LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
INI BUATMU IBU & KAKEK ZHAO Bag.2


__ADS_3

Tio Sam Long masih terperangah dengan apa yang dilihatnya.


fikiranya menolak untuk menerima sebuah kenyataan, akan tetapi kedua matanya menatap langsung.


"Kurang Ajar kau Anak Setan."


Tio Sam Long yang marah membuat aura disekitarnya bergejolak, aura yang kental akan dendam.


Yin He hanya tersenyum, dia tahu bahwa Tio Sam Long belum mengeluarkan sedikitpun energinya, Yin He tahu bahwa energi Tio Sam Long berada di tingkat kaisar dan sudah membuka sekitar 2 gerbang cakra.


"Sekarang matilah kau bocah setan."


Tio Sam Long melesat, sampai pendeker biasapun tidak akan bisa melekukan hal tersebut.


Yin He dengan cepat menangkis serangan Tio Sam Long, mereka bertukar puluhan jurus, gerakan mereka secepat kilat membuat semua yang melihat pertempuran mereka menjadi takjub.


Empat orang yang bersama Tetua Tio segera melesat kearah Han Bing dan yang lainya, Fei Fei segara mengeluarkan Cambuk Pemukul Jiwa.


Cambuk ini dapat membuat penggunanya menghentikan beberapa detik langkah musuhnya, mirip Aura Raja, akan tetapi cambuk pemukul jiwa energinya lebih menekan.


"Gadis Cantik segeralah menyerah, akan kujadikan persembahanku." Xixixixixixi, lelaki tua didepan Fei Fei terkikik.


"Tawamu sungguh mengerikan kakek tua, tapi lebih mengerikan lagi kau akan merasakan kematianmu." Fei Fei mengayunkan cambuknya, seketika itu juga suara menggelaar dari langit.


Dalam sekejab, lelaki tua didepan Fei Fei mematung, tanpa menunggu lama, Fei Fei segera melemparkan jarum racun dewa es.


Setidaknya ada 4 jarum yang mengenai lelaki tua tersebut, dan


Bhummmm..!


Tubuh lelaki tua tersebut hancur yang sebelumnya sudah membeku terlebih dahulu.


Fei Fei terlihat senang, saat ia hendak menuju ke tempat Fang Ang untuk membantunya, tibah tiba dia dikejutkan dengan sebuah bola petir yang menghantam tubuhnya dari belakang.

__ADS_1


Dhhuarrrr..!


Fei Fei tersungkur beberapa meter , dia merasakan seluruh badanya seakan akan terbakar.


"Kurang ajar kau." Fei Fei terkejut setelah melihat siapa yang melakukanya.


"Sialan kau tua bangka." Fei Fei segera bangkit berdiri menghadap lelaki tua tersebut.


"Xixixixixi, sudah kubilang nona cantik, menyerahlah saja, akan kupersembahkan dirimu sebagai persembahan pada sang kegelapan agar aku bisa kembali muda dan segar kembali."


"Aku baru ingat, dataran Song juga terkenal dengan para penyihirnya, apakag dia salah satunya?" Bathin Fei Fei.


Fei Fei kemudian mundur, dia menyilangkan kedua tanganya kedada, dan bibirnya seperti merapalkan sebuah mantra, disaat itu pula sebuah cahaya keperakan keluar dari tubuhnya dan mengelilingi Fei Fei.


Mata Fei Fei terbukan dan membuka lipatan tangan di dadanya kemudia diangkat dengan tangan terkepal.


"Teknik Penyegel Sihir." Teriak Fei Fei.


"Xixixixi, semakin menarik gadis cantik, seharusnya aku tidak boleh meremehkanmu, Baiklah aku Shin Hua akan menghabisimu."


Lelaki tua itu pun pencabut goloknya dan menyerang Fei Fei, tenaga dalamn yang di alirkan ke dalam golok tersebut membuat udara disekitanya seperti di tekan, menjadikan serangan Shin Hua seperti serangan ganda.


Shin Hua tidak memberikan ruang kepada Fei Fei untuk mencabut cambuknya, dia terus melancarkan serangan jarak dekat.


"Rupanya dia mau mangajaku bermain main." Bathin Fei Fei.


Fei Fei tetap tenang menghadapi serangan serangan Shian Hua, sesekali dia melihat beberap celah dari jurus yang dilancarkan Shin Hua.


Shin Hua memainkan goloknya dengan garang, goloknya berdesing saat bersentuhan dengan tenaga dalam Fei Fei.


Dengan cepat Shin Hua mengarahkan tangan kiri yang sudah dilapisi petir ke tubuh Fei Fei.


Fei Fei terpental dan darah segar segera mengalir dari bibirnya.

__ADS_1


Aarrgghhhhh....!


Jeritan terdengar dari Shin Hua, seluruh tubuhnya kini membiru, tubuhnya kaku dan tidak bergerak sedikitpun.


Fei Fei segera bangkit dan menelan pil dari balik bajunya, dia berjalan menuju ShIn Hua.


"Bagaimana rasanya kakek tua? Racun Dewi kemantian akan mengantarkanmu ke akhirat secara pelan pelan dan menyakitkan."


"Tulang tulang mu akan lepat dari tubuhmu, akan tetapi jantungmu tetep dipacu agar mau bisa merasakan sakit yang luar biasa."


"Ini balasan atas kematian para gadis yang kau korbankan demi sihir sesatmu itu." Fei Fei kemudia meninggal Shin Hua yang meregang kesakitan.


"To toolong bunuh aku, jangan kau siksa aku seperti ini." Jerit kesakitan Shin Hua sangat menyayat. teman temannya tidak bisa menolong dan hanya bisa menatapnya iba, karena meraka juga harus tetap berkosentrasi tinggi kalau tidak, nyawa sendiri yang akan melayang.


Kun Yi menggunakan teknik angin, dia melesat dengan kecepatan yang sangat cepat, sedangkan musuhnya adalah seorang lelaki yang bertubuh cebol.


Walaupun bertubuh cebol akan tetapi lawannya telah membuat Kun Yi kewalahan.


Akan tetapi dengan kematian Shian Hua, membuat pendekar cebol tersebut makin membabi buta dalam menyerang.


Energi cakranya semakin bertambah, Kun Yi menggunakan serangan pisau angin, untuk mengimbangi serangannya.


Pisau angin adalah serangan yang menggunakan objek benda disekitar penggunaya seperti kerikil, ranting pohon, daun dan semua benda bisa di gunakan.


Object tersebut akan di dilapisi dengan elemen angin yang sangat cepat..sehingga benda benda kecil akan menjadi senjata mematikan.


Ctiinggh Sreeettt....


Kun Yi mengangkat tangan dan memutar tubuhnya, putara tubuhnya membuat sebuah angin tornado yang kuat..dan didalam putaran angin tersebut terdapat pisau angin yang berjumlah ribuan.


Sreettt Sreettt.


Kau....? pendekar cebol..tersebut terkapar

__ADS_1


__ADS_2