LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Kitab Langit - Spirit Pedang Rembulan


__ADS_3

Yin He merasakan spirit pedang yang sangat besar dalam dirinya, saat dia keluar, ternyata ketiga Xiao bersuadara pun sudah menyelesaikan latihan mereka, “Tunggulah dipaviliun sekte bulan sabit, aku akan mencoba kekuatan spirit pedang ini, aku merasakan energi yang meledak ledak dalam tubuhku.” Yin He kemudian melesat meninggalkan ketiga Xioa bersuadara.


Ketiga segera melesat kembali ke sekte bulan sabit, tetua Mong yang melihat Xioa bersuadara tanpa Yin He pun segera mendekati mereka, “ Xiao Yan, dimana He’er? Kenapa dia tidak ikut dengan kalian kembali? Atau latihanya He’er masih belum selesai?” Ujar Tetua Mong.


“Hehehehe, Paman jangan khawatir kakak Yi n He sudah selesai, hanya saja tadi dia berpesan kepada kami untuk segera kembali, sedangkan kakak, akan melakukan latihan yang terakhirnya, yaitu mencoba kekuatan baru dari spirit pedang matahari dan pedang rembulan.


“Syukurlah, aku merasa energi kalian juga sangat besar, kemajuan kalian juga sangat menakjubkan, aku yakin hasil latihan kalian beberapa waktu ini berhasil.” Tetua Mong  merasakan getaran energi yang kuat di ketiga


Xiao bersaudara.


Dari hasil kemarin memang membuat kemampuan dari ketiga Xiao bersaudara sangatlah pesat, untuk Xiao Yan, Jurus Bayangan sudah mencapai tingat tertinggi,yaitu jurus bayangan kematian,  dengan jurus ini dia bisa melayang diatas air dan juga kecepatan melayang dan terbangnya hampir sama dengan Yin He sebelum mencapai pemahaman spirit pedang. Dan dengan bayangan kematian dia bisa melakukan misi seperti penyelinap akan semakin cepat.


Kemampuan penyamaran dari Xiao Yan juga sudah sempurna, peningkatan energi dan penguasaan langkah dasar jurus dasar semesta telah dikuasai, sehingga kemampuan untuk meniru jurus orang lain sangat meningkat. Tetua Mong pun terkejut manakala tiba – tiba didepanya ada orang yang sangat mirip banget dengan dirinya, tapi tiba tiba dia berputar dan berubah kembali berubah wujud menjadi Xiao Yan.


Sementara kemampuan Xiao Zhao juga meningkat pesat, kitab tubuh dewa racun yang diberikan Yin He juga sudah secara sempurna dikuasainya, ditubuhnya sekarang semuanya beracun, bahkan keringat di tubuhnya pun mengandung racun, tapi dengan ilmu tubuh dewa racun Xiao Zhao dapat mengendalikan racun dalam tubuhnya, dan juga kemapuan dalam spiritnya juga meningkat, Jurus Topan Pembelah Samudra pun telah dia kuasai walau masih ditahab spirit menengah.

__ADS_1


Sedangkan Xiao Zhuang, untuk kemampuan sihirnya memang tidak banyak berubah, akan tetapi dengan sihirnya dia bisa mengendalikan dua elemen sekaligus yaitu elemen api dan elemen air, dan penggabungan kedua elemen tersebut sudah mencapai tahab tertinggi.


****


Yin He yang melesat mencari tempat yang aman untuk melihat hasil pemahaman terkait spirit pedang matahari dan pedang rembulan, tiba tiba dikejutkan dengan sebuah pukulan jarak jauh dari seseorang yang berada ditengah hutan, sinar merah yang melesat ke arah Yin He segara ditangkis dengan cepat oleh Yin He.


Yin He segera melesat turun untuk mencari siapa yang telah memukulnya dari arak jauh tersebut, saat dia sudah mendekati, tiba tiba beberapa pukulan jarak jauh melesat kearahnya, tekanan energi yang begitu kuat, membuat Yin He berhati hati saat menginjakan kakinya di hutan tersebut.


Saat Yin He akan melangkah kedepan, tiba tiba sesosok wanita muncul dari kabut pekat yang lama lama membentuk tubuhnya. Wanita itu terlihat seperti gadis 20 tahun, berperawakan tinggi dan lansung, kulit putih cantik dengan tatapan mata genit.


