LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Zhou Chen Yi


__ADS_3

Tidak terasa hampir enam tahun lamanya Yin He dan Jingmi telah meninggalkan Zhou Chen Yi, anak mereka tersebut kini tumbuh menjadi seorang anak lelaki yang tampan dan juga cerdas, hanya saja dia menjadi bahan olokan para teman teman sebayanya yaitu Tuan Muda tak berharga, karena diusia yang ketujuh tahun, anak anak yang belajar perguruan Sekte Wisma Giok rata rata sudah membuka minimal  satu meridian mereka , dan sudah bisa mengetahui dan mengendalikan elemen yang mereka  masing – masing, akan tetapi Zhou Chen Yi, sama sekali tidak bisa merasakan dan bahkan tidak terdeteksi dia cocok dengan elemen apa, pembukaan meridian pun sampai saat ini juga belum bisa dia lakukan, “Beruntungnya Zhou Chen Yi kau adalah cucu tetua Tuoli,  kau memamng tuan muda sampah, hahahahahaha” Kata kata itulah yang selalu Zhou Chen Yin dengar, akan tetapi mereka akan dihukum saat ketahuan oleh senior Wei Yanzu, Hanzu atau Wei Ryuza.


“Paman Guru, kenapa aku sampai saat ini masih belum bisa mengusai tenaga dalam, bahkan untuk membuka meridian ku yang pertama saja tidak bisa, apa aku sesampah itu? Sampai apapun tidak dapat aku pelajari.” Tanya Zhou Chen Yi  kepada Wei Ryuza gurunya, We Ryuza hanya menghela nafas yang berat, walau dia tahu akan tetapi tidak dapat mengatakan yang sesungguhnya.


“Chen Er yang perlu kau lakukan adalah bersabar dan teruslah berlatih, karena tidak usaha yang membohongi hasil, aku kenalkan kau dengan anak yang seumuran dengan mu.” Wei Ryuza kemudian bersiul dengan nada yang indah. Tak lama setelah siulan Wei Ryuza berhenti, tiba tiba dihadapan Zhou Chen Yi, seorang anak kecil , yang kalau dilihat dari penampilannya yang acak acakan  dan dengan tubuh yang kurus dan kurang terawat. “Chen er ini adalah Chang Mao, dan Chang Mao ini adalah Zhou Chen Yi.” Kata Wei Ryuza agar keduanya bisa saling  kenal dan menjadi lebih akrab. “Chen Er, cobalah kau serang Chang Mao, jangan lihat dari penampilan, tapi lihat apa yang dilakukan dan diberikan oleh Chang Mao, dan jika kau bisa mengalahkan Chang Mao, maka paman guru akan mengajarkan kau teknik yang bagus untuk kamu, tapi ingat, jika kamu kalah, maka kau harus menurut apa yang dikatakan dan diperintakan oleh Chang mao, bagaimana? Apa kau setuju Chen Er?”  Zhou Chen Yi kembali melihat Chang Mao yang lusuh dan kurus, dibandingkan dengannya yang mempunyai tulang yang kuat, kemungkinan kalah akan sangat tipis.


“Baiklah paman guru, dan ingat janji paman guru ya, jangan sampai ingkar, aku yakin bisa mengalahkan bocah kurus ini.” Zhou Chen Yi dengan pongkahnya menghampiri Chang Mao dan langsung memulai menyerang Chang Mao, dengan tenang Chang Mao pun  menghindar dari setiap serangan Zhou Chen Yi, tidak ada satupun serangan yang dapat mengenai tubuh Chang Mao, dan kini Chang Mao melakukan kuda kuda, sepertinya Chang Mao akan menyerang, dan benar saja dengan sekali pukulan Zhou Chen Yi dapat dirubuhkan dengan sangat mudah, akan tetapi yang membuat chang mao tercengan adalah Zhou Chen Yi  bisa melakukan kuda kuda dan jurus yang  yang dipergunakannya barusan, hanya dengan satu kali melihat, dan jurus yang dimainkan benar benar sempurna, tapi bukan Chang mao kalo tidak bisa mengalahkan Zhou Chen Yi. Dengan kecepatan yang sedikit dipercepat dan gerakan memutar keatas, akan tetapi serangan yang diarahkan yang sesungguhnya ke Zhou Chen Yi adalah bagian kaki sehingga Zhou Chen Yi langsung jatuh dan perutnya langsung menjadi sasaran empuk Chang Mao, “Kurang ajar kau Chang Mao, aku akan membalasmu, aku tidak akan kalah denganmu.” Ujar Zhou Chen Yi dan langsung menyerang Chang Mao, lagi lagi Chang Mao dan Wei Ryuza dibuat kagum, kalo ini Chen Yi menggunakan jurus gabungan serangan dari Chang Mao dan mengkombinasikanya dengan bagus dan sempurna.

