
Jetsan dengan pedang terhunus ditanganya menantap tajam kearah Xue Xue yang tersenyum sambil menggodanya, sedangkan Yin He masih menahan diri untuk tidak ikut bertarung, karena dengan hal ini insting para pendekar sembilan naga akan terasah insting pertarungnya.
Jetsan segera menyabetkan pedangnya kearah Xue Xue, iblis betina tersebut dengan gemulainya terus menangkis dan mencoba mengimbangi kecepatan dari Jetsan. "Pemuda ganteng jadilah pangeranku, akan kupuaskan semua hasratmu." Ujar Xue Xue sambil tersenyum centil kepada Jetsan.
Jetsan pun semakin muak dan meludah dihadapan Xue Xue, setelah pedang bintangnya ditaruh didadanya dan dihadapkan ke belakang, setelah itu dia melempar pedang bintang keatas, pedang bintang pun melayang layang kearah Xue Xue, dan melepaskan pengaruh ilusi Xue Xue terhadap Kalden, Wei Hanzu san Wei Ryuza, setelah ketiga temannya bebas Jetsan langsung meluncur ke arah Xue Xue dan tanpa ragu menampar beberapa kali wajah cantik Xue Xue.
Wajah Xue Xue merah padam dia tidak sangkah ada seorang pria yang sanggup menahan pesonanya, memang kecantikan iblis wanita ini keterlaluan cantiknya.
Xue Xue mundur kebelakang, tubuhnya memancarkan sinar hijau dibarengi dengan asap kemerahan yang pekat mengelilingi tubuhnya, serelah sap terswbyt memudar maka sebuah pemandangan yang sangat mengerikan muncul dihadapan semua orang, Xue Xue gadis yang cantik jelita kini menjelma menjadi seorang wanita yang sangat mengerikan, wajahnya merah dengan sisik dan beberapa seperti bekas luka yang dalam, gigi taringnya menyembul keluar dan panjang, bibirnya tebal dan lebar, alis matanya tebal dan menyatu, serta rambutnya yang yang keriting mengembang.
Siapa pun yang melihat sosok Xue Xue yang sekarang tidak akan pernah menyangkah bahwa dia merupakan awalnya gadis yang cantik jelita, Xue Xue langsung menyerang kecepatanya meningkat drastisz dengan cepat dia menrangkan cakaran kuku kuku panjangnya kearah Jetsan, Jetsan yang sudah memagari dirinya dengan perisai tenaga dalam saja masih sangat kerepotan menangkisnya dan alhasil Xue Xue berhasil membuat luka robek didada Jetsan.
__ADS_1
Jetsan tetap tenang walau dalam keadaan yang terluka dia menatap dan melihat semua gerakan serangan dari sosok Xue Xue yang sekarang, langkah dan jurus dari Xue Xue memang berbeda dengan jurus yang lainyaz kebanyakan dari jurusnya adalah sebuah ilusi, jika mata pendekar biasa yang tidak mempunya dasar ilmu ilusi maka tendangan Xue Xue adalah sebuah pukulan, sehingga langkah antisipasi akan salah, sehingga mengapa diawal semua dikalahkan dengan mudah oleh iblis betina tersebut.
Jetsan menghentakan kakinya dan sebuah dorongan yang kuat terlontar dari hentakan kakinya tersebut, Jetsan mengandalkan kecepatan untuk mengubah titik seranganya, diawal dia menyabetkan pedangnya, dan saat dititik temu antara pukulannya dan pukulan Xue Xue, dia mengubah arah sabetan pedangnya menjadi tendangan dari bawah keatas, karena sangat cepat Xue Xue tidak dapat menghindarinya, dagunya terkena tedangan telak, sehingga mengakibatkan dia terpelanting jatuh kebelakang dengan luka serius pada mulutnya sehingga darah mengucur deras dari bibirnya.
Xue Xue hanya bisa mengumpat dalam hati sambil menahan rasa sakit yang sangat luar biasa sakitnya. Kemarahanya kini memsbuat seranganya semakin tak beraturan membuat Jetsan dapat dengan jelas arah serangan dari wanita iblis tersebut, dengan gerakan lebih cepat dan berkat pedang bintangnya sehingga Jetsan tidak terpengaruh dengan jurus ilusi Xue Xue.
