LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Kitab Pedang Langit _ Jurus Segel Langit Bag.02


__ADS_3

Setelah mengusai kita pedang langit tahab pertama yaitu Segel Kematian tingkat Esense, sekarang Yin He akan mempelajari tahab kedua dari kitab pedang langit, untuk tahab segel langit Yin He harus merasakan kesakitan dari ujung kaki sampai dengan ujung kepalanya, Yin He merasakan ada aura yang akan meledak setiap dia melakukan gerakan dan formasi segel langit, tidak lama kemudian tubuh Yin He ambruk dan tidak bergerak lagi, beberapa pasang mata telah mengamati Yin He sedari tadi, beberapa pasang mata tersebut datang mendekati tubuh Yin He yang tidak bergerak sama sekali, ternyata puluhan pasang mata tersebut milik dari gerombolan dari singa dari dalam hutan kaldera mong, karena tubuh Yin He tidak bergerak, maka gerombolan singa tersebut mengepung tubuh Yin He yang sekarang terkulai tidak bergerak sama sekali, hanya detak jantung dan nafasnya yang teratur walaupun lemah.


Gerombolan singa hutan Kaldera Mong, mulai memeriksa keadaan Yin He dengan mengendus dan dilanjutkan mencakar bagian tubuhnya, karena tidak ada gerakan dan respon dari tubuh tersebut, membuat para Singa semakin antusias untuk mencabik cabik tubuh Yin He, darah mulai mengalir dari luka akibat cakaran dari singa singa tersebut, akan tetapi tubuh dari Yin He benar benar tidak bergerak sama sekali, akan tetapi pada saat cakaran terakhir yang mengenai dada terdalam Yin He, tiba tiba sebuah sinar merah keemasan keluar dari tubuh Yin He, luka akibat cakaran dan cabikan dari  gerombolan singa kaldera mong pun menghilang begitu saja tak berbekas sama sekali.


Yin He kemudian bangkit dengan kekuatan yang penuh pada tubuhnya, seperti mendapatkan energi yang sangat banyak, karena panik karena buruanya tiba tiba bangkit, sehingga membuat gerombolan singa kaldera mong pun langsung menyarang Yin He yang ada dihadapan mereka, gerombolan singa ini dipimpin oleh seekor singa besar yang sejak awal berdiri berjaga – jaga di belakang untuk melihat dan mengawasi gerombolan singa yang dipimpinya.


Ternyata cakar yang di hujamkan oleh singa singa hutan kaldera mong tersebut berbeda dengan cakar singa dari hutan lainya. cakar dari singa kaldera mong bukanlah cakar biasa, cakar tersebut seperti cakar siluman elang perak akan tetapi dengan hawa murni yang lebih kuat. Cakar cakar tersebut dapat melukai tubuh Yin He yang sudah dilindungi oleh sisik naga es.


Yin He kemudian mengayunkan kedua tanganya dan berputar dan membentuk sebuah pusaran udara, pusaran udara yang Yin He buat, mengandung kekuatan seperti bilah bilah pedang, sehingga segerombolan singa dari hutan kaldera mong tersebut langsung tewas dengan mengenaskan, tubuh singa singa tersebut terpotong potong menjadi beberapa bagian kecil dan juga kekuatan putaran angin dari Yin He juga mampu menghancurkan pohon pohon besar yang berada di sebelah tempatnYin He berlatih.


Sungguh kerusakan yang diakibatkan oleh pusaran yang Yin He buat sangat besar, walau hanya menggunakan tenaga hawa murni saja yang dipakai oleh Yin He, akan tetapi jika nanti, setelah mendapatkan pedang langit dan digunakan dengan kombinasi jurus segel langit ini, Yin He sendiri juga tidak bisa membayangkan kerusakan yang akan terjadi.

__ADS_1


******


Sementara itu Kalden yang mengalami kekalahan pertempuran dengan kakek Huang, harusng merelakan ketiga pengawalnya tewas dibunuh oleh Xiao Yan dan Jingmi, Kalden dan 2 orang pembantunya kini beristirahat dibawah sebuah pohon.


