LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Api Suci Vs Pedang Matahari


__ADS_3

Yin He segera melompat menghindari cahaya api suci biru, yaitu api suci tingkat 3, Raja serigala diuntungkan dengan adanya api suci yang dia punya, saat Yin He akan melakukan serangan ke arah raja serigala merah maka akan ada semacam perisai pelindung yang akan melindungi sekaligus menyerang musuh yang mengancam pemiliknya, dan pada saat Yin He diam tidak melakukan respon , maka raja serigala menyerang dengan api suci biru tersebut.


Dalam keadaan terjepit, Yin He segera mengerahkan tapak matahari, dua energi beerbenturan satu sama lain, membuat banyak pepohonan yang hancur, batu batu besarpun berambuan hancur menjadi debu yang berterbangan.


"Kurasa aku bisa mengimbanginya dengan gabungan jurus dan pedang matahari." Pikir Yin He. Selama menguasai jurus matahari Yin He belum sama sekali menggunakan bersamaaan dengan pedang matahari, hari adalah waktu yang tepat untuk pembuktian seberapa kuat pedang matahari yang digabungkan dengan energi jurus matahari.


Yin He dalam wujud penjaga elemen segera mencabut pedang matahari dan menaruh genggaman tanganya didada, posisi pedang lurus didepan dada, energi dari jurus matahari menambah kekuatann pedang matahari yang gengggam oleh Yin He.


Lidah api berwarna biru kehitam-hitaman yang keluar dari pedang matahari membuat suhu di sekitarnnya memanas.


Yin He menciptakan perisai es yang memblok dirinya dan raja serigala agar efek pertarungan ini tidak membuat hancur sekelilingnya, Aura pedang matahari sangat panas sehingga lapisan perisai yang di buat oleh Yin He menjadi beberapa lapisan blok blok perisai.


Yin He menyabetkan pedang mataharinya, sekilat itu juga lidah api menyambar kearah musuh yang dituju, sabetan lidah api biru kehitaman itu dengan cepat menyambar tubuh raja serigala merah, dengan tangkas sang raja membalas sabetan tersebut dengan cahaya api suci biru.


Ledakan dahsyat pun tak terelakan, tekanan yang sangat kuat akibat gesekan dua kekuatan menjebol lima blok perisai es yang dibuat Yin He, dada Yin He semakin nyeri dan sesak, akan tetapi tiba tiba lidah api dari pedang matahari menjalar ketubuh Yin He, Yin He merasakan sensasi panas yang sangat sepanjang yang pernah ia rasakan, tubuhnya gemetar kemudian berkelojotan menahan panasnya dari aliran lidah api pedang matahari.


Sesaat kemudian, dimerasakan sesuatu yang keluar dari tubuhnya, yaitu gumpalan darah hitam dengan aroma yang sangat anyir keluar dari mulut Yin He, seketika dadanya terasa ringan untuk bernafas, panas dan nyeri didadapun seketika itu hilang dan dia merasakan dnergi yang betlipat lipat mengaliri tubuhnya.


"Benar benar dahsyat energi jurus dan pedang matahati kalau disatukan, dan dia jiga bisa mengobati pemiliknya, sungguh luar biasa." Yin He merasa kagum atas kekuatan yang mengalir ditubuhnya saat ini.


Disisi lain, raja serigala merah pun merasakan efek yang sangat dahsyat, dia tidak menyangkah bahwa api suci tingkat tiga yang ia miliki, bisa di imbangi oleh pedang matahari yang selama ini ia anggap remeh (raja serigala merah tidak tahu, bahwa pedang matahari sekarang dipadukan dengan jurus jurus yang ada di kitab jurus matahari).


Raja Serigala kembali kewujud manusianya, wujud paling lemah saat dia bertarung, dia segera menyerap energi aura gelap yang ada dipaviliun darah serta energi ketakutan dari ratusan bocah yang melihat pertarungan tersebut.


kabut hitam menyelimuti seluruh tubuhnya, dia kembali ke wujud sempurnanya dia sebagai serigala yang berukuran sebesar banteng dewasa, akan tetapi ada perubahan dibulu bulu yang ada ditubuhnya, karena berkurangnya energi yang ada dalamhnya, warna bulu ditubuhnya sekarang berubah menjadi abu abu.


