
Tetua Xiao terhuyung, dadanya nyeri sekali dan yang dirasakan adalah panas yang sangat menusuk nusuk, tetua Xiao langsung menelan pil embun es, yang langsung menyembuhkan luka, rupanya insting dari kemarin membuatnya sudah menyiapkan hal yang terburuk.
Tanpa di duga, tetua Tuoli langsung membantu tetua Xioa dan memberikan pukulan tarian phoenix, hal ini membuat Suju terhuyung – huyung,
Suju yang mendapati dirinya di serang dari belakang, membuat amarahnya tersulut dan langsung melesat kearah Tuoli, tubrukan antar kekuatan yang sangat sangat besar membuat area sekitar pertempuran bergetar.
“ Bangsat.”
Bhukkk Dhuaaarr Dhuarrrr
Tanpa diduga tetua Tuoli terlempar hingga menabrak bangunan dibelakangnya, sedangkan Suju sendiri hanya mundur beberapa langkah kaki.
"Tua Bangka, aku tidak akan mengulang permintaanku, cepat sedangkan Giok Langit, akan kubuat kematianmu secepatnya. " Ujar Suju sambil menyeringai menatap tetua Tuoli.
"******.. kau tidak akan pernah mendapatkan giok langit. "
Tuoli langsung melesat dengan kecepatan penuh, kedua lenganya telah dilapisi dengan api yang kehitaman, hal ini adalah puncak elemen dari Tetua Tuoli.
Tinju apinya segera merasuk kedalam tubuh Suju, akan tetapi segera Tuoli terkejut bukan main, pukulanya ternyata tidak dapat menyentuh tubuh Suju. Tanganya seperti menembuh sebuah kehampaan.
"Hahahahahaha."
"Jangan kau berharap bisa membunuhku dengan api lemahmu itu tua bangka." dan sebuah pukulan sangat kuat telah bersarang di dada dan juga perut tetua Tuoli.
Krakk.
Tetua Tuoli hanya bisa menahan rasa sakit akibat pukulan yang diberikan. Seluruh tubuh dari telapak keatas perlahan lahan merasakan kebas dan kehilangan kontrol atas tubuhnya.
Tiba tiba mata tetua Tuoli membelalak, seakan menahan rasa sakit yang teramat sangat.
"Kau akan merasakan bagaimana rasanya ingin cepat mati tua bangka, racun yang mengalir dalam tubuhmu adalah racun Bulan Darah. "
Racun Bulan darah adalah racun yang membuat seluruh organ akan mengalami kerontokan secara bertahap akan tetapi akan menjaga jantung dan otak akan tetep hidup.
Disinilah kejamnya racun Bulan Darah tersebut, orang yang terkena racun tersebut akan merasakan penderitaan sangat mendalam akan tetapi tidak bisa mati. sampai dengan titik organ jantungnya sebagian terkikis oleh racun.
Dimana saat itu yang tersisa adalah tulang badan karena daging dan organ lainya akan melepuh dan kemudian menjadi seperti bubur daging yang berwarna busuk.
Suju pun tak ketinggalan dengan cepet menberikan sebuah pukulan kepada tetua Xiao sehingga dia langsung terkapar dan mati dengan lubang dada yang tembus kebelakang.
Tulan Punggung tetua Xiao pun hancur berkeping-keping, hal ini. membuat semua nyali muri dari Wisma Giok menurun.
Suju segera meninggalkan arena tempat pertempuran untuk mencari keberadaan Giok Langit.
__ADS_1
Seluruh penjuru sekte Wisma Giok sudah tidak berbentuk, dan delapan naga yang tersisa tidak dapat lagi menyelamatkan sekte tersebut.
Sekte Wisma Giok sudah luluh lantak dengan puing puing bangunan dan bau anyir dari sisa sisa pertarungan.
Kedelapan naga tersebut langsung melesat setelah mendapatkan petunjuk yang diberikan Yin He kepada mereka.
Didunia kecil milik Singa berkelapa naga, setelah beberapa lama berlatih didunia jiwa milih Chen Yi, sang ibunda sedikit mulai bisa melatih tubuh peri yang ada dalam tubuhnya.
Tubuh Peri sebenarnya bisa beresensi Yin dan Yang, akan tetapi saat masuk kedalam tubuh Jingmi yang mempunyai tubuh spesial dewi Yin Yang atau Dewi Kematian dan juga sebagai Dewi Kehidupan, esensi darah peri ini lebih membentuk tubuh Yang Jingmi sehingga beberapa kekuatan elemen seperti Api, Petir dan juga Angin mulai muncul dan dapat di gunakan ya.
Sebagai Dewi Racun, secara alami tubuh Jingmi juga sudah mempunyai esensi atas Yin, sehingga saat ini kedua esensi ini sudah ada dalam tubuh Jingmi, akan tetapi masih didominasi oleh kekuatan Yang.
Baicuan dan Nana yang ikut masuk kedalam dunia Jiwa milik Chen Yi merasakan akan adanya benturan kedua esensi tersebut.
Keduanya langsung melakuka telapati dengan Chen Yi dan mengungkapkan apa yang terjadi dalam dunia jiwa sekarang.
"Tuan Muda, kekuatan dari Nyonya besar semakin tak terkendali, munculnya kekuatan esensi energi Yang sangat besar dan menekan energi Yin dalam tubuh Nyonya Besar"
"Kalau dibiarkan seperti terus, saya takut akan terjadi hal buruk terhadap tubuh Nyonya Besar." Timpal Nana.
