LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Tubuh Dewi Kematian Bag. 02


__ADS_3

Yin He diberitahu oleh Singa kepala Naga, dan alasan mengapa dia memberikan mutiara kehidupan miliknya kepada Jingmi.


“Tuan, aku tahu sejak kau mengatakan mencari buah jiwa, karena hanya beberapa tipe tubuh khusus yang membutuhkan buah jiwa termasuk tubuh Yin Yang, yang dimiliki oleh istrimu.


“Sekarang dia telah mendapatkan tipe tubuh peri, dimana pemilik tubuh ini mempunyai kekuatan yang spesial apalagi terkait energi alam, dia bisa memerintahkan energi alam apapun yang terjangkau olehnya.”


“Dan sekarang tubuh istrimu menjadi tubuh peri Yin Yang, dan itu akan menjadi tubuh paling spesial yang ada di dunia manusia, iblis, asura dan bahkan nirwana.”


“Yang aku ketahui jika salah satu bangkit, maka harus segera dibangkitkan keduanya, jika tidak maka tidak akan bisa seimbang dan menambah kesakitan yang diderita, walau hal tersebut bisa memperpanjang sisa usianya.” Sela Yin He.


“Hmmm, memang benar yang tuan katakan, bahwasanya jika salah satu dari kekuatan Yin dan Yang dibangkitkan, maka salah satunya harus segera dibangkitkan, akan tetapi ini bukanlah kekuatan dari Yin dan Yang, akan tetapi kekuatan tubuh peri miliknya.”


Yin He terperanjat mendengar hal tersebut, dia membayangkan energi yang berada dalam tubuh Jingmi nantinya jika benar benar mengaktifkan tubuh Yin dan Yang miliknya.


“Tapi ada kabar baiknya tuan, seperti yang kita ketahui ditengah tengah dunia kecil ini terdapat suatu wilayah yang di mempunyai hukum yang berbeda dengan yang lainya, disanalah sebuah kekuatan aneh disegel, aku sendiri juga tidak tahu kekuatan apa itu, dan juga disanalah aura Yin yang sangat besar berada disana.”


“Oleh sebab itu hanya orang dengan kekuatan Yin yang bisa menembusnya, seperti tuan yang masih mempunyai aura kaisar iblis, maka akan memudahkan untuk masuk kedalam wilayah tersebut.”


“Bagaimana pendapatmu tuan singa kepala naga, apakah perlu Jingmi kesana? Aku juga secara pribadi sangat penasaran dengan kekuatan tersebut, dan jika Jingmi kesana, apa yang akan terjadi.”


“Apakah kau akan mempertaruhkan kehidupan istrimu sendiri?” Tatap Singa kepala Naga.


“Kami pernah mengalami hal yang paling menakutkan, akan tetapi kami percaya jika kami bersama maka tidak ada sesuatu yang bisa menghalangi.”


“Tapi tetap dibutuhkan persiapan yang kuat, kalau tanpa taktik dan juga persiapan namanya adalah bunuh diri.”


Yin He tersenyum tipis kepada Singa kepala Naga.


“Mari temui Jingmi, kita dengar jawaban dari istrimu tersebut, apakah dia mengikuti instingnya atau dia akan berkata tidak.” Ucap Singa kepala Naga.

__ADS_1


Yin He dan Singa kepala Naga tersebut masuk, Chen Yi yang sangat penasaran dengan apa yang mereka bicarakan langsung menodong sang ayah, yang lebih mementingkan pembicraanya dengan sang Singa kepala Naga dari pada mengkhawatirkan kondisi Jingmi yang masih belum sadarkan diri.


“Yi Er, ditengah dunia ada sebuah kawasan misterius dimana kekuatan Ying sangat besar, kami berencana mengajak ibumu kesana untuk menyelidikinya, dan semoga menemukan sesuatu yang baik buat ibumu, karena ada kekuatan yang sangat misterius dan juga kekuatan Yin yang sangat kuat berkumpul disana.”


Raut muka Chen Yi langsung berubah masam, “Ayah, ayah tau kondisi ibu sendiri belum stabil, dan masih belum tahu bagaimana dia mengendalikan tubuh peri miliknya.”


Yin He terus mencoba memberikan pengertian kepada Chen Yi, akan tetapi tidak bisa merubah keputusan Chen Yi, Yin He sangat mengerti apa yang ada dalam benak sang putra, sehingga hanya bisa menarik nafas berat.