Perubahan warna bulu pada raja serigala disadari oleh Yin He, sekarang dengan kondisi yang sekarang, raja serigala tidak lagi bisa menggunakan api sucinya.

__ADS_1


"Yin He, lihat bagian bawah di leher raja serigala, masih terdapat bulu bulu kemerahan, disitulah letak dari api suci tingkat 3, gunakan energi panas dan api secara bersamaan, saat dia lengah, cepat ambil jiwa api suci yang ada di lehernya kemudian seraplah kedalam pedang mataharimu." Xia Yuan menunjukan titik keberadaan api suci yang tidak disadari oleh Yin He, karena tertutupi oleh kedua kaki depan raja serigala tersebut.


Dengan cepat Yin He mengayunkan pedang mataharinya, disisi lain dia juga membuat beberapa tombak es yang menyerang raja serigala hitam, hal ini membuat kelabakan raja serigala merah, dia hanya bisa menghindar tanpa bisa melancarkan serangan balasan kepada Yin He.


beberapa kali sabetan lidah api pedang matahari berhasil disarangkan ketubuh raja serigala merah, hal ini langsung membuat efek terbakar disekujur tubuhnya, dan tiba tiba tombak tombak es juga menancap di beberapa bagian tubuhnya membuat aliran darah dan nadi dari raja serigala merah menjadi kacau balau.


Pada saat tersebut Yin He dengan kemampuan meringankan tubuh yang sempurna, secepat kilat menyambar jiwa api suci yang berada di antara kedua kaki depan raja serigala merah tersebut.


Mata merah yang menyorot tajam kini berubah menjadi kecoklatan, manakali api suci lepas dari tubuhnya, wujudnya kini berubah menjadi seorang lelaki tua dengan kondisi luka disekujur tubuhnya.


Sedangkan Yin He yang berhasil memperoleh jiwa api suci tingkat tiga , yaitu api biru, berusaha secepat mungkin untuk menyerap kekuatan dari api suci tersebut.


Yin He menyerap jiwa api suci tingkat tiga, dan mengalirkan energinya ke pedang matahari, membuat energi dari pedang tersebut berkali kali lipat meningkat.


Lidah api pada pedang matahari tersebut berwarna hitam kelam pekat, dengan pinggir lidah berwarna keperakan.


"Jangan senang hati dulu kau *******, aku masih punya jurus terakhir, kalaupun aku mayi kau juga harus ikut mati bersamaku." raja serigala tersenyum terkekeh, senyuman yang sangat menyeramkan.


Raja serigala segera duduk bersilah, mulutnya komat kamit membaca mantra, tiba tiba dari bawah tempat duduknya ada cahaya merah dan perak membumbung ke atas, dan tubuh dari raja serigala merah pun melayang dengan posisi bersilah.


Yin He terkejut, baru kali ini dia menghadapi musuh yang menggunakan teknik sihir seperti yang dilakukan oleh raja serigala merah. mata Yin He terus mengamati apa yang terjadi denga tubuh raja serigala merah, kini caha merah dan keperakan mengelilingi tubuh dari raja serigala, dan setelah cahaya tersbeut menghilang, munculah sesosok makhluk dengan tanduk dikepalanya., mata sepenuhnya merah dan tarinya panjang.


Yin He dengan cepat menebaskan pedangnya dan sambaran lidah api kehitaman, sambaran lidah api tersebut mampu membuat tubuh makhluk tersebut terluka, akan tetapi yang membuat kaget Yin He adalah luka tersebut sangat cepat disembuhkan.


Makhluk tersebut mampu mengeluarkan api yang sangat besar dari mulutnya, kobaran api dengan warna merah menyalah tersebut tidak dapat menyentuh Yin He, api suci dalam tubuh Yin He bereaksi, dan membalikan serangan makhluk tersebut dan sekaligus membuat luka bakar yang serius.


