LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Masa Kecil Pangeran Kegelapan Bag. 02


__ADS_3

Keesokan harinya, Feng Tian yang tidak ada keinginan untuk pergi menghadiri acara yang dihadiri oleh semua keluarganya, pastinya dia akan menjadi bahan olok olokan oleh para tetua klan, oleh sebab itu Feng Tian dari pagi sudah bersembunyi diatas atap paviliun miliknya, terlihat dibawah Feng Xun mencari  Feng Tian untuk diajak menghadiri acara kenaikan tingkat tersebut, Yin He yang hanya bisa melihat sangat mengerti perasaan dari Feng Tian, dimana dia kehilangan semua kemampuanya dan hanya dianggap sebagai sampah keluarga dan selamanya akan   dianggap sampah.


“Kakak, kenapa kakak malah disini, kakak ngga berangkat keacara kenaikan tingkat tersebut. “Xun Er,kenapa kau sangat baik padaku?” Ujar Feng Tian, Feng Xun duduk disamping Feng Tian dan menatap Feng Tian. “Kakak ingat 3 tahun yang lalu, sebelum kakak kehilangan semuanya, kakaklah yang selalu menolong aku dari godaan anak laki laki iseng dan juga dari kakaklah aku belajar semua, aku yakin kekuatan kakak pasti akan kembali.” Feng Xun kembali mengusap tangan Feng Tian dan mengajaknya turun, Feng Tian kembali bersemangat, dan bersama dengan Feng Xun dia menghadiri acara kenaikan tingkat, kenaikan tingkat di kekuarga Feng adalah pra acara sebelum acara yang sebenarnya yaitu pertandingan antar keluarga untuk dikirim ke perguruan Bangau Terbang.


Kedatangan Feng Tian bersama Feng Xun menimbulkan banyak omongan, kalau Feng Tian hanya bersembunyi diketiak Feng Xun, karena selama ini memang sebagai jenius dari keluarnga Feng, Feng Xun  melangkah dibelakang Feng Tian, walaupun banyak yang mencibir kedatangan Feng Tian akan tetapi berkat Feng Xun hati Feng Tian tidak langsung minder, dia mengabaikan semua cibiran yang mendera dirinya. Saat nama Feng Xun dipanggil, dengan langkah sikap dan sekali loncatan dia berhasil naik keatas panggung yang telah disediakan, panggung tersebut setinggi 2 meter akan tetapi Feng Xun dengan mudah menaklukanya, dan dengan penuh keyakinan dia menempelkan tangannya kearah batu jade hijau untuk di ukur kemampuanya agar dapat mengikuti seleksi pertandingan untuk masuk ke perguruan Bangau Terbang, dan hasil yang mengejutkan ternyata Feng Xun benar benar seorang jenius. Pada umur 9 tahun dia telah berada di tinggkat emas, Feng Tian sangat kagum melihat kenaikan tingkat dari Feng Xun.


Saat  giliran Feng Tian yang dipanggil semua orang langsung tertawa, apalagi untuk naik keatas panggung yang tinggi, Feng Tian harus dianggkat oleh orang orang banyak, hal ini membuat para tetua tertawa sekaligus malu, “Benar – benar sampah, nahkan untuk naik keatas panggung saja dia harus diangkat, Cuih..” Saat  tangan Feng Tian menempelkan tanganya kearah batu jade hijau tersebut, batu tersebut tidak bereaksi sama sekali, hal ini sama seperti setahun dan 2 tahun yang lalu, dan itu mnunjukan bahwa dia masih sama seperti yang lalu, yaitu seorang sampah.

__ADS_1


“Turun kau sampah, dulu aku begitu memujamu dan bahkan mau kau jadikan seorang calon istri, saatnya sekarang aku memutuskan cintamu, aku anggap kau telah mati, Ingat kau Feng Tian, tidak ada lagi hubungan antara kita, kau hanya seorang lelaki lemah , sampah yang tak pantas denganku.” Suara seorang gadis yang sangat lantang menggelegar diantara kerumuman orang orang yang melihat acara kenaikan tinggkat tersebut, semua orang melihat kearah suara yang menggema tersebut, dan orang orangmu berbisik tentang gadis tersebut, gadis dari Marga Ma  yaitu Ma Yanlai, Yanlai adalah gadis cantik dan merupakan salah satu genius dari keluarga Ma, yang manjadi kekasih dan dijodohkan dengan Feng Tian saat mereka sama sama usia 7 tahun, saat itu Feng Tian sudah mencapai tingkat Perak dan Ma Yanlai baru tingkat Besi.