“Tuan muda, apakah kita akan pulang ke Lasha?bagaimana nanti kita menjawab kematian Mu Chen dan Mu Feng, serta tetua Fay yang tewas ditangan mereka.” Ujar pengawal Kalden.


Kalden hanya mendengus kesal, dia meluapkan kekesalanya dengan memukul sebuah pohon besar didepanya, pohon tersebut langsung hancur dan tumbang, dia sudah membayangkan kemarahan ayahnya atas kegagalanya, dia tidak akan mempunyai muka lagi sebagai klan tuan muda dari Klan Penjaga Gerbang Utara yang telah gagal menjalankan misi.


“Tuan muda, sebenarnya kenapa kita harus mendapatkan kitab pedang langit tersebut, sedangkan jurus tersebut setahu saya, hanya bisa dipelajari untuk penggunaan pedang langit, jika tidak ada pedang langit, paling tidak yang mempelajari jurus tersebut harus mempunyai tubuh penjaga elemen seperti pedang langit yang mempunyai lebih dari empat elemen dari kemarin, jika tidak maka akan membuat cacat tubuh karena seluruh jalur cakra dan meridian akan hancur terlebih lagi kalau tidak tewas maka akan gila.” Kalden hanya menghela nafas, kalden hanya terduduk, dia masih belum mempunyai rencana lain untuj menebus kekalahanya.


“Sebenarnya ayahku mempunyai pedang pusaka langit yang bisa dikatakan hampir menyamai kekuatan dari pedang langit, pedang tersebut bernama pedang Halilintar, karena pedang tersebut mewakili 2 elemen yaitu elemen api dan elemen es, walaupun tidak sekuat pedang langit, akan tapi pedang halilintar ini masih cukup kuat untuk menampung kekuatan dari jurus pedang langit, oleh sebab itu ayah menyuruhku untuk mencari kitab pedang langit, agar keluarga kami bisa mengalahkan keluarga penjaga gerbang selatan.” Ujar Kalden.

__ADS_1


“Tuan Muda, sebaiknya kita kembali kekota Lasha, ungkapkan semua kepada Tuan Besar detail permasalahan yang terjadi, tapi tuan muda, saya masih ingat dengan perkataan kakek tua tersebut, jika kitab tersebut tidak berada ditanganya akan tetapi sudah ditangan yang berhak dan lagi dipelajari, kalau dia mengatakan yang sejujurnya, apa yang akan kita lakukan ?” Kalden terkejut, akan tetapi akhirnya dia tenggelam dalam fikiranya sendiri.


Kalau memang kitab tersebut sudah jatuh ke orang lain, dia belum tahu apa yang dilakukan jika benar benar kitab pedang langit tersebut jatuh ditangan orang lain.


****


Jingmi beberapa hari ini mengalami hal yang aneh di dalam tubuhnya, tubuhnya beberapa kali bergetar hebat dan reda dengan sendirinya dalam sehari ini, dan kemudian beberapa saat gemetar kembali, sampai dengan ini, tubuhnya tidak dapat menahan sakitnya, akan tetapi Jingmi diam dan terus menekan rasa sakitnya dengan melakukan semedi dan latihan pembentukan tulang, Pil pemberian Yin He tinggal satu, dan hari ini adalah hari untuk meminum Pil pemberian Yin He.


Sudah hampir 3 bulan Yin He belajar kitab pedang langit, akan tetapi belum ada tanda tanda bahwa Yin He akan kembali, rasa gelisa yang dirasakn oleh Jingmi, perasaan yang menjalar ini ditekan agar tidka mengganggu latihanya. “ Yin He adakah kau mengingatku?”


Sedangkan di Kaldera Mong, Yin He yang sedang berlatih tiba tiba berhenti, bayangan wajah Jingmi yang sudah lama tidak melintas dalam fikiranya, kini sangat dekat dipelupuk matanya.

__ADS_1


Para Reader yang budiman dan baik hati, agar penulis lebih semangat lagi mohon dukunganya melalui Vote, dan poin dapat kalian dapatkan dari menjalankan misi.


Tidak lupa like n komentnya juga ya teman teman.q


__ADS_2