LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Formasi Siluman Puncak Awan _ Siluman Naga Air Bag 02


__ADS_3

Sang Naga tidak dapat bergerak manakala Yin He mengeluarkan aura merah yang kuat, aura merah tersebut masuk kedalam tiap sisik biru siluman naga air.


Dengan sekuat tenaga dia mencoba untuk keluar dari aura merah yang mencengkramnya, semakin ia mencoba untuk melepaskan dirinya maka sisik sisik birunya pun mengelupas.


"Sebenarnya apa yang terjadi?" Siluman Naga Air masih tercengang dengan apa yang terjadi, seluruh tubuhnya seperti dikelupas paksa oleh aura merah tersebut.


Aura yang keluar dari Yin He pun membuat Xua Yuan dan Shi Ren yang berada di ruang jiwa Yin He terhenyak kaget. mereka juga belum mengetahui sebenarnya sinar dari aura apa yang membuat siluman sekelas kaisar petarung seperti siluman naga air bisa terintimnidasi dan harus menahan rasa sakit yang teramat sangat.


Xia Yuan , Shi Ren maupun Yin He sendiri tidak menyadari bahwa segel naga yang berada di lengan sebelah kiri Yin He telah terbuka, kekuatan dari Ras Naga Langit telah mengalir deras memenuhi meridian dan juga cakra Yin He.


Hal ini membuat semua kekuatan yang terpendam dalam tubuhnya bangkit, bagi kakek zhao yang telah menyegel kekuatan Yin Hebsejak kecil mengetahui, bahwa Yin He harus menjadi sosok yang bisa mengendalikan amarahnya dan bijak dalam bertindak.


Karena efek dari kekuatan dari ras naga tidak bisa dibayangkan seperti apa jika yang memilikinya adalah orang dengan kepribadian yang buruk dan tidak bisa mengendalikan amarahnya.


Segel dari kakek zhao ini terlepas saat Yin He mencapai tahap tertinggi pencapaian hawa murni dan juga tenaga dalam murni.


Gambar naga di lengan Yin He tiba tiba timbul, bukan seperti tato biasanya, akan tetapi seperti ada seekor naga kecil dibawah kulit Yin He, sekarang warna kulit gambar naga berubah menjadi hitam kemerah merahan, dan pada seluruh tangan Yin He dijalari seperti urat nadi yang berwarna merah menjalar diseluruh tubuhnya.


Naga air yang semakin kesakitan akhirnya memohon ampun kepada Yin He, setelah permohonan yang ketujuh kalinya Yin He baru melepaskannya.


Naga Air terbang melesat jauh ke Langit, akan tetapi naga tersebut bukan sepenuhnya lari, tetapi naga tersebut menghimpun energi petir Alam, seketika alam terasa murung petir menyambar dan guntur pun menggelegar, suaranya menghentak seluruh penghuni pucak awan.


Yin He pun tersentak, dia baru menyadari tentang perubahan dirinya, gambar naga yang berada dibahu kirinya kini berbentuk sangat mirip dengan seekor naga dengan sisik sisik yang timbul dikulitnya berwarna hitam dengan garis pada bulatan sisiknya berwarna merah menyala.

__ADS_1


Dia menemukan penjelasan ini dari ingatan sang kakek yaitu kakek Zhao, dimana kekuatan ini adalah dari kekuatan darah naga yang mengalir di dirinya, hal ini terjadi karena pada waktu ibu, Liontin merah yang dipakai oleh ibu Yin He yang sedang hamil, Ibu dan ayah Yin He tidak mengetahui bahwa liontin yang dipakai merupakan liontin yang dicari para pendekar aliran hitam dan pendekar aliran putih, Liontin tersebut perwujudan dari tubuh sang naga langit.


Hal ini bermula pada saat ibu Yin He yaitu Xue Lin yang mengandung Yin He, dia mencari liontin yang diberikan oleh ibunya, itu adalah liontin yang diberikan ayahnya Xue Zhao kepada ibunya, dan berpesan agar liontin tersebut diberikan kepada putrinya kelak jika dia tidak kembali.


Liontin yang ditemukan oleh Xue Lin berada dalam sebuah giok cantik berwarna biru berbentuk sebuah guci kecil dengan tutup yang sangat indah.


Dalam guci tersebut ada semacam cairan kental berwarnah , sesuai dengan pesan dari ibu Xue Lin yaitu , jika dia mengalami sakit atau luka yang sangat susah disembuhkan, segera minum 1 tetes.


Pada saat itu kandungan Ibu Yin He sangatlah lemah, sudah banyak tabib yang mengatakan bahwa calon anak mereka tidak akan tertolong, oleh sebab itulah Xue Lin teringat sebuah liontin pemberian\q ib\a\unya dari ayah Xue Zhao.


