menghitam tanda dia belum tidur dan kelelahan.


"akhirnya aku bisa menyerap teknis elemen es Jian Li.." Sial energi negatifnya banyak sekali...aku harus berulang ulang menetralisir dengan hawa murni."


"Yin He..jangan lupa melatih fisikmu untuk elemen Es..tanpa kau melatih fisikmu, semua percuma" ujar ZhuangLong


Tiba tiba Yin He merasakan getaran yang kuat di sekujur tubuhnya, tubuhnya terguncang hebat oleh kekuatan yang tiba tiba muncul

__ADS_1


Yin He bertanya kepada Zhuanglong diruang jiwa, tapi baik Zhuanglong maupun Zhuangfeng tidak mengetahui apa yang terjadi.


Keringat dingin membasahi sekujur tubuhnya, Yin He merasakan seakan darahnya mengejolak..hal itu dapat dilihat dengan mata telanjang..seluruh tubuh Yin He aliran darahnya seperti bergelombang.


Tok..tok... Yin He..apa kamu masih belum selesai ? Han Bing sudah berulang kali mengetok kamar Yin He tapi belum mendapat jawaban.


sebelum dia membuka pintu kamar Yin He dengan paksa..tiba tiba Yin He membuka pintu kamarnya sambil menguap.


"Huuaaooommmbbb..ma aa aff paman..saya ketiduran lagi hehehehe ,bmata Yin He seakan tidak bisa diajak kompromi.." ujar Yin He sambil mengucek kedua matanya.


"saya akan segera berkemas paman..maafkan saya.."


"Kalo kamu masih butuh istirahat, kita bisa berangkat besok pagi kok" Ujar Han Bing sambil memperhatikan kondisi Yin He didepanya.


"tidak usah paman..sekarang saja..saya akan segera berkemas paman tunggu dibawah saja..saya akan segera menyusul"


setelah beberapa saat Yin He pun turun untuk sarapan dan tak lupa memesan beberapa potong daging mentah segar untuk Singa Emasnya.


Di perjalanan Yin He tidak banyak bicara, karena masih diliputi rasa penasaran dengan apa yang terjadi pada dirinya.


"sebenarnya apa yang terjadi pada ku".? Yin He terkejut saat sebuah tangan menepuknya..


"Kamu ada apa Yin He?" tatap mata Han Bing keheranan melihatnya.." sepertinya kamu mempunyai beban fikiran, katakan padaku siapa tahu aku bisa memberikan solusi"


"a..aah..tidak ada apa apa paman.., oh ya paman kalo wisma giok berapa lama kalo kita tempuh dengan jalan kaki? sengaja Yin He bertanya demikian untuk mengalihkan perhatian.


"kalo jalan kaki..kita akan sampai perkiraan 5 hari..kalo menggunakan kuda sekitar 3 hari."


"Ada apa Yin He, apakah tujuanmu sudah dekat atau masih jauh" ?

__ADS_1


"emmb..saya masih belum tahu tujuan saya paman, tapi kata hati saya , saya harus pergi keselatan"


Yin He..hari sudah sangat siang..kita beristirahat dahulu..aku akan mencari buah buahan..kamu beristirahatlah disini.


Yin He duduk bersandar di bawah pohon hanh cukup teduh. yang di atasnya ada kawanan monyet bergelantungan ,


Yin He menatap monyet yang berada pada ujung pangkal ranting yang besar..dengan kemampuan elemen fauna Yin He paham apa yang mereka ributkan..


Tiba tiba monyet besar itu menjerit dan terjatuh. tubuhnya kaku dan tidak bisa digerakan, Yin He masih menatap monyet tersebut dan tiba tiba " cukup Yin He".. Yin He tersadar oleh suara Zhuanglong.


dan monyet besar yang jatuh tadi bisa mergerak kembali..


"Yin He..aku tau apa yang terjadi kepadamu..itu karena tubuhmu telah mengaktifkan elemen darah.. teknik terlarang yang sudah lama musnah"


"apa maksudmu Naga? elemen darah? Yin He masih kurang memahami apa yang dikatakan Zhuanglong.


"Teknik Elemen Darah adalah teknik terlarang yang telah musnah, teknik ini dapat mengendalikan aliran darah manusia atau binatang..tapi resiko teknik ini sangat lag besar yaitu sang pengendali akan kehilangan akal sehatnya".


Yin He mulai memahaminya, tapi kenapa.bisa teknik terlarang itu ada pada dirinya? atau Jian Li juga mengusai Teknik tersebut?


Yin He tersadar dari lamunanya..tak kala Han Bing melempar buah kearanya dengan cepat..


"terima kasih paman"


"sama sama Yin He"


"Paman kita naik Singa Emasku saja biar bisa cepet ke Wisma Giok.. gimana?


Segera mereka naik ke punggung Singa Emas dan melanjutkan perjalanan ke Wisma Giok.

__ADS_1


__ADS_2