__ADS_1


“Ini baru tuanku, hanya para jenius yang bisa memiliki aku.” Gumam Chang Mao, tapi kali ini dia harus bisa dikalahkan dan tidak boleh bangkit dan meneruskan tantangan ini, karena secepatnya Chang Mao harus membentuk tulang milik  Zhou Chen Yi, akan tetapi dalam hati kecil Zhou Chen Yi sangat berterima kasih, karena dengan hal tersebut dia mengetahui jika untuk perlindungan tubuh tidak hanya menggubakan kekuatan spirit ataupun elemen, akan tetapi dengan  kekuatan ability tujuh juga dapat dilakukan.


Chang Mao pun mendekati Zhou Chen Yi dan mengulurkan tanganya untuk membantunya berdiri. “Aku kalah dan aku akan menurti kata katamu, selama itu tidak meyalahi aturan sekte Wisma Giok.” Ujar Zhou Chen Yi, walau masih tujuh tahun akan tetapi kecerdasanya sangat luar biasa, terkait sastra politik dan juga seni yang lain, Zhou Chen Yi lah yang membuat para senior dan para tetua yang lain tidak bisa berbuat apa apa walaupun dia punya kekurangan yaitu tidak bisa ilmu bela diri.


“Struktur tulangmu adalah tulang yang baik, tinggal menempanya agar tulangmu mencapai pada tahap penyempurnaan tulang yang terbaik.” Ujar Chang Mao kepda Zhou Chen Yi, dia menjelaskan untuk mencapai tahapan tulang yang bagus maka harus berlatih dan juga meminum ramuan penguat tulang, “ Sebentar, ramuan penguat tulang? Dari mana kau tahu ada ramuan penguat tulang, atau pil? Aku tidak mau ya sampai nanti aku keracunan karenanmu.” Ujar Zhou Chen Yi, secara pemikiran apa yang di khawatirkan oleh Zhou Chen Yi sangatlah beralasan, karena bocah dengan umur yang sepantaran sudha bisa menjadi seoang alkemist, oleh sebab itu wajar jija Zhou Chen Yi mengatakan hal tersebut.


“Jadi kini kau percaya kan? Dan ingatlah satu hal, ayah dan ibumu tidak meninggalkan mu, akan tetapi mereka percaya kau mampu untuk mengatasi segala rintangan yang ada dalam hidupmu, dan saat kau mampu mengatasinya, kau akan bisa bertemu dengan kedua orang tuamu, dan saat ini yang perlu kau lakukan adalah membuktikan bahwa walaupun kau tidak bisa membuka meridian dan juga spiritmu, akan tetapi kau bukanlah sampah, kau bisa melakukan seperti melindungi dirimu tanpa harus belajar tenaga dalam atau Qi, tapi yang penting adalah kau harus menyempurnakan tingkat tulangmu sebelum kau nantinya berlartih Spirit, Qi dan juga Elemen, karena tulang ini adalah sifat dasar kemampuan bertahan tubuh kamu, dan juga aku akan ajarkan kau sebuah insting untuk bertahan hidup.” Ujar Chang Mao, kemudian Chang Mao memberikan jamur api, yang berguna untuk menguatkan tulang tulang tubuhnya.

