LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Pembantaian Enam Iblis Elemen


__ADS_3

Chen Yi tersenyum sinis, saat dia tahu bahwa keenam saudara dari iblis darah datang kedunia peri, sejak empat pilar diaktifkan, dunia peri memang akan bisa diakses keberadaanya oleh para iblis, dewa ataupun para kultivator.


Akan tetapi hal ini akan dibayar mahal apabila mereka tidak mampu melewati ujian masuk dunia peri.


Dan juga jika mereka berbuat hal yang tidak menyenangkan, maka mati adalah bayaran yang akan didapatkan dari dunia peri.


Perlahan tapi pasti retakan diatas langit terlihat jelas dengan rona kemerahan, dan


Dhuarrr...!


Keenam sosok iblis dengan muka yang aneh karena mereka seperti campuran tubuh binatang dari berbagai Ras.


Para rakyat peri yang masih berkultivasi menyerap energi empat pilar tersebut, mereka tidak bisa berkosentrasi lagi dengan kehadiran enam iblis tersebut.


Akan tetapi jika mereka melepaskan kultivasi ditengah tengah maka kemungkinan meridian mereka akan hancur dan mereka tidak akan pernah menjadi seorang kultivator.


Saat para iblis mulai melangkah maju, tekanan energi mereka langsung membuat pohon dan rerumputan yang indah langsung layu dan mati.


"Energi ini adalah energi kultivator iblis, memang dahsyat, energi penghancur yang sangat kuat. Akan tuan mampu?" Bathin Nana


Seakan mengerti apa yang menjadi beban fikiran Nana, Chen Yi pub berdiri dan melakngkah maju, dia menjentikan jari telunjuknya dan sebuah cahaya putih tiba tiba langsung memanjang dan melesat kearah keenam iblis tersebut.


Sontak keenam iblis pun segera menghentikan langkah mereka dan mereka segera membuat pelindung.


"Elemen Cahaya." Nana dan Naraz pun terkejut, "Tuan, apakah tuan pengendali elemen cahaya?" Tanya Naraz kepada Chen Yi, tatapan matanya sangat dalam, seolah olah mencari jawaban atas apa yang dia lihat.


"Bukan hanya Elemen Cahaya, akan tetapi tuan juga seorang pengendali elemen Kegelapan." Jawaban Bay Cuan membuat Naraz terkejut.


"Tuanku, karena dunia peri merupakan asal muasal kedua elemen tersebut, maka sudah sepatutnya kristal Yin dan Yang aku serahkan kepada Tuan, aku harapa dengan ini elemen Cahaya dan Kegelapan tuan langsung berada di tahap puncak." Ujar Naraz dan langsung mengambil kristal biru di mahkotanya dan diberikan kepada Chen Yi.


Chen Yi nampak canggung, karena sebenarnya bukan untuk ini dia kedua peri, akan tetapi mungkin ini adalah jalan takdir yang harus dia pikul.


Setelah Kristal Yin dan Yang berada ditanganya, tiba tiba kristal tersebut langsung pecah dan butiran butiran kristal masuk kedalam tubuh Chen Yi.


Kepala Chen Yi bergetar hebat, dia seperti mengingat banyak hal terkait dengan dunia peri, dan juga yang membuat Chen Yi terkejut adalah tombak naga api miliknya pun bergetar dan keluar dari tubuhnya.


"Chang Mao, akhirnya aku bisa melihatmu lagi." Tombak naga api tersebut berdengung kencang, seakan menjawab senang bertemu dengan.


"Bay Cuan, Kenapa Chang Mao tidak berbicara atau merubah bentuknya?" Tanya Chen Yi .


"Tuan, tugas Chang Mao untuk menemani dan mengarahkan tuan selesai, dan aura kehidupanya sudah bersatu dengan tuan." Ujar Bay Cuan.


Belum sempat Chen Yi memandangi Tombak Naga Api ditanganya, Chen Yi dan yang lainya mendengar ledakan yang sangat keras sekali.


"Formasi pertama telah mereka lalui, aku ingin lihat, sampai berapa formasi yang mampu mereka hadapi." Ujar Chen Yi


Selang tidak beberapa lama, keenam iblis telah berada didepan kota putih, dimana sebelumnya Chen Yi sudah membuat array pelindung Yin dan Yang untuk melindungi penduduk kota putih yang sedang berkulitifasi.