Feng Tian pun berbalik, “Apa aku tidak keliru berkata seperti itu, aku Feng Tian yang memutuskan hubungan ini, dan jangan sampai kau menginjak lagi keluarga Feng atau aku akan membuat perhitungan denganmu.” Ujar Feng Tian, akan tetapi keputusan dari Feng Tian tidak serta merta disetujui, karena yanng diinginkan dari Ma Yanlai adalah menjadi pihak yang memutuskan pertunangan karena dengan ini nama baik keluarganya akan tetap baik akan tetapi jika mereka diputuskan maka mereka akan menanggung malu untuk selamanya.


“Aku tunggu kau 3 bulan lagi, jika kau dapat mengalahkanku maka aku Ma Yanlai bersedia untuk menerima keputusanmu untuk menjadi pihak yang di putuskan.” Ujar Ma Yanlai, semua orang bergumam termasuk para tetua, mereka tahu kalau Feng Tian sudah kehilangan semua kemampuanya dan bahkan meridiannya pun lenyap, bagaimana mungkin dia akan berkultivasi dan mengalahkan Ma Yanlai dalam waktu hanya 3 bulan, hal yang tidak akan mungkin, Yin He yang melihat itu semua terkejut dan mamastikan diri kalau Feng Tian pasti tidak akan mau menyanggupinya, karena ini adalah hal yang tidak mungkin.


Feng Tian menggandeng tangan Feng Xun dan pergi dari arena tersebut, semua orang menganggap keputusan itu adalah sebuah lelucon yang diucapkan oleh Feng Tian, mereka mengira tiga bulam lagi Feng Tian akan bunuh diri untuk mengatasi rasa malu yang dideritanya. Setelah kejadian siang  tadi, Feng Tian keluar mengunjungi makam ayah dan ibunya, Feng Tian ditinggalkan ayahnya sejak masih berumur 1 tahun dan ditinggal oleh ibunya saat berumur 5 tahun , kini Feng Tian dirawat oleh kakeknya yang satu satunya orang yang sangat menyanyanginya.

__ADS_1


Malam ini adalah malam bulan purnama, seperti yang ibu beritahukan dalam wasiatnya, hal ini hanya Feng Tian yang tahu, bahkan kakeknya sendiri tidak tahu akan wasiat ibunya, agar setiap purnama dia berkunjung ke makam ayah dan ibunya, dan sekarang adalah malam purnama dan umur Feng Tian genap 10 tahun, seperti rutinitas biasanya dia mengunjungi makam ayah dan ibunya, dan hal ini juga sudah menjadi rahasia umum jika Feng Tian sering sekali berkunjung kemakam kedua orang tuanya.


Saat berada di makam kedua orang tuanya Feng Tian bercerita semuanya dihadapan kuburan kedua orang tuanya, walau mereka hanya diam, akan tetapi Feng Tian sepertinya menemukan sebuah kedamaian dan ketenangan setelah bercerita banyak kepda kedua orang tuanya. Dan yang tidak pernah disadari oleh Feng Tian adalah sebuah  cahaya keperakan menyinari tubuhnya, tubuh Feng Tian kini merasa sangat nyaman sekali, sehingga dia terlelap tidur diatas pusara ibunya.


Yin He yang mengetahui hal ini menjadi penasaran sebenarnya siapakah ibu dari Feng Tian dan mengapa dia bisa meminta Feng Tian setiap purnama mengunjungi kuburanya, dan cahaya yang menyinari tubuh Feng Tian itu adalah cahaya dari hawa murni seseorang yang sangat kuat sekali. “Aku harus selidiki, sebenarnya ibu dari Feng Tian adalah siapa dan dengan ini seharusnya kekuatan dan kultivasi Feng Tian telah kembali, dan apakah ini ada hubunganya dia menjadi pangeran kegelapan, Ah,,rupanya masih panjang penyelidikanku, aku harus benar mengikutinya.”Gumam hati Yin He yang memperhatikan tubuh Feng Tian dari kejauhan.


Matahari sudah terbit, akan tetapi tubuh Feng Tian masih saja tertidur di makam ibunya, setelah beberapa saat Feng Tian pun sadar, dan bangun untuk berjalan pulang, akan tetap tengah jalan dia berjumpa kembali dengan Bao dan teman temanya, “Sepertinya ini bocah sampah yang ingin menantang nona Ma, hahahahaha mau mati kamu sampah?” Akan tetapi rasa kantuk yang masih bertahan dimata Feng Tian, sehingga dia tidak menghiraukan Bao, membuat Bao dan teman temannya menghadang Feng Tian dan memenganginya, kemudian Bao dan teman temanya memukili Feng Tian, akan tetapi Feng Tian merasa badanya kuat, dan dia merasakan adanya aliran meridianya, dan dengan cepat Feng Tian berhasil membanting dan juga memilin Bao.

__ADS_1


“Aku harap kalian tidak memberitahukanya kepada siapapun, kalau tidak kalian akan tau akibatnya.” Ujar Feng Tian.


__ADS_2