LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Formasi Siluman Puncak Awan _ Siluman Elang Perak


__ADS_3

Yin He dan ketiga Xiao terus menunggu sampai dengan malam tiba , akan tetapi petunjuk untuk meneruskan perjalanan belum juga muncuk, Yin He memutuskan untuk menunggu sampai fajar tiba.


Sampai dengan matahari tegak dari peraduanya tanda tanda untuk melanjutkan perjalanan pun tidak ada. Tiba tiba sekelebat bayangan raksasa melintas diatas kepala mereka.


Tiba tiba mereka dihujani oleh pisau perak dengan kecepatan yang luar biasa, Yin He mengeluarkan aura pelindung untuk membendung pisau perak agar tidak sampai menghujani mereka.


Yin He mencari sumber dari mana pisau perak ini berasal, setelah mengambil sebuah pisau yang tertancap dekat mereka beristirahat dan dilihatnya dengan seksama,"Ini sepertinya sebuah bulu, tapi energi yang disalurkanya bener benar kuat."


"Kalian bertiga tetaplah disini, gunakan perisai dari hawa murni dan tenaga dalam murni kalian, semakin lama tingkatan formasi dari siluman penunggu puncak awan semakin kuat, aku akan membereskam siluman ini."


Yin He segera melesat mencari keberadaan makhluk yang telah menyerangnya, tapi tak disangka dari arah samping atas tubuh Yin He seekor siluman elang emas menukik deras kearan Yin He, dengan paruh yang besar dan tajam akan mamatuk Yin He.


Dengan cepat Yin He melesat kedepan dan memutar, aekarang dia sudah berada diatas tubuh siluman elang tersebut, belum sempat Yin He akan duduk ditubuh elang tersebut, sebuah aliran petir menyambar tubuhnya.


Yin He menahan serangan petir yang dilontarkan oleh siluman elang tersebut, dan menyerap energinya. Siluman Elang merasakan ada yang aneh dengan tubuhnya, kekuatanya perlahan lahan mulai berkurang, membuat tubuh siluman tersebut limbung dan menukik kebawah.

__ADS_1


Ketiga Xiao bersaudara benar benar kagum dengan kemampuan dari Yin Ye yang mampu membuat musuh takluk dengan cepat.


Akan tetapi sesaat sebelum sampai tanah siluman tersebut kekuatan yang diserap oleh Yin He telah pulih, sehingga langsung melesat keatas dan memberi beberapa pukulan kepada Yin He, Yin He yang awalnya mengira kekuatan petir dari elang perak telah serap habis kini terkejut, dia harus menerima satu pukulan telak dipunggungnya.


Dan. dengan cepat Yin He mengusai keaadaan agar tidak jatuh dan bisa berdiri saat sampai menyentuh daratan. Siluman elang Perak tidak memberi cela sedikitpun, dengan kibasan kedua sayapnya dia menciptakan pusaran angin ****** beliung yang sangat besar, yang membuat Yin He terkejut adalah dalam phsaran terzebut mengandung energi petir yang sangat dahsyat, sehingga siapa saja yang masuk kedalam pusaran kemungkinan untuk selamat sangat kecil.


Yin He Mengenyeritkan dahinya, sementara otaknya mencari solusi atas serangan siluman elang perak, akan tetapi keselamatan dari Xiao bersaudara pun menjadi prioritasnya, milihat situasi ini, Xiao Yan mengerti apa yang dihadapi oleh Yin He. "Kakak jangan hiraukan kami, kami akan segera mencari tempat berlindung yang aman, kakak lanjut pertarunganya jangan hiraukan kami." Yin He mengangguk senang, keselamatan dari Xiao bersaudara kini teratasi, tinggak mengatasi pusaran angin yang semakin lama semakin besar, dan memebawa segal material yang ada dekatnya, hal ini akan berakibat buruk, karena segala benda yang mempunyai kecepatan yang sangat cepat akan mempunyai daya rusak yang luar biasa.


"Siluman elang perak sungguh cerdas, secara kemampuan dia pada level menengah atas, akan tetapi tingkat kecerdasanya tinggi, dia memadukan apa yang dia punya dengan alam disekitarnya sehingga dapat memaksimal serangan.


Yin He pun menggunakan elemen angin, dengan kecepatan yang tinggi dia berputar keatas dan hasil dari putaran tubuhnya menghasilkan pusaran angin yang tidak kalah besar dengan pusaran angin yang diciptakan oleh siluman perak, Yin He menggerakan kedua tangannya dan berputar didadanya, sekejap itu pula pusaran yang Yin He ciptakannmembesar duankalinlebih besar dari siluman elang perak.


"Aku harus menyamakan pusaran angin ini seperti pusaran angin punya siluman elang perak." Dengan segera Yin He memutar arah pusaran mengikuti pusaran dari milik siluman elang perak, dengan kecepatan yang sangat tinggi, membuat mata elang terbelalak, "Kenapa aku tidak punya kendali atas pusaran anginku? kenapa sekarang pusaran angin milikku bergabung dengan pusaran angi milik bocak ini." Gumam Siluman elang angin.


Yin He yang telah mengusasi pusaran angin milik siluman elang perak kita tersenyum puas, dengan sekali tunjuk, pusaran angin tersebut langsung mengarah ke siluman elang perak, siluman elang perak.

__ADS_1


Siluman elang perak segera menjauh dari arah pusaran, akan tetapi kekuatan pusaran tersebut sangat kuat dan menyedot siluman elang perak tersebut masuk dalam pusaran.


Dalam pusaran, siluman elang perak tidak dapat mengontrol lagi tubuhnya, tubunya terkena sengatan petir dan beberapa puluh kali menghantam material yang tersedot kedalamnya.


Jika tubuh elang perak tidak mempunyai bulu bulu perak yang kuat, sudah pasti tubuhnya akan hancur didalam pusaran angin tersebut, dia berusaha untuk mencapai tengah pusaran karena ditenga pusaran adalah sebuah ruang yang tidak terkena efek dari material material yang tersedot.


Setelah beberapa berusaha untuk mencapai tengah tengah pusaran, siluman elang perak mencapai tengah pusaran, setelah beberapa saat dia mencoba membuat pusaran diantar tubuhnya dan melontarkan tubuhnya melalui tengah pusaran.


Yin He yang melihat hal tersebut tersenyum, dengan sekali loncat diabtelah berada diatas tubuh siluman elang perak tersebut, "Tapak matahari." Yin He dengan cepat menyarangkan pukulan tapak matahari kearah tubuh siluman elang perak tersebut.


Tubuh siluman perak pun terjun bebas kebebatuan beberapa bulu peraknya hancur karena benturan yang kuat dengan dengan bebatuan tanah.


Siluman tersebut bangkit sambil mengusap darah yang mengalir dari sudut paruhnya dengan sayapnya


, "Sepertinya siluman ini lebih kuat dalam bentuk elang perak dari pada sebagain setengah manusia, sehingga dia tidak berubah wujud menjadi setengah manusia.

__ADS_1


Siluman elang berdiri dan dengan cepat dia mengeluarkan suara yang mengandung gelombang ultrasonik, gelombang suara tersebut dapat menghancurkan pepohonan dan batu batuan disekitar yang dituju oleh siluman tersebut


Lingkar lebar gelombang adalah empat meter dari titik lingkaran, sehingga saat Yin He menghindar dengan cara meloncat dan berpindah tempat, maka bebatuan pohon di samping kiri dan kananya.


__ADS_2