LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Aku adalah Zhou Chen Yi, Bukan Sampah!


__ADS_3

Kehidupan yang dihadapi oleh Zhou Chen Yi setelah dia mengalahkan Jianzhen orang yang menantangnya, akan tetapi semuanya tidak langsung merubah tentang persepsi mereka tentang Zhou Chen Yi, bagi mereka seseorang yang tidak dapat berkultivasi dan tidak bisa mempunyai spirit atau pengendalian elemen, dia selalu masih dikucilkan dan selalu disisihkan, walaupun dia cicit seoarang tetua, akan tetapi tetua Tuoli juga tidak bisa selalu mengawasi cucunya.


Seperti halnya pada hari ini, saat Zhou Chen Yi sedang memasuki hutan untuk menemui Chang Mao, akan tetapi dia dihadang oleh lima orang yang tidak dikenalnya mereka sepertinya bukan anggota dari, mereka langsung menghadang Zhou Chen Yi yang sedang melakukan  perjalanan ke dalam hutan untuk bertemu dengan Chang Mao. “Ini anak sampah Yin He? Dasar sampah, dahulu ayahmu tekah menghabisi seluruh anggota kami yaitu Hariamau Hitam, sekarang kami akan membalas dendam atas kematian ketua dan saudara saudara kami.”  Tanpa banyak bicara kelima orang tersebut menyerang Zhou Cheng Yi, dengan cekatan Zhou Chen Yi menghindar dan langsung memberikan serangan balik dari kelima lelaki tersebut, mereka menggunakan jurus cakar harimau yang sangat beracun, hal ini terlihat dari bekas cakaran mereka yang tersisi di pohon sebelah mereka yang bekas cakaran tersebut mengeluarkan kepulan asap merah. “Kalian mau membunuhku? Mimpi kalian, harusnya kalian mengukur kemampuan kalian barru datang kepadaku.” Ujar Zhou Chen Yi sambil memasang kuda kuda dan langsung menyerang kelima anggota harimau hitam, Zhou Chen Yi langsung mengeluarkan dua pisau belati hitam  yang ada dlam saku bajunya, dentingan pisau belati itu terdengan nyaring saat berbenturan dengan cakaran harimau hitam, beberapa kali Zhaou Chen Yi hampir terkena sabetan cakaran tersebut, akan tetapi berkat mata biru dengan pupil merah seolah olah gerakan dari lawanya menjadi sangat pelan, sehingga dia bisa menghindar dengan cepat dan tepat pada saat yang berbahaya yaitu cakar cakar harimau hitam yang akan mendarat didadanya, akan tetapi dengan kecepatan mengelaknya dia bisa menghindar dari mara bahaya tersebut.

__ADS_1


Kelima lelaki dengan wajah yang seram ini, tidak habis fikir bagaimana bisa  seorang anak dengan umur tujuh dapat menghilang dan dengan cepat serangan serangan bertubi tubi dari mereka berlima. Saat mereka bertarung ada empat pasang yang mengintai dan memperhatikan mereka bertarung,  keempat pasang mata ini saling berseberangan, salah satu pasang mata tersebut adalah milik Chang Mao, akan tetapi mata Chang Mao tidak memperhatikan Zhao Chen Yi dan kelimanya bertarung, akan tetapi mata Chang Mao memperhatikan sepasang mata dari seseorang  tersebut yang terus mengawasi jalannya pertarungan.


Sedangkan Zhou Chen Yi  dengan nafas yang mulai tersengal sengal tetap mencoba menghadapi kelima lelaki yang dengan ganas memberikan serangan kepada dirinya. “Aku harus tetap bertahan, aku tidak boleh menyerah begitu saja, seandainya aku mati, aku mati dalm keadaan mempertahankan diri dan bukan seorang pecundang.”  Dan apa yang menjadi keinginan dari buah kesabaran Zhou Chen Yi pun didapat, belatinya mampu menembus dada dua anggota harimau hitam tersebut, keduanya langsung terjatuh dengan darah mengucur dari dada mereka yang terkena luka dari belati tersebut. Meninggalnya kedua saudaranya membuat ketiganya terkejut, mereka masih belum percaya dengan apa yang mereka lihat, seorang sampah yang tidak mempunyai spirit apapun dapat membunuh anggota harimau hitam tersebut adalah hal yang diluar perkiraan.

__ADS_1


Perempuan tersbeut menarik diri dan berkata, “Siapa kau, kenapa kau menyerangku, apakah kau yang selama ini menjaga Zhou Chen Yi? Tanya wanita tersebut kepada Chang Mao, akan tetapi Chang Mao tetap diam dengan posisi waspada, “Namaku Jian Lie dari lembah es, aku diberi tahu oleh Wei Ryuza tentang Zhou Chen Yi, apakah aku bisa berbicara denganya? Tanya Jian Lie dengan tenang, karena ketenangan yang ditunjukan oleh Jian Lie membuat  Chang Mao membiarkan Jian Lie untuk mendekat kearah Zhou Chen Yi.


“Kau benar Zhou Chen Yi anak Yin He? Dari wajahmu yang sangat tampan, aku tahu bahwa kau adalah benar benar anak Yin He, kau boleh memanggilku bibi Jian Lie, aku dulu adalah musuh dari ayahmu, tapi itu dulu karena aku terpengaruh sebuah jurus yang membuat jiwa hitamku mempengaruhiku, tapi berkat paman gurumu Wei Ryuza, aku terbebas dari masalah tersebutr, dan paman gurumu Wei Yanzu, Wei Hanzu dan Wei Ryuza adalah murid langsung dari ayahmu, mereka dan ibu kamu Jingmi adalah para pendekar naga, pendekar yang paling disegani setelah ayahmu, aku hanya ingin berkenalan denganmu, dan aku sudah berjanji kamu akan mewarisi ilmu rahasiaku, sebagai rasa terima kasihku kepada ayahmu.” Ujar Jian Lie kepada Zhou Chen Li, “Tapi bibi seperti yang mungkin bibi tahu, saya tidak bisa menguasai satu elemen sama sekali, dan juga tidak bisa membuka meridian bagaimana mungkin saya bisa mewarisi ilmu yang akan bibi turunkan kepadaku.” Ujar Zhou Chen Yi.

__ADS_1


“Hahahahaha, aku percaya terhadap takdir, boleh aku pegang tanganmu?” Zhou Chen Yi mengulurkan tanganya,  Jian Lie hanya tersenyum dan melihat kearah Chang Mao, hal ini membuat Chang Mao mnebak nebak kalau Jian Lie mengetahui masalah segel tersebut,  “ Chen er, kamu yang sabar ya, ini pasti ada waktunya kamu bisa mengusai elemen dan juga bisa membuka meridian mu , akan tetapi semua ada waktunya dan yang harus kamu lakukakan adalah kamu bisa belajar menjadi lebih kuat fisik dan juga taktik bertahan, tadi aku sudhs memperhatikan semuanya, kau juga harus belajar melihat emosi manusia , jangan sampai kau menjadi pria yang sadis  dalam membunuh, walau tidak ada musuh yang harus diampuni,tapi sekali lagi kau harus dapat memilah.” Ujar Jian Lie.


__ADS_2