LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
PRAHARA TURNAMEN EMPAT ELEMEN Bag.8


__ADS_3

Yin He yang merasakan gelagat yang aneh terhadap naga dari Han Bing, Yin He pun mencoba mencari tahu dari mana.


Pertandingan pertama di elemen Api dimenangkan oleh sekte Tapak Sakti dengan kemenangan telak terhadap Sekte Bangau Merah, selanjutnya dari Sekte Bambu Hitam dan Mutiara Hitam, seketika seluruh penonton bergemuruh, dua petarung muda melesat ke arah arena pertandingan, sebelum kaki mereka menyentuh arena pertandingan, tiba tiba arena pertandingan tersebut menjadi lautan api, kedua pendekar tersebut bertukar jurus diatas lautan api tersebut.


Dari sekte bambu hitam, tampak sesosok gadis muda cantik nan anggun akan tetapi mempunyai tatapan mata yang mengerikan. Sedangkan disisi dari sekte Mutiara Hitam adalah sesosok Lelaki muda tampan dengan tatapan sedingin es. Keduanya pun melesat dan beradu pukulan, kekuatan yang sama sama imbang diantara keduanya, gadis tersebut melompat berputar dan turun dengan cepat dan menciptakan serangan api yang sangat besar, tak sempat menghindar pemuda dari mutiara hitam tersebut menangkis dengan seluruh kekuatan tenaga dalam, akan tetapi perhitunganya salah, serangan api dari gadis tersebut hanyalah pemicu saja, akan tetapi pukulan petir yang berada didalam pusaran api tersebut tidak dipe.


Wang Ziu dengan secepat kilat menyambar tubuh dari pemuda tersebut, segera diberikan obat dan pertolongan pertama, dia melihat ke arah gadis dari bambu hitam, dan memberikan tanda bahwa pertarungan selesai.

__ADS_1


Zhang Sun mempersilahkan gadis dari bambu hitam tersebut turun meninggalkan arena pertempuran. Arena pertempuran telah di lapisi oleh perisai pelindung oleh Tetua Wang, sehingga arena bisa digunakan dengan kondisi paling ekstrim di segala elemen.


Yin He yang sedari tadi memperhatikan gadis dari sekte bambu hitam, langsung melayang ingatanya tentang sang ayah yang juga berasal dari keturunan sekte bambu hitam, “Bambu hitam mempunyai generasi muda dengan tingkat analisa dalam bertarung yang sangat cerdas, kalau tiga Wei bersaudara tidak diberi latihan bertarung, kemungkinan besarbakan bernasib sama dengan pemuda dari Mutiara Hitam.


Petarungan terus dilanjutkan beberapa sekte harus mengecam kekelahan telak, karena pendekar yang menjadi perwakilanya harus kalah dibabak penyisihan yang pertama, Yanzu dari Wisma Giok pun tidak mengalami kesulitan untuk menaklukan lawanya, sehingga dia lolos ke puturan kedua.


Dari hasil pertandingan putaran kedua, didapatkan enam sekte yang akan bertanding termasuk Wisma Giok dan Bambu Hitam.

__ADS_1


Yin He melihat wanita tua dengan pakaian sederhana, akan tetapi memancarkan banyak benang benang cakra yang bisa mengendalikan banyak orang baik dari pendekar dan penduduk biasa.


Yin He segera melemparkan pisau pisau angin dengan kecepatan yang sangat tinggi, pisau pisau membabat semua benang cakra yang ditancapkan wanita tua tersebut, mengetahui benang cakranya telah banyak terputus, wanita tersebut lebih waspada, akan tetapi tubuhnya sekarang tidak dapat bergerak, seluruh aliran darahnya kacau, pembulu darah dan arterinya pecah, tiba tiba wanita tua tersebut terjatuh dengan mulut yang banyak memuntahkan darah.


Para penonton tidak melihat wanita tersebut jatuh karena antusias dengan jalannya pertandingan. Para petugas dari sekte Mutiara Hitam pun bergegas, manakala melihat sesosok wanita telah terkapar, mereka kira wanita tua tersebut hanya pingsan, akan tetapi wanita tersebut telah meninggal dunia, dan yang paling mengejutkan saat diperiksa, pada tubuh wanitabtua tersebut banyak racun yang dibawahnya, hal ini membuat petugas dengan cepat membawa mayat ini dan melapor ke senior mereka.


Yin He pun hanya tersenyum melihat semua kejadian ini, dia langsung bertindak lebih cepat agar sesuatu yang tidak diinginkan terjadi, dia yakin jika dia membiarkan hal ini terjadi maka hampir 80 persen orang yang hadir diturnamen akan terbunuh.

__ADS_1


Para petugas yang membawa mayat wanita tua dengan banyak membawa racun di tubuhnya melaporkan kepada seniornya, hal ini langsung di respon langsung oleh Hau She selaku penangung jawab keamanan turnamen ini.


"Perintahkan semua petugas untuk memperketat penjagaan, jangan sampai kejadian ini terdengar oleh pihak selain Mutiara Hitam." Perinta Hua She kepada seluruh pasukanya, dia juga memperintahkan penjaga bagian luar untuk menggeledah semua yang keluar masuk lembah kesunyian.


__ADS_2