Xue Lin membuka tutup tutup giok tersebut, tercium bau khas yang menyengat, akhirnya karena keinginan untuk menyelamatkan kandunganya, Xue Lin menuang semua yang ada di guci kedalam mulutnya.


Xue Lin yang menemukan liontin merah pemberian dari ibunya, dan ia segera meminum semua cairan yang berada dalam guci tersebut, karena dia ingin yang terbaik.


Xue Lin kembali membuka tutup guci tersebut, sebelum menuangkanya dia mengambil liontin tersebut. dia mencoba menuangkan isi dari guci tersebut akan tetapi tidak ada setetes pun cairan merah tersebut.


Xue Lin yang putus asah menggengam liontin tersebut dan berniat untuk membuangnya, akan tetapi setelah menggengam beberapa saat liontin tersebut, tubuhnya berangsur angsur normal, dan ketika dia meletakan luontin tersebut, dia merasakan tubuhnya terbakar.


Oleh saat itu, mulailah Xue Lin meminta suaminya untuk dibuatkan tempat untuk liontinya agar bisa dia pakai seterusnya.


Tubuh Xue Lin tidak merasakan lagi panas setelah memakai liontin merah pemberian ayahnya Xue Zhao, dan sejak saat itu juga cahaya merah yang keluar dari liontin tersebut meredup sampai dengan kelahiran Yin He.


*****

__ADS_1


Sambaran petir yang diakibatkan oleh naga air masih tetap berlanjut, Yin He pun segera mengeluarkan pedang rembulan dan mataharinya, saat kedua pedang tersebut disilangkan satu sama lain, tersengar suara gemuruh petir yang menggelegar lebih keras dari letir yang dihasilkan oleh sang naga tersebut.


Terjadilah gemuruh dua petir dari dua sumber yang berbeda, pada saat naga air menyerang Yin He dengan petir alamnya, Yin He pun hanya menerimanya tanpa menghindar, petir alam membuat seluruh meridian di tubuhnya terbuka dan beberapa meridian yang tersumbat pun menjadi sembuh.


Melihat Yin He yang masih berdiri tegak dan mampu menahan petir alam yang dia kerahkan membuat sang naga air berfikir ulang, dan hanya satu kemungkinan yang dapat sang naga simpulkan, bahwa Yin He merupakan keturunan Ras Naga Langit.


Belum sempat sang naga biru akan bergerak, aura merah dari Yin He bergerak melalui petir dan masuk kedalam setiap sisiknya, kesakitan yang teramat sangat manakala sisik sisik naga tersebut dicabut dari kulitnya.


Akhirnya sang naga air pun jatuh dan memohon kepada Yin He agar dirinya dibebaskan, Yin He pun segera memanggil Xiao Zhuang dan Xiao Yan yang telah terbebas dari es yang mengurungnya.


Yin He meminta Xiao Zhuang agar bisa menarik jiwa siluman air agar bisa dijadikan jiwa atau spirit pedang milik Xiao Yan.


Xioa Zhuang segera menggunakan formasi sihir penarikan jiwa dari naga air dengan formasi sembilan bintang, setelah jiwa siluman tersebut ditarik dan dimurnikan terlebih dahulu sebelum dimasukan kedalam pedang Xiao Yan.


Pemasukan spirit naga air kedalam pedang air kedalam pedang Xiao Yan, membuat pedang ini mempunyai aura yang unik sama seperti Xiao Xhuang akan tetapi aura yang dimiliki oleh Xiao Yan adalah aura yang bertentangan dengan alam, yaitu es yang bisa membakar dan api yang bisa membekukan, hal ini dapat mengecoh lawan yang akan mencoba untuk menangkis serangan dari pedang Xioa Yan.


Xiao Yan pun mencoba untuk memanggil pedang spiritnya yang dipedang oleh Yin He, dengan cepat pedang tersebut melesat kearah gengggaman Xiao Yan.


Xiao Yan pun berterima kasih kepada Yin He dan juga adiknya. Xiao Zhao mendekati Yin He dia meminta semua kulit sang naga air, karena kulit dari naga air dapat dijadikan untuk baju yang tahan akan hawa dingin dan juga tahan akan benda benda tajam.


Yin He tersenyum dan kemudian mengiyakan apa yang diminta oleh Xiao Zhao. kemudian tiba tiba sebuah serangan api dari atas puncak awan meluncur ke arah Yin He, api yang mengandung panas lebih panas dari magma gunung berapi pun melelehkan batu dan juga tanaman disekitrnya.


Yin He segera melesat kearah puncak awan dimana sang naga emas berada.

__ADS_1


__ADS_2