LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Qi Dingin


__ADS_3

Tubuh Chen Yi tidak bisa bergerak dan menggigil kediinginan, karena dinginya sampai masuk kedalam tulang, sedangkan Chen Yi sendiriu merasakan suatu keanehan, diamana dia tidak bisa mnegalirkan tenaga dalam keseluruh tubuhnya, hal ini membuat Chen Yi tidak bisa menghalau hawa dingin yang sangat menusuk.


“Tamat sudah kesombonganmu bocah, kau tidak akan bisa mengalahkan jurusku, karena aku sudah menyelidiki siapa kau! Dan kau tidak bisa dikalahlan dengan hanya dengan kekuatan yang biasa, makanya aku sudah menemukan teknik jurus rahasia  yang bisa mengalahkanmu.” Sian Wu  tertawa terbahak bahak melihat hal ini.


Sedangkan para murid dan guru besar lainya, mereka heran dengan apa yang terjadi, mengapa Chen Yi gemetaran sedangkan Sian Wu dengan congkaknya menertawakan Chen Yi.


“Tuan Muda, jurus yang digunakan dia saat ini adalah Qi Dingin, sebuah Qi tercipta dari esensi dingin melebihin dinginya es, dan mengapa dia bisa mengunci pergerakan Qi musuhnya, sehingga musuhnya akan sangat mudah untuk dikalahkan.”


“Terus bagaimana aku bisa mengalahkanya?” Tanya Chen Yi kepaa Bay Cuan.


“Hanya dengan dua cara tuan muda mengalahkanya, yaitu Tuan Muda menggunakan  kemampuan dari kitab iblis, Hal ini dikarenakan Qi Dingiun mempunyai energi Yin yang sangat besar, sehingga semua terkait dengan Qi Cahaya atau dengan energi Yang maka Qi tersebut akan dinonaktifkan, sehingga penggunanya akan tidak bisa lagi menggunakan Qi yanga ada dalam tubuh Tuan Muda.”


“Akan tetapi jika tuan muda menggunakan Qi Gelap yang ber unsur Yin, maka Tuan Muda akan dengan mudah mengalahkanya, akan tetapi saat ini, sepertinya tidak bisa menggunakan jurus dari kitab iblis.”


“Aku paham maksudmu, Bay Cuan, dan bagaimana dengan cara yang kedua?” Tanya Chen Yi kepada Bay Cuan.


“Tuan Muda mempunyai tubuh 9 Yang, dan juga tulang naga langit tingkat emas, gunakan jurus dengan mengandalkan fisik tuan muda, dengan tubuh 9 Yang, tubuh tuan muda bisa bertahan dengan kondisi ekstrim apapun itu, dan tulang naga langit tingkat akan membuat pukulan tuan muda setingkat dengan kultivasi puncak Gerbang Jiwa.”


“Baiklah, aku akan menggunakan kekuatan fisik untuk mengalahkanya, seni bela diri jurus tinju ombak masih bisa kau pergunakan.” Bathin Chen Yi.


Sementara itu Sian Wu semakin tertawa melihat ekspresi pada wajah Chen Yi, dengan cepat dia melesat, dengan tangan terkepal dia langsung mengarahkan tinjunya kearah Chen Yi.


Brukkk. Dhumm..


Tubuh Sian Wu pun terpental kebelakang, saat kepalan tanganya beradu dengan tinju milik Chen Yi.


“Kurang ajar, sebenarnya yang dia gunakan, kenapa Qi Dingin miliku sepertinya tidak ada efek apapun kepadanya.” Gumam Sian Wu.


Saat Sian Wu terpental, maka secara otomatis efek Qi Dingin dia lepas kontrol sehingga hal ini dimanfaatkan oleh Chen Yi menggunakan Qi Hitam.


Dengan cepat Chen Yi langsug memukul Sian Wu yang masih tidak percaya kalau pukulanya dapat ditangkis dengan mudah Chen Yi


Pukulan Chen Yi mengenai dada dari Sian Wu, dan dengan cepat  Chen Yi juga menarik  Qi Hitamnya, akan tetapi tubuh  Chen Yi tiba tiba bergetar hebat, dengan cepat Chen Yi membuat pelindung formasi Yuan yang langsung membentuk seperti kepompong yang membungkus seluruh tubuh Chen Yi dan melindunginya dari segala serangan.

__ADS_1


Sedangkan Sian Wu menyeringai tajam, bola matanya memancarkan dendam yang teramat kuat kepada Chen Yi. “Hari ini aku bersumpah akan menghabisimu bocah keparat.” Ujar Sian Wu berapi api.


Tubuh Sian Wu langsung terbungkus dengan asap hitam yang tebal, aura pembunuh pun kental menyeruak mengagetkan seluruh yanng menonton jalanya pertadingan tersebut.


Secara cepat Sian Wu langsung mencoba menebas Chen Yi yang sedang duduk bersilah didepanya, akan tetapi pukulanya seperti mengenai sesuai yang sangat keras.


Menyadari jika Chen Yi menggunakan Mantra Yuan untuk melindungi dirinya saat dia mengatasi tubuhnya yang tiba tiba bergetar, membuat Sian Wu langsung mengeluarkan sebuah pedang berwarna merah dengan pancaran Qi yang sangat kuat.


Pedang tersebut lansung menyabet pelindung Chen Yi, akan tetapi sebelum pedang itu mengenai pelindung Chen Yi, Kha Chung langsung melesat kearah pertadingan dan menghalangi pedang Sian Wu.