"Nana, dan Kau Naraz tetap disini, lindungi semua penduduk,.jika aku terdesak aku akan memanggil kalian." Ujar Chen Yi yang langsung menghilang dengan cepat bersama tombak naga api.

__ADS_1


Diluar kota Putih, enam iblis yang berada di jendral iblis, mereka mengamuk mencoba untuk menghancurkan pelindung yang dibuat oleh Chen Yi.


"Jadi ini kelakuan dari enam iblis yang tersohor itu, kelakuan kalian seperti anak anak, harusnya kalian malu padaku yang masih belum genap berusia 11 tahun." Ujar Chen Yi yang memang sengaja memancing emosi para iblis tersebut.


Iblis Api langsung tersulut amarahnya dengan cepat dia langsung melompat dan menyerang Chen Yi dengan Api Iblis miliknya.


"Qi Penghisap." Chen Yi langsung mengaktifkan Qi Penghisap miliknya, Serangan api iblis tersebut langsug terserap dikedua tanganya.


Iblis api dan kelima iblis lainya langsung terdiam. "Bagaimana mungkin api iblisku bisa dia serap dengan muda." Bathin iblis api.


Belum sempat iblis api menyerang yang kedua, Tiba tiba Chen Yi sudah berada dihadapanya dan langsung mengarahkan pukulan Qi Penghisap ke dada Iblis Api.


Bhukk... ! AArrghhhh... Jerit Iblis Api.


Kelima langsung bereaksi, akan tetapi mereka langsung terdiam manakala mendengat dengungan keras yang membuat jantung mereka berhenti.


"Tombak Naga Api, Bagaimana tombak itu muncul, bukanya dia berada didasar samudra yang paling dalam didunia ini." Ujar Iblis Air yang langsung bergidik manakala tombak tersebut lepas melayang dari genggaman tangan kiri Chen Yi.


Tombak Naga Api langsung berputar dengah cepat membuat sebuah pusaran api, hitam yang sangat kuat, dengan cahaya kilat putih yang kontras dengan api hitam itu sendiri.


Kelima Iblis tersebut saling pandang dan mengangguk, mereka langsung menyatukan kekuatan mereka dan menghadang serangan dari tombak Naga Api.


Chen Yi yang mengetahui hal tersebut, langsung mengeluarkan pedang phoenix biru dari ruang penyimpananya.


Pedanh Phoenix Biru langsung melesat dan membuat formasi kelimanya pun hancur.


Sedangkan nasib iblis api langsung menemui ajalnya, hal tersbeut karena Chen Yi seakan tidak lagi ragu untuk menghancurkan semua musuh musuh, hal ini merupakan sikap Yin He sehingga sangat ditakuti oleh musuh musuhnya.


Transformasi perubahan dahsyat pun terjadi, kini kelima iblis tersebut berubah menjadi wujud yang sangat menyeramkan.


Tubuh besar dengan otot otot yang menonjol, sisik hitam memenuhi hampir seluruh kulit tubuhnya, laksana baja hitam legam yang kokoh dan kuat.


Sepasang tanduk dikepala dna juga ekor, dua buah sayap hitam dengan setiap ujungnya mengeluatkan percikan petir yang sangat kuat.


Melihat hal ini, Chen Yi hanya tersenyum sinis, dia juga akhirnya menggunakan tubuh peri sejati. dimana rambutnya yang panjang berubah warna perak, mata birunya menjadi warna hijau, dengan pupil seekor elang.


Dengan delapan pasang sayang dipunggungnya membuat tidak ada yang tidak kagum dengan ketampanan dan kegagahan yang di pancarkan oleh Chen Yi.


Keduanya pun langsung melesat. Chen Yi dengan Tombak Naga Api di tanganya langsung melakukan penyerangan terhadap iblis didepanya.


Seakan tak mau mengalah begitu saja, iblis tersebut menangkis serangan tombak naga dengan menyilangkan kedua tanganya.


"Aku akan memenuhi janjiku kepada semua rakyat peri, tidak akan secuilpun kekuatan kalian menyentuh mereka." Gumam Chen Yi.


Dengan mengalirkan kekuatan elemen cahaya, ke Tombak Naga Api dan sekali lagi dia terus mendesak pertahanan iblis tersebut.


Iblis tersebut terpental dengan luka pukulan tombak di bahu kiri dan paha kananya.


Iblis tersebut mengerang sambil membaca sesuatu, dan tiba tiba sebuah energi kegelapan langsung terbentuk dan diarahkan ke arah dimana Chen Yi.

