
Sedangkan Xiao Yan menghadapi lelaki tua yang tinggal tulang, mereka sudah bertukar beberapa jurus akan terapi belum dapat mengetahui siapa yang lebih unggul, secara kekuatan, seharusnya Xiao Yan kalah jauh dengan lelaki tua ini , akan tetapi karena dia sudah menguasai jurus peniru, dan sudah sampai ditingkat atas, sehingga sangat mudah bagi Xiao Yan untuk meniru jurus dan mengetahui sisi mana dia bisa menangkis dan mengembalikan kepada lelaki yang di juluki kakek iblis Wang Ju Yang.
Xiao Yan mengamati segala pergerakan dan jurus dari kakek Wang, “Gerakan kakek ini tidak terlalu cepat akan tetapi kekuatanya jauh diatasku, akan kucoba melakukan gabungan dengan seribu langkah bayangan, aku akan padukan kecepatan dengan jurus ini, karena kalau dibaca, seharusnya jurus ini mengandalkan kecepatan sebagai
ini penyeranganyam kekuatan bonus, karena dari jurus yang terlihat akan megnhasilkan kekuatan atas gerakan yang dilakukan.
Dan benar saja Xiao Yan menggunakan kecepatan dan kekuatan yang dimilikinya dapat memukul dan juga menumbangkan jendral Wang Ju Yang sampai terkapar dengan luka menganga di bagian dadanya.
__ADS_1
Disisi lain Jendal Tian Su pun dapat membunuh jendral dengan tubuh jangkung dan gempal, dalam beberapa jurus sang jendral Tian Su mampu membunuh jendral tersebut, Jendral Tian Su dan Xiao Yan segera melesat untuk menghancurkan formasi para prajurit dan para sersan yang tersisa Selir Hua Xun.
Sedangkan pertarungan Yin He masih berimbang, setelah beberapa kali hanya bertahan, dan setelah pedang matahari sudah dapat Yin He kendalikan secara maksimal, hal ini berkat panas dari mustika matahari yang mampu menghancuran dan menetralisir api suci hitam dan putih, hal ini membuat pancaran energ dari pedang matahari langsung berubah, lidah yang awalnya hanya berwarnabiru kini berubah pekat menjadi hitam dengan garis putih dikebiruan. Hal ini semakin membuat selir Hua Xun semakin murka, dia memtik buat pedang dengan
energinya, kilatan pedang tersebut juga tidak kalah dengan pedang matahari yang dipegang oleh Yin He, dan dengan kekuatan penuh, Hua Xun langsung memaikan jurus pedangnya, kelincahan jurus pedang yang dimainkan oleh Hua Xun membuat kagum Yin He, harus diakui oleh Yin He, bahwa kecantikan selir Hua Xun sangatlah menggoda, benar benar gadis yang cantik yang penuh kharisma, akan tetapi terkadang berubah menjadi wanita dengan tatapan yang paling mengerikan.
terdesak terkena pukulan dan sabetan dari Hua Xun, sisik naga es tidak dapat menahan energi dan panas di pedang energi Hua Xun. Gerakannya sangat aneh, tidak ada di gerakan dasar langkah pedang, sehingga walau menggunakan jurus rembulan patah, Yin He masih belum bisa mengimbangi Hua Xun, dan kali ini dada Yin He harus terkena sabetan sampai dengan dagunya, hal ini membuat Yin He meringis menahan perih dan panasnya sabetan pedang tersebut.
__ADS_1
“Yin He, gunakan jurus dari kitab lagit, dan paksa dia untuk menggunakan jurus amukan matahari, nanti saat dia menggunakan jurus tersebut, dia akan mengeluarkan mustika matahari, saat mustika tersebut keluar, baca mantra pemanggil mustika matahari yang aku berikan kepadamu kemari.”Ujar Shi Ren kepada Yin He.
Sedangkan pertarungan Ha Bing dan Liu Xie masih unggul Han Bing, mambuat Liu Xie tidakada pilihan lainya kecuali menggunakan tubuh iblisnya, Han Bing terkejut saat dia melihat Liu Xie menyayat lengan dan
darahnya sampai darah segat tersebut semburan keberbagai arah, dan tiba tiba tubuhnya diselimuti sperti warna merah, gigi taring Liu Xie mulai terlihat memanjang, kukuknya juga memanjang, bebeapa tulang menonjol laksana cula yang muncul di kedua atas lenganya.
Han Bing melihat ini tidak tinggal dia, kini dia adalah pendekar raja , berkat jurus yang diajarkan oleh Yin He yaitu jurus pemanggil petir alam, dengan cepat Han Bing berkosenstrasi, dan segera awan bergulung diatas kepala Han Bing.
__ADS_1