
Sreett sreeett...!
Sebuah sinar merah meluncur dari tangan Yin He ke arah sesosok bayangan yang bersembunyi di balik rimbunya dedaunyan.
"Kik Kik Kik Kik..akhir nya kau mengetahui keberadaanku, anak muda !"
lelaki misterius itu melesat turun ke arah Yin He.
Yin He yang sebelumnya sudah mengetahui kehadiran seseorang berkat teknik hewan buas, sehingga sebelum tidur telah memasang pelindung untuk berjaga jaga.
"Tak kusangka kehadiranku bisa kau sadari anak muda."
Dengan tenang Yin He mendekati sesosok lelaki tersebut, "Maaf kakek, sebenarnya apa maksud dan tujuan kakek?"
"Kik Kik Kik Kik, seharusnya aku yang bertanya, kenapa kau disini dan apa tujuanmu anak muda."
"Maaf sebelumnya kakek, kami hanya numpang lewat, kami ingin ke dataran song, untuk mempercepat waktu, kamu melewati gunung siluman ini." ujar Yin He Sopan.
"apakah kau mengenal Xue Zhao dari lembah angin?
Yen He pun terkejut, kenapa orang ini tahu nama kakeknya, "apakah aku jujur atau tidak? bathin Yin He.
Lelaki dihadapanya menatapa tajam, tidak ada aura apapun yang dirasakan oleh Yin He.
__ADS_1
"apakah Kakek juga mengenalnya? ada apa gerangan kakek menanyakanya?
"Kik Kik Kik Kik,,ada hubungan apa kau denganya, sehingga dia sampai membuat segel ini ditubuhmu?
Lelaki tua itu menjentikan jarinyan ke tubuh bagian samping kanan perut Yin He.
Tiba tiba segel itu terbuka dan memancarkan cahaya keemasan.
"Segel ini harusnya sudah tidak lagi digunakan, hawa iblis ditubuhmu sudah tidak ada."
Siapa dirimu sebenarnya. dan ada hubungan apa kalian?
Yin He membungkuk memperkenalkan dirinya "Saya Yin He, putra Xue Lin dan cucu dari Xue Zhao."
"Namaku Huang Liao, aku adalah teman pertapa bodoh Xue Zhao"
"He ' Ee, Kau memamg pantas mendapatkan pengorbananya"
"maksud kakek apa ya? Yin He makin penasaran.
"Anak muda, seorang pertapa yang membuat segel ditubuh seseorang berarti dia sudah siap mati, karena untuk.membuat segel, membutuhkan seluruh hawa murni dan cakra yang besar. dan hanya seorang pertapa yang mempunyai kemampuan tersebut."
"tapi sekarang jiwa iblismu telah hilang, harusnya kau menggunakan energi segelmu untuk membangkitkan kekuatan kakekmu, kakekmu adalah pengendali angin dengan teknik yang dimiliknya, dia berada di tingkat pendekar langit."
__ADS_1
"jika kau berhasil menyerapnya maka semua elemen mu telah sempurna anak muda"
"tapi bagaimana caranya menyerap energi yang tersegel kakek Liao? mohon petunjuknya?
"kik kik kik kik..gunakan ingatan kakekmu, aku yakin semuanya akan terjawab, setelah pulang dari misimu..mampirlah kemari,"
"terima kasih kek atas penjelasanya" dalam sekejab kakek tua tersebut telah menghilang dari hadapanya
Yin He teringat mendiang kakeknya yang dia lihat didalam memori saat berada di Pagoda 4 - elemen kemarin.
tak terasa air mata itu jatuh. "terima kasih kakek".
keesokan harinya, Yin He dan Han Bing segera untuk menyusuri puncak gunung siluman.
di puncak gunung siluman..awal pagi yang cerah tiba tiba menjadi gelap gulita, Han Bing melihat ke atas, ratusan naga sedang terbang mengitari area puncak tersebut.
"Yin He suruh Singa Emas berubah wujud menjadi kecil, aku takut dengan wujudnya akan memancing para naga tersebut." ujar Yin He
Yin He melihat kawanan Naga yang berputar di puncak gunung siluman.
Yin He, carilah Naga dengan Warna Hitam dan bagian kepala terdapat warna merah menyalah..itulah pemimmpin dari kawanan naga tersebut.
Yin He melihat dengan penglihatan hewan mencari ciri ciri naga yang di beritahukan oleh Zhuanglong.
__ADS_1
"Itu Dia." Yin He Seekor naga yang sedang beristirahat melingkar diujung puncak gunung.