
Jingmi yang sedang bertempur dengan ketua biksu iblis langit, meminta Xiao Zhao untuk tidak membantunya akan tetapi Jingmi meminta Xiao Zhao mencari keberadaaan Kaisar Ming, karena ditakutkan sang kaisar hanya diperalat oleh Biksu Iblis Langit, karena kemampuan mereka bisa saja melakukan hal tersebut.
Xiao Zhao mengangguk, dia langsung mencari keberadaan sang kaisar, apa yang difikirkan oleh Jingmi ternyata satu pemikiran denganya, "Jingmi mempunyai alasan yang kuat agar aku yang mencari kasiar, aku seorang Alkemis tingkat tiga, jadi untuk bisa mengetahui dan mengecek kondisi kaisar." Xiao Zhao mengakui kehebatan insting dari Jingmi.
Sementara itu Jingmi masih bertarung dengan tangan kosong, tinju ombaknya menjadi jurus yang sangat mematikan manakali Jingmi menyatukannya dengan kekuatan dari spirit sembilan naga. Kepala Biksu Iblis langit pun mendengus kesal beberapa pukulannya tidak bisa mengenai Jingmi, malah beberapa kali tinju ombak Jingmi sudah bersarang di dadanya. Hal ini yang membuat dia memerintahkan para pengawal istana menyerang Jingmi. "Para penjaga tersebut tidak bersalah, aku akan berikun racun tidur buat kalian." Senyuman Jingmi menyeringai, kali ini dia menggunakan jurus tarian phoenix untuk bisa membuat para penjaga tersebut tertidur dan tidak melukai mereka, sementara itu kepala biksu iblis langit memanggil seorang iblis dari dimensi lain, keahlian dari ketua iblis adalah pengendalian binatang iblis tingkat pendekar kaisar.
Setelah membereskan para pengawal tersebut dengan racun tidurnya, tiba tiba sebuah guncangan hebat begitu terasa di aula agung, sebuah portal misterius tiba tiba muncul dan seekor naga dengan warna merah meraung keluar dari pintu portal misterius tersebut.
Belum sempat Jingmi menahan rasa kagetnya, naga iblis tersebut langsug menyerangnya dengan semburan api miliknya, Jingmi menghindar dengan melesat keatas, api dari naga tersebut dapat menjadikan tubuhnya debu jika terkena serangan apinya
Dengan cepat Jingmi dengan jurus tarian phoenix biru dan mencoba menangkis api naga iblis tersebut dengan pendang phoenix biru, kombinasi jurus pendang phoenix berhasil mendobrak naga iblis mundur, beberapa sisik naga tersebut terkelupas, terlihat sangat jelas kulit naga yang sangat tipis tersebut, Jingmi terus menerus menerjang dan memberikan pukulan terhadap naga iblis tersebut, disaat Jingmi yang terbawa emosi dan tidak dapat mengontrol emosinya, tiba tiba cakaran naga tersebut mengoyak baju dan kulitnya, untungnya Jingmi menguasai elemen logam, sehingga hanya baju dari Jingmi yang terkoyak, menyadari kebodohanya karena terlalu terbawa emosi membuat Jingmi memusatkan energi dan kosentrasinya, dia menarik nafas pelan tapi kuat, dan mengalirkanya keseluruh tubuh, agar menurunkan tingkat andrenalinya yang terlalu tinggi.
__ADS_1
Setelah Jingmi bisa menguasai fikiranya, dia dengan tenang melesat sambil mengayunkan jurus tarian phoenix biru kearah sang naga yang terus mengawasinya, tatapan mata sang naga tidak lepas mengawasi setiap gerakan Yin He, gerakan Naga tersebut semakin liar, cakaran dan kibasan ekor serta semburan apinya membuat Jingmi sedikit kewalahan, dengan cepat dia mengeluarkan cakram cakramnya, Jingmi sedikit tersenyum "Ini akan menjadi pertempuran yang menarik, aku mempunyai hadiah untukmu naga jelek." Ucap Jingmi sambil membuka penutup kain yang ada di tanganya, seketika Jingmi tersenyum sendiri, dalam hatinyA dia merasa mendapatkan sunguhan tontonan yang luar biasa.
Jingmi mengeluarkan ribuan cakram dari ruang hampa miliknya, carkram yang terbuat dari sisik naga emas melayang dan memanntulkan cahaya matahari yang berkilauan, kemudian Jingmi pun mengerahkam spirit naga sembilan naga miliknya dan dialirkan keseluruh ribuan cakram miliknya, cakram cakram tersebut dibentuknya menyerupai seekor naga yang ukuranya lebih besar dari naga iblis.
