LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Dewi Racun Hubei Bag.02


__ADS_3

Jingmi terus menerobos pekatnya hutan untuk mencari siluman untuk mengasah kemampuanya, akan tetapi ada hawa murni yang sangat pekat menarik perhatiannya, dia segera melesat kearah hawa murni yang pekat, Jigmi kemudian bersembunyi dibalik batang pohon besar, dia melihat tiga lelaki yang sedang berlatih pedang, gejolak dendam meluap luap dalam hati Jingmi manakala melihat sosok lelaki, bayangan para pemudah yang akan memperkosanya, Jingmi langsung melesat dan menyerang Xiao bersaudara yang sedang berlatih 10 langkah dasar pedang.


Yin He yang sedari tadi menyadari kehadiran Jingmi, langsung memperingatkan ketiga Xiao bersaudara untuk menghindar, melihat serangan yang mendadak dari pohon yang besar, ketiga Xiao bersaudara segera menghindari beberapa serangan yang sangat cepat dari Jingmi.


Yin He terkejut dengan efek serangan Jingmi, pukulan jarak jauh yang mengandung racun yang sangat dahsyat. "Xiao Zhao, gadis itu mempunyai tubuh yang mengandung racun, hadapi dan tanyakan kepada kenapa dia tiba tiba menyerang kita?" Ujar Yin He kepada Xiao Zhao.


Xiao Zhao juga terkejut melihat sisa sisa pukulan dari Jingmi, bahkan sebuah batupun hancur dan meleleh setelah terkena pukulan gadis tersebut.


Xiao Zhao mencoba melangkah mendekat kearah Jingmi, akan tetapi dengan cepat Jingmi menyerang dengan gerakan gerakan jurus dari hewan buas yang dia dapatkan selama di hutan, tapi dengan kekuatan dan kecepatan yang lebih besar, belum lagi hawa racun yang ditebarkanya membuat semua yang dilewatinyabhancur dan meleleh bagai terkena larutan asam amoniak.


Xiao Zhao tidak menghindar dan mencoba beradu beberapa jurus dengan Jingmi, pakaian luar Xiao Zhao sudah meleleh terkena racun Jingmi, untuk dia menggunakan baju dari sisik, naga es, sehingga tubuhnya tidak telanjang.


Jingmi terkejut karena hanya Xiao Zhao yang mampu menahan racun yang menyebar dari tubuhnya, Dari kejauhan Yin He memperhatikan pertarungan mereka.


Sedangkan diruang Jiwa Yin He, Shi Ren dan Xia Yuan, terkejut melihat apa yang mereka lihat dari ruang jiwa, dengan serempak mereka menyebutkan "tubuh dewi racun."

__ADS_1


"Shi Ren ayo kita keluar, kita harus menghentikanya, tubuh dewa racun pun tak akan bisa menandinginya, beruntung, kekuatan gadis ini belum sepenuhnya aktif." ujar Xia Yuan dan diikuti anggukan dari Shi Ren.


Xia Yuan dan Shi Ren segera keluar dan melesat ke arah Jingmi. "Berhenti kalian." Suara Shi Ren mengejutkan Jingmi dan Xiao Zhao yang sedang bertarung.


Xia Yuan dan. Shi Ren berjalan mendekati Jingmi, Jingmi yang semula memasang kuda kuda, kini hanya terdiam, dia mengagumi kecantikan kedua wanita tersebut, hawa racun yang keluar dari tubuhnya perlahan lahan mulai menyusut seiring dengan hilangnya amarah Jingmi.


"Siapa namamu gadis cantik, kenapa kau tiba tiba menyerang kami." Jingmi tetap diam, matanya masih mengawasi dengan penuh kehati hatian insting selama 2 tahun sendirian didalam hutan mengajarinya untuk tetap waspada pada situasi dan keadaan apapun.


Setelah beberapa saat menunggu jawaban, akhirnya Jingmi pun bicara "Kalian telah mengusik kehidupan dihutan ini, ini adalah daerah kekuasaanku, dan aku tidak suka kalian ada disini." Sebenarnya dalam kecil Jingmi ingin berteman tapi, pasti mereka akan mati atau mereka pasti akan mengolok ngoloknya sebagai gadis racun dari Hubei.