__ADS_1


Chen Yi merasakan aura yang sangat menindasnya, sampai dia tidak dapat menahan tekanan aura tersebut.


Tongkat Naga Api hanya bergetar sedikit berbeda dengan pedang phoenix biru yang hanya pedang tingkat bumi, retakan retakan pada bilah pedangnya pun terlihat.


"Tuan, hisap pedang phoenix biru dan pedang awan, untuk mengaktifkan Pedang Hati Es, untuk saat ini, hanya senjata tingkat langit yang bisa mengalahkan mereka." Ujar Bay Cuan.


Chen Yi dengan cepat memgeluarkan pedang awan dan dengan cepat dia menghisap pedang Awan dan Phoenix Biru dengan Qi Penghisap.


Setelah kedua pedang tersebut terhisap, Segel Yuan pada pedang Hati Es pun terlepas, sehingga Chen Yi langsung bisa memanggilnya.


Aura di sekitar mereka langsung turun drastis menjadi dingin yang sangat menusuk.


Saat melihat kehadiran Pedang Hati Es membuat mata iblis tersebut terbelakak. dengan cepat Chen Yi dan bergerak dengan lincahnya menggunakan pedang Hati Es.


Ledakan dahsyat pun tak terelakan, setelah beberapa puluhan jurus, pedang besar milik iblis tersebut akhirnya hancur.


Hal ini tidak disia siakan oleh Chen Yi, dengan. cepat dia menebas kepala iblis tersebut.


Ctannkk.!!


Tubuh Chen Yi terpental manakala pedanh Hati Esnya mengenai sisik hitam tersebut.


"Tuan semua kekuatan punya kelemahan, temasuk sisik batu Jade Langit, Tuan gunakan api Tombak Naga, sampai sisik tersebut berubah warna merah, setelah itu langsung disambung dengan serangan es dati pedang Hati Es." Ujar Bay Cuan yang menyaksikan pertempuran Chen Yi melalui ruang jiwa milik Chen Yi.


Sedangkan Nana dan Naraz sangat terkejut saat melihat pedang Chen Yi terpental saat menyabet tubuh Iblis didepanya.


"Tenanglah Nana, aku yakin tuan akan memenuhi janjinya pada rakyatnya, dia pasti punya rencana tersendiri." Ujar Naraz menenangkan Nana, Nana sendiripun mengangguk tanda mengerti.


Sementara itu, Chen Yi menggunakan pesan jiwa kepada Tombak Naga Api dan Pedang Hati Es, Chen Yi menceritakan dengan detail dan pembagian tugasnya. Kedua benda pusakan ya berdengung dan mengerti apa yang diperintahkan kepadanya.


Sang Iblis yang merasa diatas angin langsung dengan cepat memghantam Chen Yi dengan kuat, akan tetapi Tombak Naga langsung menghalangi serangan tersebut, membuat iblis itu langsung terpental.


Tombak Naga Api pun berputar menciptakam sebuah pusaran dengan kobaran api hitam yang sangat besar.


Pusaran api tersebut langsung mengelilingi tubuh iblis tersebut, walau bergerak seperti apapun iblis tersebut tidak bisa keluar dari lingkaranya..


Setelah beberapa saat iblis tersebut menjerit karena tidak sanggup lagi menahan panas api yang terus menerus dan semakin terasah.


Sisik sisik pada iblis sudah mulai berubah warna dari hitam menjadi kekuningan dan merah terang.


Melihat perubahan tersebut, Melalui pesan jiwa Chen Yi meminta pada Tombaknya tetap mempertahankan aksinya sampai dengan pedang Hati Es nanti menggantinya dengaj serangan Es miliknya.


Dan setelah beberapa saat, jeritan iblis semakin kuat. Tombak Naga langsung mengahiri api miliknya.


Belum sempat Iblis tersebut bernafas lega pedang Hati Es menyerangnya dengan air dari awan diatas langsung.


Air yang sangat dingin langsung menrjang tubuh sang iblis, sekali lagi terdengar sebuah jeritan yang sangat menyayat dan dibarengi dengan sebuah asap tebal yang membumbung keluar dari tubuh Iblis tersebut .


Sisik sisik hitam pada tubuh naga tersebut hancur dan menghilang, kini tubuh iblis tersebut sangatlah lemah tanpa armor yang melindunginya lagi.

__ADS_1


"Sekarang jemput kematianmu." Ujar Chen Yi


Craszzzz...!


__ADS_2