“Yi Er, kau tidak boleh begitu dengan ayahmu.” Jingmi yang terbangun ketika mendengar keributan kecil antara Yin He dan Chen Yi.


“Yi Er, percayalah apa yang dikatakan oleh ayahmu, dia pasti sudah mempertimbangkan semuanya, ibu akan pergi mengikutinya.”


Chen Yi hanya berdiam dan mengangguk, “ Yi Er, tenanglah, ibumu akan ayah bawa kedunia jiwa, disana ibumu bisa belajar banyak.”


Jingmi mengangguk dan setelah Yin He membuka dunia jiwa miliknya, Jingmi segera masuk untuk berlatih.


“Kalian juga segeralah untuk menaikan kemampuan kalian, karena kalian juga harus kesana.” Ujar Singa kepala naga tersebut. Chen Yi mengangguk dan segera memanggil Nana dan Bai Cuan untuk ikut bersamanya.


“Semuanya bersiap, jika ada aba aba untuk menyerang.”


“Siap.” Beberapa pasukan dari sekte bulan darah yang bersiap untuk menyerang Sekte Wisma Giok.


Sedangkan tiga wakil komandan Suji segera masuk kedalam sekte dan menghancurkan formasi – formasi array yang di bangun oleh Yin He dan juga 8 pendekar naga dulu.


Hanzu, Yanzu dan Ryuza semakin gusar, karena merasakan bahwa beberapa array yang dipasang untuk melindungi sektenya telah dihancurkan, mereka segera mempercepat pergerakan mereka untuk sampai di Sekte Wisma Giok.


Tetua Tuoli dan para tetua yang lain, segera tersadar manakala mereka merasakan aura penindasan yang sangat kuat, berada dalam sekitaran sekte mereka.


Dhuarrrrr...Bhooommm...Bhooommm

__ADS_1


Suara ledakan dari berbagai arah membuat semuanya terkejut, saat mereka masih bingung dengan suara ledakan yang bersahutan, musuh segera bergerak dan membantai mereka, karena dalam posisi tidak siap mereka hanya bisa bertahan, sedangkan musuh dengan strategi yang matang dan langsung menghabisi setiap lawan yang ditemuinya.


Hal ini membuat seluruh anggota sekte kalang kabut, karena para pemimpin mereka juga disibukan dengan pertahanan mereka, tanpa peduli situasi yang ada.


Suju sendiri terbang diatas aula utama Wisma Giok, dan kedatangan Suju langsung disambut oleh tetua Xiao Chen.


“Tua Bangka, aku di Klan Han, meminta giok langit sekarang juga, atau kalian aku ratakan dengan tanah.”


Tanpa memberi jawaban, tetua Xiao Chen langsung melakukan serangan,dengan pukulan api yang sangat besar kearah Suju, akan tetapi dengan gaya genitnya dia hanya menghindar dengan mengedipkan matanya.


“Kurang ajar, kau jangan meremehkanku perempuan J*alang.” Tetua Xiao mengepalkan jurus tinju apinya, dengan tetap tenang tetua Xiao berhasil mendaratkan pukulanya kedada Suju/


“Dasar tua bangka, akan kutunjukan seperti apa tinju apa sesungguhnya.” Suju langung memutar tubuhnya, kedua tanganya terkepal, dan dengan kecepatan tinggi dia menuju tetau Xiao yang sedang tertegun.


“Tidak mungkin, ini pasti salah, tidak mungkin dia menggunakan jurus tinju api miliku, Astaga ! bahkan ini lebih kuat dan lebih cepat.”


Bhukk.. Bhukkk.


Tetua Xiao terhuyung, dadanya nyeri sekali dan yang dirasakan adalah panas yang sangat menusuk nusuk, tetua Xiao langsung menelan pil embun es, yang langsung menyembuhkan luka, rupanya insting dari kemarin membuatnya sudah menyiapkan hal yang terburuk.


Tanpa di duga, tetua Tuoli langsung membantu tetua Xioa dan memberikan pukulan tarian phoenix, hal ini membuat Suju terhuyung – huyung,


Suju yang mendapati dirinya di serang dari belakang, membuat amarahnya tersulut dan langsung melesat kearah Tuoli, tubrukan antar kekuatan yang sangat sangat besar membuat area sekitar pertempuran bergetar.


“ Bangsat.”


Bhukkk Bhooomm Bhommmm.


 

__ADS_1


 


__ADS_2