“Ternyata energi yang kuat ini berasal dari seorang pemuda yang masih muda nan tampan, aku akan mempertimbangkan tidak akan mencabut nyawamu, karena telah mengganggu meditasi pemahamanku, siapa namamu bocah tampan?” Ujar Shi Ren, wanita ular emas yang sedang meditasi untuk mencapai pemahaman terkait ilmu yang sedang dipelajari, akan tetapi karena tekanan energi Yin He saat melintas, hampir saja  membuat pemahaman spirit jurunya terganggu.


Untuk dia dapat menyelesaikan meditasinya, dan dia  melihat Yin He terbang di kejauhan, sehingga dia langsung melancarkan serangan jarak jauh kepada Yin He, akan tetapi dia tidak menyangkah seseorang yang mampu mengganggu meditasinya adalah seorang pemuda  yang sangat tampan, mata dan hati Shi Ren langsung berdebar.


“Maafkan sebelumnya, aku tidak bermaksud mengganggu meditasimu, aku hanya melintasi tempat ini, Nama ku Yin He.” Yin He menatap Shi Ren dengan waspada, semerbak harus tubuh Shi  Ren mengitari tubuh Yin He, tiba tiba, tubuh Yin He bergetar, tubuhnya mengeluarkan asap  keeamasan.

__ADS_1


“Hahahahah, menarik sekali kau anak muda, rupanya kau mempunyai tubuh dewa racun, pantas saja bius wangi tubuhku tidak mampu menaklukanmu, tapi tawaranku buatmu masih berlaku, kalau kau mau menjadi abdi setiaku, aku akan mengampunimu.” Shi Ren menyeringai menatap tajam mata Yin He.


“Jangan Mimpi kau nenek tua, sampai matipun aku tidak akan mau menjadi abdimu.”  Energi nenek tua ini begitu lumayan, untuk mengetaui kekuatan spirit pedang matahari dan rembulan, akan kujadikan kau bahan pelatihanku.” Yin He tersenyum dalam hati, dia sengaja memancing  emosi Shi Ren agar tidak ragu- ragu untuk menyerangnya.


Shi Ren yang melihat Yin He tetap tidak mau menjadi abdinya tersulut emosinya , apalagi Yin He mengatakan dia seorang nenek tua, tentu saja Shi Ren pasti akan tersinggung, secara umur dia adalah nenek – nenek, akan tetapi setelah meenyetap energi murni alam dan juga  menyerap mustika siluman, maka dia dapat mempertahakan kecantikanya dengan energi murni tersebut.


"Cari mati kau anak muda.” Shi Ren langsung menyibakkan tangannya, dan sebuah energi yang berbentuk pedang langsung melesat menebas Yin He, dengan cepat Yin He mengelak, akan tetapi kecepatan Shi Ren memang luar biasa, dalam sekejab dia sudah berada didepan Yin He.


Dalam sekejab, puluhan jurus pedang dan juga pukulan telah mereka lakukan, kecepatan dan kekuatan Shi Ren tidak dapat dianggap enteng, kemungkinan lebih tangguh dari kemampuan Liu Xie.


"Nenek tua ini bisa mengubah energi murni menjadi pedang, dan kecepatanya juga sangat cepat, aku harus segera menggunakan spirit pedang rembulan. Gumam Yin He.


Yin He segera mengeluarkan pedang rembulan, saat Yin He mencabut pedang rembulan, tekanan udara yang dikeluarkan pedang ini sangat kuat, hingga memaksa mundur Shi Ren. “Hemmb..kurang ajar, ternyata anak ini mempunyai spirit pedang, dan dia juga sudah menguasai jalan pedang, ini tak boleh dianggap enteng, aku harus segera membunuh dan menghisap energinya.” Tatapan mata  Shi Ren yang tajam menatap setiap jengkal dari tubuh Yin He, rupanya dia ingin memastikan kembali bahwa yang dihadapinya adalah bukan orang biasa.


Shi Ren meluncur dengan kecepatan maksimal, akan tetapi kali ini dia tidak dapat mendekati Yin He, karena pedang rembulan terlalu cepat untuk ditaklukan, Yin He sendiri sebenarnya kagum dengan kecepatan Shi Ren, akan tetapi dia harus cepat mengalahkanya, kalau tidak dia yang kan tertebas. Yin He mengeluarkan jurus, Rembulan Patah, jurus ini adalah jurus yang bisa melihat gerakan dari jurus lawan, seolah olah gerakan lawan sangatlah lambat sehingga kita bisa untuk menghindarinya atau menebaknya.

__ADS_1


__ADS_2