Iblis betina tersebut bangkit dan berteriak,aura merah terpancar kuat dari tubuhnya, hawa membunuh kini sangat kental, dan benar saja, dengan semua kekuatanya dia membangkitkan seluruh pasukan mayat hidup yang dia miliki, semua bangkit dan menyerang Jetsan, akan tetapi Kalden, Wei Ryuza serta Wei Hanzu mereka tidak tinggal dia dan langsung membantu Jetsan dengan langsung menyerang para mayat hidup tersebut,
Begitu pula yang dilakukan oleh Wei Hanzu dengan pedang mataharinya dia langsung menghangus leburkan para mayat hidup tersebut , sedangkan Wei Ryuza menggunakan tekanan angin yang sangat kuat sehingga yang terjadi adalah potongan kecil kecil dari para mayat hidup tersebut.
Sedangkat Jetsan menyabetkan pedang anginya, membuat ilmu membangkitkan mayat hidup tersebut langsung terhenti, dan di waktu yang bersamaan, Jetsan langsung menyerang dnngan kecepatan lebih dari sebelumnya dan hasilnya, pedang bintang dapat bersarang di tubuh Xue Xue.
__ADS_1
Xue Xue terhuyung dan jatuh, berbarengan dengan jatuhnya tubuh Xue Xue, maka berangsur angsur para mayat hidupun mulai roboh satu persatu dan tidak akan bangkit lagi, Jetsan mengambil pedang langit dengan memanggilnya dan pedang langit pun segera melesat kearah Jetsan dan kembali kegenggaman tanganya.
Xue Xue masih merintih menahan rasa sakit yang mendera tubuhnya, dan tiba tiba muncul asap hitam yang kemudian berputar pada tubuh Xue Xue dan memudar, setelah memudar tubuh Xue Xue yang terluka pun menghilang, Kalden , Wei Hanzu dan Wei Ryuza hendak mengejar orang yang membawa Xue Xue, kan tetapi Yin He melarangnya.
"Ada pekerjaan yang lebih penting sepertinya kita akan bagi tugas, aku harus menemui Paman Han Bing sekarang, sepertinya kali ini aku harus segera kesana." Ujar Yin He.
"Sebenarnya ada apa tetua? apa yang akan terjadi? Tanya Wei Hanzu kepada Yin He, Yin He hanya menghela nafasnya, "Kalian tentunya tahu kan kelelawar api dan kelelawar es, sekarang dua iblis tersebut dengan bantuan dari pangeran kegelapan telah membangkitkan iblis yang paling menakutkan didaratan Tang, iblis ini mempunyai julukan sebagai Iblis Kematian, dan kekuatan yangbpaling menakutkan adalah membaca kekuatan fikiran dan mengendalikanya, dia juga bisa membaca masa lalu dari para musuhnya dan dengan masalalunya dia bisa saja mengambil sisi kelemahanya." Wei Ryuza terkejut, di kira pengendalian dia punya sudah paling terkuat, ternyata ada yang lebih kuat lagi darinya.
"Aku akan bagi tugas untuk ryuza kau ikutlah denganku, dan untuk Kalden kau susul Jingmi dan Xiao Zhao, untuk Wei Hanzu, kau cari susulya Xiao Yan dan Xiao Zhuang, tapi sebelumnya Wei Hanzu belajarnya formasi yuan pemindah dimensi sehingga nantinya kau bisa kemana saja dengan cepat dan juga bisa menyelamatkan diri jika terpepet." Ujar Yin He.
"Aku langsung berangkat, Jetsan kau ajari dulu Wei Hanzu, dan kau tetap di Lasha, beritahu kita perkembangan keadaan masing masing." Ujar Yin He
__ADS_1
Yin He dan Wei Ryuza segera melakukan perjalananan ke daratan Tang tepatnya arah kekaisaran Tang, waktunya tak banyak makanya dia lansgung membuka portal pemindah sehingga dia nantinya dia bisa sampai tujuan dengan cepat, dari tatapannya Yin He menyimpan sebuah kecemasan yang sangat mendalam.