“Minggir atau kau akan mati juga.” Ujar Sian Wu yang sudah terbakar api kemarahan, dan tidak lagi mengindahkan peraturan yang sudah disampaikan oleh tetua Xiao.


Akan tetapi Kha Chung tidak menghiraukan kata kata dari Sian Wu dan malah menyerangnya dengan pukulan tinju bintang.


Pukulan Tinju  Bintang beradu dengan pedang merah milik Sian Wu, hal ini menyebabkan tubuh dari Kha Chung langsung terpental dan memuntahkan darah hitam dan kental.


Kha Chung langsung berdiri dan mengangkat kedua tanganya dan direnggangkan kesamping dan dengan kekuatan penuh keduanya dilipat kedepan, tubuh Kha Chung juga mengeluarkan asap kemerahan, dan siluet raja king kobra miliknya memancar dibelakangnya.


Ssssliiiiiceeee...!


Tubuh Kha Chung pun ambruk dan darah segar keluar dari sabetan pedang merah milik Sian Wu. Luka yang sangat dalam membuat Kha Chung langsung ambruk tidak bisa bergerak sama sekali.


Saat para guru besar hendak menolong, akan tetapi Sian Wu telah membuat sebuah pelindung yang kuat dari Qi Dingin miliknya, membuat semua Guru Besar tidak bisa menembusnya.


“Beritahu hal ini kepada Maha Guru Sion, hanya beliau yang bisa mengatasi hal ini, jika ini tidak segera dihentikan maka, Kha Chung dan Chen Yi dalam bahaya.” Ujar tetua Xiao kepada salah satu murid inti yang lainya.


Sementara di area pertarungan, Sian Wu yang melihat Kha Cung terkapar hanya memandangya dengan senyuman sangat sinis. “Sudah aku bilang, kau bukan tandinganku, bahkan teman yang kau banggalkan, nyatanya hanya bisa diam saat kau terkapar, dan sekarang aku akan menghabisimu baru temanmu tersebut.” Ujar Sian Wu sambil mendekati Kha  Chung yang terkapar.


Saat Sian Wu akan menghabisi Kha Chung, tiba tiba tubuhn Sian Wu merasakan sesuatu hal yang sangat familiar dia rasakan, dingin yang merasuk sampai ketulang tulangnya.


“T.tidak mungkin, apakah ini Qi Dingin.” Mata Sian Wu menatap kearah Chen Yi yang sekarang berdiri tegap dihadapanya.


“Mengapa kau menatap ku seperti itu, ini adalah Qi Dingin punyamu, akan tetapi Qi Dingin ini miliku sudah aku gabungkan dengan Qi penghisap sehingga, kau pun tidak akan bisa menghadapinya.”  Mata Chen Yi menatapa tajam kearah Sian Wu dan langsung memberikanya pukulan Tinju ombak, yang membuat tubuh Sian Wu terpelanting dan menghantam diding pelindung yang Sian Wu buat sendiri.

__ADS_1


Sian Wu hanya menatap tajam kearah Chen Yi, dia merasakan adanya kekuatan yang sangat besar dalam tubuh orang yang hampir membunuhnya.


“Yi Er hentikan, tidak usah kau turuti dendammu, dia hanya terbawa emosi sesaat.” Ujar kakek Sion.


Dan kau Wu Er, untuk menebus kesalahan mu maka kau akan dihukum dengan merenungi perbuatanmu di pagoda penyesalan.


Wajah dari Sian Wu langsung tertunduk, dia tidak berkata – kata lagi.


Chen Yi mendekati kakek Sion dan membisikan sesuatu ditelinganya, kakek Sion terlihat terkejut, akan tetapi langsung mengangguk tanda setuju.


Chen Yi segara mendekati Sian Wu dengan senyum yang tersungging di sudut bibirnya. “Sayangnya kau sangat arogan, padahal kau sangat berbakat, sebenarnya aku ingin menjadikamu pengikutku, akan tetapi setelah saat ini, kau tidak lagi layak, karena Qi Dingin milikmu akan aku cabut.”


Wajah Sian Wu langsung pucat pasi, sebelum dia mengucapkan sesuatu, Chen Yi telah mencabut Qi Dingin dalam dirinya.


Tubuh  Sian Wu langsung tergolek lemas, dan Kakek Sion meminta yang lainya untuk membawa Kha  Chung dan Sian Wu ketempat perawatan, dan khusus Sian Wu, langsung diantar ke Pagoda penyesalan untuk menjalani hukumanya.


***


“Tuan, aku merasakan energi iblis bumi semakin kuat hal ini harus segera mengatasinya, saran saya tuan muda harus segera meninggalkan perguruan ini, karena, ditakutkan para iblis akan menyerang tempat ini, hal ini akan menimbulkan jatuh korban.” Ujar Bay Cuan.


“Dan juga sudah waktunya tuan juga harus pergi mengaktifkan kekuatan 3 makhluk legenda yang lain sebelum tuan bisa mengaktifkanya, tuan tidak akan bisa pergi kedalam alam Asura.” Jelas Bay Cuan yang membuat wajah di Cheh Yi semakin muram.


Sambil menarik nafas panjang, Chen Yi pun berdiri, “Sepertinya apa yang kau katakan semuanya benar, aku akan segera pergi mencari kakek Sion dan tetua serta pada guru besar.”


Sedangkan di benua barat, disebuah lembah yang jauh dari peradapan manusia, retakan sebuah batu besar sudah mulai terlihat digunung yang sangat besar.


Grrooarrrr...!


Sebuah suara dari dalam sebuah gua tertutup oleh gunung yang sangat besar.


 


 

__ADS_1


__ADS_2