"Kami sungguh tidak tahu kalo daerah ini adalah daerah kekuasaan mu gadis cantik, tapi apamah kau sendirian disini, dimana kelauargamu?" Jingmi hanya menggelang, dia memang sudah menjadi Yatim piatu sejak umur 7 tahun, dan setelah itu kehidupan yang penuh penderitaan dilaluinya hampir tiap hari.


Shi Ren dan Xia Yuan saling padang dan tersenyum, mereka segera mendekati Jingmi, Jingmi yang semula tenang kini mulai waspada dengan memasang kuda kuda.


"Jangan takut gadis cantik, kami hanya memastikan bahwa kau benar benar mempunyai tubuh dewi racun." Ujar Shi Ren.

__ADS_1


Saat mendengar dewi racun, Xiao Yan , Xiao Zhao dan Xiao Zhuang pun terkejut, mereka kira hanya ada tubuh dewa racun. Yin He pun mnegkerutkan dahinya, didalam ingatan kakek Zhao pun tidak ada informasi mengenai dewi racun.


Jingmi pun menunduk, ternyata dirinya benar benar mempunyai tubuh yang beracun, Shi Ren yang mengerti kesedihan dari Jingmi, Shi Ren menebak bahwa Jingmi belum tau benar benar tubuh dewi racun dan akibatnya.


"Nama kamu siapa gadis cantik, kau belum menjawab pertanyaan kami tentang namamu." Jingmi menarik nafas dan mendengus kesal. "Namaku Jingmi, dan memangnya kenapa kalau aku punya tubuh beracun hah? apa ini menurut kalian sebuah kutukan? Jingmi meluapak semua emosinya kepada Shi Ren dan juga Xia Yuan.


Shi Ren tersenyum simpul, "Bukan itu masalah itu, bagiku kau adalah sebuah keajaiban dari langit, bukan sebuah kutukan, akan tetapi, tubuhmu harus segera di obati atau kau harus belajar ilmu tubuh dewa racun, karena jika tidak, pada umur tepat 21 tahun tubuhmu akan meledak karena aliran energi tubuhmu yang terus menyerap energi racun dan alam."


"Selain menyebarkan racun, tubuh dewi racun dapat menyerap racun apapun dan dimanapun, oleh sebab itu tubuh dewi racun seperti pedang yang bermata dua." Penjelasan Shi Ren membuat hati Jingmi tersentak, umurnya sekarang 19 tahun, kira kira 2 tahun lagi dari sekarang maka dia akan tewas dengan mengenaskan.


Jingmi pun terduduk dan menangis, "Nona, apakah kalian bisa menyembuhkanku, aku ingin hidup normal seperti gadis biasa." Pinta Jingmi.


"Seperti yang Shi Ren katakan hanya ada 2 pilihan, membebaskan kau dari tubuh dewi racun, tapi tidak mudah bagimu dan kau akan merasakan kesakitan yang sangat luar biasa, dan juga bahan dan orang yang bisa menyembuhkan mu haruslah orang yang menguasai ilmu tubuh dewa racun dan kekuatan empat elemen, tapi aku takut kau tidak bisa melalui tahapan tahapanya."


Dan yang kedua adalah, kau harus belajar ilmu dewa racun, tapi kau harus bisa menyerap dan mengendalikan tenaga dalam murni, akan tetapi satu hal yang perlu kau tahu, kau tidak akan pernah bisa menikah kecuali dengan orang yang mempunyai tubuh dewa racun." Kalimat terakhir yang Xia Yuan katakan membuat Jingmi terhenyak, hanya bulir air mata yang menetes, sebagai wanita normal, Jingmi juga menginginkan berumah tangga layaknya gadis yang lainya.

__ADS_1


Yin He segera mendekatI Shi Ren dan Xia Yuan, "Kalian mengerti resiko yang kalian ucapka, aku tidak ada waktu terlalu lama disini, aku harus segera menuju gerbang langit."Ujar Yin He.


"Sebaiknya kau ajari dan kau bawa Jingmi dalam perjalananmu, karena ada sesuatu yang nantinya hanya Jingmi yang bisa membantumu, ini adalah jalan takdir Yin He, aku harap kau bisa memikirkanya." Uja Shi Ren dan diikuti oleh Xia Yuan.


__ADS_2