__ADS_1


Chang Mao pun melatih bagaimana Zhou Chen Yi bertarung menggunakan belati atau bertarung dengan jarak pendek, danjug beberap jurus tangan kosong akan tetapi mempunyai kekuatan pukukan yang mematikan jika tulang dan juga kekuatah tubuhnya telah terlatih. Setelah hampir dua bulan berlatih secara berkala dan diam diam kini kemampuan bertarung jarak pendek Zhou Chen Yi sudah mengalami perkemngan, dan tulang tulangnya pun sekarang juga semakin kuat, setiap hari mengkosumsi jamur api yang membuat perutnya serasa terbakar pada saat awal memakanya, kini sudah mulai terbiasa. “Tulangmu sudah mencapai peningkatan, dari tulang serigala sudah mencapai tulang harimau, sekarang kau coba tinju pohon besar yang ada disana, kau arahkan tinjumu pada satu titik, pusatkan kekuatanmu, maka kau akan tau apa yang terjadi.”Ujar Chang Mao kepada Zhou Chen Yi, dengan cepat Zhou Chen Yi bangkit dan mendekati sebuah pohon yang besar dan terlihat sangat kuat, dia melihat jari jari kecilnya, terbesit dalam hatinya bahwa hal ini tidak akan mungkin, akan tetapi sorot tajam dari Chang Mao meleburkan keraguan hatinya, dan dengan kosentrasi pada satu titik dia meninju pohon besar tersebut dengan tangan kosong, dan benar saja, dia tidak merasakan sakit pada jari jari atau pergelangan tanganya, dan yang lebih bahagianya lagi adalah pohon besar yang kiuat tersebut, membekas bekas tinju tanganya yang dalam.


“Zhou Chen Yi, ingatlah, yakin pada dirimu sendiri, dan jangan tutup matamu saat kau menyerang, itu tandanya kau ragu ragu, yakin kan dirimu terlebih dahulu dengan banyak latihan fisik dan juga perkuat struktur tulangmu, jika kau sudah mencapai struktu tulang naga , maka kau sudah tidak perlu mengkonsumsi sumber daya lagi , sekarang kau lihat, badanmu lebih berisi dan tulang – tulang tubuhmu pun semakin membesar.”  Chang Mao senang bahwa perlahan tapi pasti Zhou Chen Yi akan tumbuh menjadi anak yang kuat.


“Chang Mao kau bisa ceritakan tentang bagaimana ayah dan ibuku? Dan tugas apa yang diberikan kakek sampai saat ini mereka belum kembali pulang, adakah mereka masih hidup atau sudah mati?” Ujar Zhou Cheng Yi,  yang mulai menyeka air matanya, dia tidak ingin dibilang cengeng akan tetapi air mata yang ada dimatanya sudah tidak terbendung lagi,  Chang Mao paham kondisi dari Zhou Chen Yi dengan umur masih 7 tahun akan tetapi dia belum tahu keberadaan kedua orang tuanya, jadi wajarlah dia saat ini menangis, ”Zhou Chen Yi, ayahmu pasti tidak akan suka melihatmu menangis seperi ini, jadi kamu jangan pernah kau menangis seperti ini lagi, berdiri dan hapus air matamu, aku akan ceritakan siapa ayah da ibumu.” Chang Mao kemudian menceritakan tentang bagaimana Yin He dan Jingmi secara detail kepada Zhou Chen Yi, setelah mendengar sosok ayahnya yang begitu hebat, Zhou Chen Yi malah merasa menjadi anak yang tidak berguna, karena tidak bsa melakukan kultivasi dan juga berlatih elemen, akan tetapi bukan Chang Mao namanya kalo tidak bisa membuat  Zhou Chen Yi semangat, “ Kau salah, kau belum menggunakan kemampuan elemen atau pun spirit akan tetapi kau sudah bisa belajar pertahakan jarak dekat, kemampuan dan kecepatanya mu sekarang sudah ada di level pemula tingkat 5, dan ini juga sudah bisa dikatakan sebagai jenius. Zhao Chen Yi pun tersenyum, keyakinanya kini telah bangkit.


 

__ADS_1


 


__ADS_2