
Wei Ryuza segera melonpat ke udara dan bersalto beberapa kali dan mendarat dengan baik di tanah lapang yang tadi digunakan oleh Jingmi. Yin He segera meminta Wei Ryuza mengeluarkan semua energi dan juga beberapa senjata yang dimilikinya, akan tetapi karena Ryuza adalah pengguna dari elemen angin dan hanya menggunakan jarum pemberian Yin He membuat Ryuza tidak mengeluarkanya.
“Ryu er, gunakan seluruh kekuatan elemen angin dan gunakan semua kekuatan pengendalian fikiranmu, kau mempunyai banyak senjata, karena alam adalah senjatamu, dengan fikiranmu kau bisa gunakan apapun untuk menjadi senjatamu.” Yin He segera memerintahkannya untuk mengeluarkan kemampunya, dan jangan mengekang apa yang menjadi keinginanya, Yin He meminta untuk Wie Ryuza berimajinasi dengan sangat kuat, karena kekuatan dari Ryuza adalah kekuatan fikiran dan imanijinasinya. Wei Ryuza adalah jenius dari Wisma Giok, dengan cepat dia mengerti apa yang dimaksud oleh Yin He, sekarang Wei Ryuza sekarang mengeluarkan sisi liar imajinasinya, “ Guru Yin He memang yang terbaik, dia selalu bisa mengerti kekuranganku dan kelebihanku.” Gumam Ryuza dalam hatinya dan segera dia mengeluarkan ribuan jarum yang ada dalam ruang hampa yang diberikan oleh Yin He. Semua jarum jarum tersebut dibuat dari baja yang ringan dan kuat. Yin He pun terkejut dengan perubahan yang dibuat oleh Wei Ryuza, kali ini dia merubah dirinya seperti hewan landak, dengan semua jarum di tubuhnya, jarum jarum tersebut juga terkadang dibuatnya sebagai perisai atau pun bentuk pedang, dengan kekuatan fikiranya dia dapat membentuk apapun yang ada dalam imajinasinya. Hal ini membuat yang lainya tercengang. Dan tiba tiba Wei Ryuza berteriak kepada kakaknya Wei Hanzu. “Aku pinjam pedang mataharimu sebentar.” Dan pedang matahari dari tangan Wei Hanzu segera melayang keaarah Wei Ryuza.
Pedang matahari pun sudah melayang kearah Wei Ryuza, “Aku tidak punya kekuatan api atau jurus matahari, jika aku memaksa untuk memegang dan menggunakanya maka semua energiku akan habis terhisap pedang ini.” Gumam bathin Wei Ryuza, Yin He yang melihatnya pun berfikiran sama, dan yang lainya menunggu apa yang akan dilakukan oleh Wei Ryuza dengan pedang matahari tersebut.
Bukan Jenius dari Wisma Giok namanya jika dia tidak berhasil memecahkan masalahnya, dengan berkosentrasi tinggi, dia menggerakan pedang matahari tersebut, ternyata kemampuan dari mengendakikan fikiran tidak hanya benda saja, akan tetapi spirit sebuah pedang seklas pedang matahari pun mampu ditembus oleh Wei Ryuza, sekarang yang membuat semuanya tercengang adalah, pednag matahari tiba tiba memancarkan cahaya yang teramat terang, dan melayang dan melakukan gerakan laksana dia sedang memperagakan sebuah jurus kepada semuanya.
Yin He dan Han Bing tersenyum puas dan bertepuk tangan dengan pencapaian yang dicapai oleh Wei Ryuza. “ Ryu er, sekarang coba kau satukan energi mu dengan kekuatan dari pednag matahari, hal ini juga berlaku untuk semua pedang atau kekuatan yang lain.” Wei Ryuza pun menganguk dan mencoba mencerna apa yang dimaksud gurunya yaitu Yin He, sekarang Ryuza mencoba menyatukan gerakan dan energi dari pedang matahari, Ryuza tidak mau menyerap akan tetapi menyelaraskan energi dan juga kekuatanya terhadap pedang matahari, dan efeknya adalah luar biasa, panas energi matahari ditambah kekuatan angin yang berhembus kencang, membuat tenaga dari kekuatan pedang matahari berlipat lipat jadinya.
__ADS_1
“Hal ini mungkin yang dimaksud guru, bahwa alam adalah senjataku, sekarang aku tidak akan lagi berkecil hati sebagai pendekar yang tidak mempunyai senjata tajam, walau hanya sebuah seruling perak ini, akan tetapi benar kata guru, aku bisa mengendalikan semuanya.”