Nana sendiri memahami karena dia adalah keturunan peri, dan kebetulan sebagai peri putih, esensi kekuatan Nana adalah energi Yang.
Sedangkan Yin He sendiri terlihat juga sangat sedih karena dia sudah merasakan bahwa sekte Wisma Giok sekarang sudah hancur, bahkan kakeknya yaitu tetua Tuoli pun sekarang sudah tewas.
"Ayah, sepertinya kita harus segera kedua Yin tersebut."
Yin He terperanjat setelah mendengar penjelasan dari putranya tentang kondisi dari sang istri yang sekarang berada di dalam dunia jiwa milik Sang putra.
Singa berkepala Naga pun mengiyakan agar segera mereka bergegas ke dunia kecil Yin tersebut.
Dengan cepet Yin He dan Chen Yi pun bergegas ke pusat dari dunia kecil tersebut dimana pintu masuk dunia Yin tersebut berada.
Setelah sampai, yang mereka lihat hanyalah sebuah area dengan tingkat beku esktrim dan juga hawa racun yang sangat kuat.
"Hemb.. sangat pantas disebut sebagai dunia Yinx pintu masuknya saja mempunyai kekuatan sangat tidak mungkin ditembus oleh kultivator biasa." Ucap Chen Yi seraya menarik nafas berat, seakan sudah tahu betapa sulitnya untuk masuk kedalam dunia Yin dan juga bagaimana orang bisa bertahan disana.
"Ayah apakah ayah punya cara untuk masuk kedalam dunia Yin ini?" Ujar Chen Yi yang melihat sang ayah menatap jauh kearah depan.
"Yi Er, apakah kau bisa mengeluarkan ibumu dari dunia jiwamu, tapi dia tersadar? karena kalo dia tersadar kemungkinan besar tubuhnya akan meledak.. dikarenakan ketidakseimbangan kekuatan Yin dan Yang dalam tubuhnya."l
__ADS_1
"Lihatlah rune rune kuno tersebut, walau tidak bisa secara pasti ayah membacanya, tapi ayah yakin hanya tubuh Yin yang bisa masuk kedalam dunia tersebut."
Tiba tiba Chen Yi dikejutkan dengan suara dari Bai Cuan dan Nana, yang menginformasikan bahwa kondisi tubuh dari Jingmi semakin tak terkendali, bahkan Chen Yi merasakan dunia jiwanya sedikit mulai tak terkontrol.
"Yi Er sekarang, cepat kau keluarkan ibumu, ayah akan mendorongnya masuk ke area dunia Yin tersebut."
Dengan cepat Chen Yi membuka gerbang dunia jiwa dan menyuruh kedua pengikutnya untuk keluar terlebih dahulu sebelum dia mengeluarkan sang ibu.
Setelah pintu gerbang dunia jiwa dibuka, Nana dan Bai Cuan melesat keluar dan sebuah gelombang yang cukup besar terasa mendorong mereka dari dalam dunia jiwa Chen Yi.
Chen Yi segera menfokuskan jiwanya agar bisa mengotrol dunia jiwa miliknya dan mengeluarkan sang ibu dari dunia jiwa miliknya.
Setelah beberapa saat Chen Yi berhasil mengontrol kendali atas dunia jiwanya dan tubuh Jingmi berhasil keluar dari dunia jiwanya.
Yin He segera tanggap saat tubuh Jingmi melesat keluar dan dengan semua kekuatannya dikerahkan agar dapat mendorong tubuh Jingmi kearah area dunia kecil Yin.
Bukanya tanpa perlawanan, energi dari tubuh Jingmi juga memberikan perlawanan dorongan yang sangat kuat, sehingga baik Yin He maupun Jingmi sama sama terdorong ke belakang.
Bhukk.. Bhoom
Tubuh Yin He menabrak beberapa pepohonan dan juga sebuag bukit kecil di belakangnya. sedangkan Jingmi melesat kebelakang dan langsung terhisap oleh area Yin dibelakangnya.
Chen Yi berteriak dan akan menolang Jingmi, tapi Bai Cuan dan Nana segera mencegahnya.
"Maaf tuan muda, jangan khawatir dengan kondisi Nyonya besar, walaupun sekarang tubuhnya mulai tertelan dunia Yin, kita hanya bisa berharap bahwa Nyonya besar akan baik baik saja".
Sedangkan tubuh Jingmi setengah badan mulai menghilang ditelan oleh Dunia Yin. tubuh bagian atas masih terlihat dengan aura merah api magma yang kehitaman dibalut dengan petir biru terlihat sangat mengerikan.
tabrakan kedua kekuatab tersebut sekarang benar benar mulai dirasakan dunia kecil singa kepala naga, dunia tersebut beguncang hebat.
"Ibuuuu"
Chen Yi tertahan saat tubuh Jingmi mulai menghilang.
Dear para Reader terhormat,
Maaf sebelumnya, hampir 1 tahun tanpa update.. saya di bulan Agustus divonis ada gejala kanker kelenjar dan dilakukan biopsi dan FNAB di rumah sakit Dharmais sampain 3x Biosi dan 1x FNAB itu dalam rentan September 2021 dan Desember 2021. alhamdulillah hasil keluar bukan kanker tapi TB Kelenjar.. dan sekarang masih dalam tahap pengobatan.
Bismillah saya mau update lagi sampai cerita ini benar benar tamat. Terima Kasih
Salam Sehat,
Harry
__ADS_1