LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
PRAHARA TURNAMEN EMPAT ELEMEN Bag.7


__ADS_3

Tetua Wang Yi masuk kedalam ruangan yang dipenuhi oleh para tetua dari semua aliran, matanya terhenti seketika saat melihat Yin He, namun segera dialihkan sapuan pandanganya kepada tetua yang lainya.


"Tuan tuan yang terhormat, perkenalkan saya Wang Yi tetua Mutiara Hitam, atas nama sekte saya, saya ucapkan terima kasih atas partisipasi dari para tetua semua.


"Tentunya, kami dan kekaisaran juga telah mempersiapkan hadiah yang sangat besar, dan juga beberapa sumber daya yang banyak, sehingga nantinya bisa membantu sekte sekte para tetua semakin lebih kuat. Mari segera kita mulai turnamen ini." Tetua Wang Yi mengajak seluruh tetua untuk keluar agar turnamen agar segera dimulai.


Tetua Wang Yi berjalan didepan di ikuti oleh para tetua yang lain, kehadiran Yin He diantara para tetua membuat suasana turnamen menjadi lebih ramai.


Tetua Wang Yi berpidato singkat sebelum turnamen dimulai, "Sebelum kita mulai turnamen, kita akan melihat sebuah pertunjukan persahabatan dari tetua termuda dari sekte Wisma Giok, Tetua Yin He silahkan." Yin He yang sudah membaca bahwa situasi akan menjadi lebih rumit, tetap tenang. Yin He berdiri dan sekejab mata hilang dari bangku khusus para tetua, hal ini membuat tetua Wang Yi para tetua yang lain terkejut, "Teknik pemindah dimensi." Bathin tetua Wang, dia benar benar sangat terkejut, karena untuk menguasai teknik tersebut minimal dia harus membuka 2 gerbang chakra atau untuk aliran hitam, dia sudah menghisap energi kehidupan ratusan orang.


Gemuruh tepuk tangan pun saling bersahutan, manakala tiba tiba saat angin berhembus kencang, maka tubuh Yin He pun muncul dihadapan para penonton dan peserta turnamen.


Dengan mengepalkan tangannya dan ditarik ke atas, langit yang terlihat cerah langsung mendung, awan hitam menggulung diatas area turnamen. awan hitam nan pekat membuat hawa dingin menyeruak diantara sela sela penonton, ditambah gelegar suara petir membuat para peserta dan pendekar lain takjub.

__ADS_1


Tangan Yin He tetap terkepal keatas, saat tanganya dibuka terdengar suara petir yang menyambar nyambar dan tiba tiba, sekelebat petir menyambar tangan Yin He.


Petir tersebut oleh Yin He di genggam yang kuat, sehingga menyerupai sebuah cemeti yang panjang dengan warna biru keputihan. Ujung petir yang di genggam Yin He sangat panjang, seluruh yang melihat kejadian tersebut sangat terkesim, sekali lagi orang Wang Yi dibuat kagum dengan kemampuan Yin He.


Yin He memutar cemeti tersebut dan awan hitam langsung perlahan hilang, dan segerombolan burung warna warni muncul dari empat penjuru dan menari diatas mereka. Yin He pun berputar dan tubuhnya lenyap begitu saja. kemudian muncul dengan tiba tiba di bangku awal saat dia duduk.


Semua mata terbelalak, diberikan suguhan pertunjukan yang sangat menakjubkan, sekarang mereka mengerti mengapa anak dengan usia muda tersebut sudah diangkat menjadi seoranga tetua.


"Pertandingan ini akan dimulai dari elemen Api terlebih dahulu, silahkan perwakilan nomor urut 1 dari sekte Tapak Sakti akan melawan sekte Bangau Merah.


Perwakilan dari Tapak Sakti ada seorang pemuda 20 tahunan dan seorang dengan tampang seram berumur 30 tahunan, lelakindari sekte Bangau Merah pun langsung memukul dengan melontarkan api api biru ke arah pemuda dari Tapak Sakti, pemuda tersebut tampak tenang dan hanya mengibaskan lenganya untuk menghindari serangan serangan dari lawannya.


Merasa dipermainkan karena seranganya hanya di tepis dengan tangan kosong, lelaki tersebut mengeluarkan senjata rantai dengan ujungnya adalah sebuah bandul bergerigi yang sangat tajam.

__ADS_1


Senjata yang dimainkan dari sekte Bangau Merah layaknya ular ular yang ganar, rantai rantai itu berputar dan berdesing serta mengeluarkan hawa yang sangat panas, sedangkan bandulnya memancarkan pijaran api yang teramat panas.


Pemuda dari tapak sakti, kewalahan menghadapi senjata rantai tersebut, beberapa kalo tubuhnya hampir saja menjadi sasaran dari bandul tersebut. Pemuda tersebut mundur dan mengeluarkan teknik tapak saktinya, pada pergelangan tangan pemuda tersebut kini muncul aliran merah seperti lava api yang memenuhi seluruh pergelangan dan telapak tanganya, dengan teknik ini pemuda tersebut langsung memukul bandul bandul bergerigi tersebut dengaj telapak tanganya. gesekan energi panas dan tenaga dalam keduanya membuat ledakan yang cukup keras.


Bhummmm...Dhuuarrrrrr!!!


Pemuda dari Tapak Sakti berhasil menghancurkan semua bandul bandul rantai dari perwakilan Bangau Merah, dan juga memukul telak beberapa kali hingga lelaki berwajah garang tersebut terpental dan muntah darah kehitam hitaman.


Zhang Sun, Wang Ziu langsung memberikan kode untuk menghentikan pertandingan. Wang Ziu yang ahli pengobatan tersebut langsung memberikan beberapa obat pemulih dan juga obat agar tidak terdapat organ tubuh yang terluka kepada perwakilan Bangau Merah.


Pertandingan pun dimenangkan dari tim Tapak Sakti, penonton pun bertepuk tangan dengan suguhan pertunjukan yang sangat memukau tersebut.


Han Bing yang sedari tadi menyaksikan pertandingan sedikit terusik dengan lilitan naga yang ada dilehernya, dalam beberapa waktu sebelum pertandingan dimulai, naga yang ada dileher Han Bing tanpa gelisa dan sering kali mendesis, biasanya sang naga akan selalu tidur, tapi kali ini naga tersebut terbangun seolah olah ada kekuatan lain yang sedang mengintimidasinya.

__ADS_1


__ADS_2