Yin He pun segera melesat kearah Wei Ryuza, “ Ryu er, kamu kembalikan dulu pedang matahari milik kakakmu, dan gunakan selluruh energi elemenmu, aku ingin tau batas dari energi yang kau miliki. Ujar Yin He kepada Wei Ryuza.
Wei Ryuza segera mengembalikan pedang matahari kepada kakaknya Wei Hanzu, dan segera mengeluarkan seluruh kekuatanya, dan juga dengan kekuatan fikiranya dia menciptakan badai dan beberapa perisai dari beberapa benda benda yang ada disekitarnya, dari batu, daun , kayu dan lain sebagainya.
Yin He segera menyerang Wei Ryuza dengan kekuatan yang sama dengan kekuatan saat menyerang Jingmi, dan Yin He menyerang berkali kali, Wei Ryuza menahan kekuatan serangan dari Yin He dengan selelu memutar badai yang diciptakan, seluruh benda yang berputar cepat berubah menjadi serpihan serpihan kecil yang terus berputar, akan tetapi lama kelamaan kekuatan dari Wei Ryuza ada batasnya, segala benda yang jadi perisai telah menjadi serpihan debu dan kini serangan Yin He mulai menembus perisai dari badai yang diciptakan oleh Wei Ryuza.
“Ryu er, sekarang keluarkan kekuatan spirit naga mu, aku ingin tahu apa yang kau dapatkan, akan tetapi olah energimu dan energi naga tersebut agar energi yang dihasilkan sangat besar, Wei Ryuza mengangguk dan segera dia menekan keluar tenaga spiritnya sampai dnegan tekanan paling puncak, semua sinar yang sama dengan punya Jingmi keluar dari tubuh Ryuza dan juga langsung mengelilinginya dan Ryuza langsung mengkombinasikan dengan kekuatan elemennya.
__ADS_1
Dan segera Yin He menyerang dengan kekuatan yang lebih besar dari sebelumnya, dan kali ini Wei Ryuza lebih tenang dalam menghadapi serangan Yin He, akan tetapi Wei Ryuza terlalu percaya diri, karena dengan serangan yang kedua kalinya oleh Yin He menembus tenaga dari Wei Ryuza, sehingga tubuh Wei Ryuza terpental jauh, untuk kekuatan yang dikeluarkan oleh Yin He tidak seberapa besar.
Wei Ryuza terjatuh dan Yin He segera menolongnya dan memeriksa apa ada yang terluka di fisik atau luka dalamnya, akan tetapi Wie Ryuza langsung bangkit dan berkata baik baik saja kepada Yin He, Yin He tersenyum dan menyuruhnya untuk beristirahat dan memulihkan tenaganya.
“Sekarang giliran kau Wei Hanzu, aku juga ingin tahu kemajuanmu, dengan tubuh apimu sekarang bagaimana? Apakah makin pesat kemajuan yang kau dapatkan selama aku tidak di sekte.” Wei Hanzu kemudia bangkit dan membungkuk hormat kepada Yin He “ Baiklah guru, semoga hasilnya tidak mengecewakan guru.” Wei Hanzu segera meloncat dan mendarat dengan sangat elegan didepan semuanya, ilmu meringankan tubuhnya sangat lihai sekali sehingga membuat kagum semua yang memandangnya, kemampuan Xiao Yan yang memiliki gerakan bayangan seribu, juga masih belum sebagus Wei Hanzu untuk hal meringankan tubuhnya.
Wei Hanzu mengeluarkan gelang gelang dari ruang hampa yang diberikan oleh Yin He, dan dia juga mengaktifkan kekuatan pengendali magma, sehingga tubuhnya kini menyala semerah lava yang di gunung berapi, dengan tubuh dewa apinya membuat Wei Hanzu mampu untuk mengaktifkan pengendali magma di dalam tubuhnya, biasanya para pengendali elemen akan menunjuk object yang akan dibuat menjadi magma, akan tetapi berbeda jika pengendali tersesebut mempunyai tubuh dewa api, maka tubuhnya akan bisa menjadi object perubahan dari magma terssebut, gelang gelang yang sekarang melingkari Wei Hanzu juga mengeluarkan api yang sangat panas, sehingga sekeliling jarak 25 meter pohon pohon langsung hangus dan layu, untungnya smeua yang ada disana adalah pendekar dengan tenaga dalam yang sangat luar biasa sehingga mampu untuk menangkis hawa panas yang dikeluarkan oleh Wei Hanzu.
__ADS_1