Ketua Biksu Iblis langit pun terkejut melihat perwujudan dari cakram milik Jingmi, sekarang ada dua naga yang sama sama memiliki energi yang sangat besar, naga milik Jingmi yang telah dimasuki spirit sembilan naga, seperti benar benar seekor naga yang hidup, kedua naga tersebut langsung saling melilit dan beradu energi, spirit naga Jingmi mengeluarkan petir yang sangat kuat hingga membuat naga iblis tersebut meraung kesakitan.
Jingmi segera menatap dingin kearah ketua biksu langit didepanya, lelaki tua itu menelan ludahnya bukan karena hasratnya saat melihat kecantikan Jingmi, akan tetapi karena ekspresi dingin dan tekanan dari tatapan Jingmi yang menakutkan, Jingmi mengeluarkan energi dewi racun, angin dingin berputar putar disekelilingnya, dan dengan cepat Jingmi pun menyerang ketua biksu iblis langit.
Sedangkan Xiao Zhao masih mencari keberadaan dari kaisar Ming, "Sungguh aneh, istama terlarang ini kenapa begitu sepi, mana para penjaga dan juga pelayan, sebenarnya dimana ini? kenapa sepertinya ada yang terjadi setelah aku kesini saat mengambil spirit sembilan naga." Gumam hati kecil Xiao Zhao, akan tetapi lamunannya tersadar ketika dia mendengar rintihan dari belakang istana tersebut, Xioa Zhao berjalan pelan karena dia tidak ingin mengejutkan orang yang dibalik bangunan tersebut, saat Xiao Zhao mengintip untuk melihat sumber suara tersebut, akan tetapi tidak ada siapapun disana.
Kemudian Xiao Zhao memejamkan matanya untuk merasakan getaran getaran energi yang ada disekitarnya, mata langit milik Xiao Zhao
__ADS_1
memang belum sempurna, akan tetapi samar samar dia melihat ada beberapa perempuan dengan kondisi yang sangat lemah seperti diikat di dinding.
"Ini adalah ilusi atau bukan? sepertinya aku bisa menggunakan pedang darah untuk membuka ilusi, karena pedang darah juga pedang ilusi." segera Xiao Zhua berkosentrasi dan mengayunkan pedangnya seolah membelah sesuatu dan benar saja, puluhan wanita tergeletak tak berdaya karena kurang cairan, dengan segera Xiao Zhao membopong para wanita tersebut, yang masih kuat membantu berjalan temanya, kemudian mereka saling berpelukan, Xiao Zhao bertanya kenapa bisa terjadi seperti ini, dan siapa yang melakukan hal ini.
Para wanita pun menceritakan tentang mereka yang dipaksa untuk melalukan doa, akan tetapi doa yang dilakukan tidak sesuai dengan doa yang diajarkan, "Kami disuruh berdoa dengan mantra mantra penyembah setan, kareka kami tidak mau, akhirnya kami disuruh menunggu disini, tapi karena sudah sangat lama, akhirnya kami mencoba untuk mencari makan dan minum, saat kami mencoba melangkah keluar, tetapi kami tidak bisa, seperti ada dinding transparan yang menghalangi kami keluar, hampir seminggu kami disini tidak makan dan tidak minum."
Mereka juga menceritakan bahwa setiap orang yang mereka lihat seakan seakan meraka melihat dan mendengar mereka, padahal mereka sudah berteriak sekencang mungkin tapi tidak ada yang mendengar.
Xiao Zhao segera mencari air minum agar mereka bisa minum dan memulihkan energi mereka, setelah mereka memulihkan energi mereka, Xiao Zhao bertanya tentang keberadaan sang kaisar, akan tetapi Xiao Zhao sangat terkejut mendengar cerita para pelayan tentang nasib kaisar dan para selir.
"Dimanakah permaisuri? aku tidak mendengar kalian menceritakan keberadaan sang permaisuri." Semuanya menunduk seperti ada rahasia yang mereka sembunyikan.
__ADS_1
Pertarungan naga Jingmi melawan naga iblis membuahkan hasil yang memuaskan, naga iblis berhasil dililit dan dialiri petir oleh naga Jingmi sampai naga tersebut lenyap dan menjadi kepulan asap merah, sedangkan Jingmi sendiri tak memberikan peluang sedikitpun untuk menyerang, saat ketua biksu iblis langit lengah karena keterkejutanya melihat naga iblis berhasil dikalahkan.
Melihat peluang ini, dengan cepat Jingmi menebas dan menghanguskan tubuh dari ketua biksu iblis langit tersebut. Jingmi pun segera bergegas menyusul Xiao Zhao dan mendapati Xioa Zhao sedang mengobati para pelayan tersebut. "Apa yang terjadi Zhao er, mengapa kondisi mereka seperti ini." Tanya Jingmi