"Yin He jangan kau gunakan pedang mataharimu, gunakan energi dingin pedang rembulan, karena makhluk tersebut adalah tercipta dari bara api, sehingga tidak akan banyak berpengaruh." Yin He menyetujui saran yang dikasih oleh Xia Yuan.

__ADS_1


Dengan cepat dia menciptakan hujan tombak es yang diarahkan kepada mahluk tersebut, dengan cekatan makhluk tersebut menyemburkan apinya yang membuat tombak tombak tersebut mencair, akan tetapi pedang rembulan yang sejatinya dua buah pedang oleh Yin He di pecah dan di lemparkan bersamaan dua pedang berbentuk bulan sabit menari nari dan ukurannya juga semakin besar.


Hal ini membuat makhluk perwujudan dari raja serigala merah terdesar, dimana dia harus mengatasi 2 pedang rembulan yang sedang mengamuk, dan juga harus menghindari serangan serangan dari hujan tombak es Yin He .


Dalam posisi yang sangat terjepit, makhluk perwujudan dari raja serigala meraung, dan seluruh tubuhnya memancarkan bara api yang sangat panas, kini tubuhnya sepenuhnya berubah menjadi manusia api, hal ini membuat Yin He tersenyum dan merasa di untungkan.


Dengan cepat sayap api dibelakangnya membesar dan membawanya melayang ke tempat yang tinggi, dia menciptakan badai tornado yang sangat besar dan mengelilingi tubuh api makhluk tersebut.


Dengan adanya tornado yang mengelilinginya, api dalam tubuhnya kemudian menyusut, tanpa menunggu lama, Yin He segera memanggil petir alam yang segera menyambar tubuh makhluk tersebut, jeritan yang terdengar sangat memililukan manakalah sambaran petir terus menyambar tubuhnya sampai dengan tubuh tersebut kembali ke wujud semula.


Yin He membiarkan tubuh lelaki tua renta yang sekarang terduduk dengan sejuta luka disekujur tubuhnya.


Yin He memanggil para anak anak mantan pasukan khusus serigala merah. "Sekarang kalian boleh membalaskan dendam kalian."


Wajah raja serigala tidak menyembuyikan keterkejutanya walaupun dengan menahan segala rasa sakit yang sekarang dideritanya.


Para anak anak tersebut menaburkan sebuah racun yang membuat tubuh raja serigala melepuh, ada letupan letupan yang tercipta dari luka yang ditaburi racun oleh pada mantan pasukan khusus serigala merah.


Merekan memang sengaja membunuh raja serigala dengan perlahan lahan seperti yang dilakukan raja serigala merah kepada keluarga mereka, luka akibat racun tersebut akan perlahan lahan memisahkan daging, otonh dari tulang dan juga organ organ penting lainya. sehingga orang yang terkena racun dengan julukan Racun Iblis Merah ini akan merasakan penderitaan yang sangat menyakitkan. Orang akan lebih memilih mati secara langsung dari pada harus melalui tahab yang sangat menyakitkan.


Setelah jasad raja serigala tinggal kerangka, meraka membakar jasad beserta paviliun darah tersebut, para pengikut dari serigala merah yang tersisah terbagi menjadi 2, ada hanv kabur dan bergabung dengan sekte atau menjadi perampok dan sebagian besar kembali menjadi orang biasa.


Sedangkan para anak anak yang dulunya menjadi pasukan khusus, banyak yang kembali ke keluarga mereka, hanya tiga dari meraka yang tersisa, mereka adalah para ketua regu pasukan khusus tersebut.


" Tuan bolehkan kami ikut menjadi anak buah tuan, karena kami sudah tidak punya keluarga lagi."


Yin He tidak menjawab, hanya menarik nafas berat dari hidungnya, ada perasaan kasihan, akan tetapi perjalanannya bukan perjalanan yang mudah untuk dilalui, taruhanya adalah nyawa.

__ADS_1


__ADS_2