
Yin He dan ketiga Xiao bersaudara sangat terkejut manakala ada serangan api dari puncak awan, Naga Emas dari puncak awan meraung dengan sangat keras, suara raunganya mengguncang puncak awan sampai dengan getaran yang dirasakan oleh semua yang berada di puncak awan.
“Hahahahahaha, kau menepati janji anak muda, sudah lama aku tidak menggwa ngaerakan tubuhku, tulang tulangku rasanya pegal pegal jika terlalu lama tidak bertarung.” Sebuah cahaya melesat turun dari ketinggian puncak awan, ternyata dia adalah siluman naga emas formasi ketujuh dari puncak awan, Yin He segera menlompat menghindar, agar siluman tersebut hanya menyerang dirinya, akan tetapi apa yang disangkanya terlalu naif, siluman naga emas tetap menyerang ketiga Xiao bersuadara.
Ketiga Xiao bersaudara pun sadar bahwa mereka juga merupakah sasaran bagi siluman naga emas, ketiganya lantas meloncat keatas dan langsung menghunus pedang mereka masing – masing, karena terlalu cepat, Yin He hanya bisa melihat ketiga Xiao mati matian untuk mempertahankan diri mereka dihadapan sang naga.
“kakak, biarkan kami bertiga yang menghadapainya, kami sekalian ingin melihat seberapa kemampuan pedang kita masing masing masing.” Ketiga Xiao melakukan serangan yang beragam, Xiao Yan menyerang bagian depan naga emas, Xiao Zhao menyerang di bagian samping kanan Xiao Zhuang di samping kiri dan belakang.
Siluman naga emas, berkelit setiap kali pedang ketiga Xiao akan menyabet tubuhnya, karena pedang ketiganya bukan pedang pusaka biasa akan tetapi pedang dengan spirit dan menggores tubuh sekelas siluman atas seperti siluman naga emas.
__ADS_1
Dengan cepat Naga emas memutar tubuhnya dengan cepat, hawa panas yang dikeluarkan lebih panas dari pada api yang dikeluarkan oleh pedang Xiao Yan. Xiao Yan pun terpental saat menahan semburan panas api yang dikeluarkan oleh siluman naga emas, sedangkan untuk Xiao Zhuang, walaupun sudah menggunakan hawa dingin dari pedang singa emasnya tetap tidak dapat membendung hawa panas dari aura siluman naga emas.
Sedangkan untuk Xiao Zhao yang melihat Xiao Yan terpental dan segera melesat turun untuk menyelamatkan sang kakak, sehingga tubuh Xiao Yan tidak sampai membentur batu besar, hawa panas yang disemburkan siluman naga membuat kulit dari Xiao Yan melepuh, Xiao Zhao segera memberikan pertolongan untuk Xiao Yan, dan yang mengejutkan adalah semburan api dari naga emas adalah mengandung racun rumput dewi kematian, hal ini membuat panik Xiao Zhao.
Dengan segera Xiao Zhao menggoreskan tanganya hingga darahnya mengucur, dan darah yang mengucur segera dia teteskan pada beberapa luka dari Xiao Yan, darah Xiao Zhao segera meresap kealiran darah kakaknya, dan beberapa saat kemudian, Xiao yan mulai sadar.
Tubuh dewa racun ternyata memiliki dua fungsi, sebagai penawar racun dan juga racun itu sendiri, hal itu baru diketahui oleh Xiao Zhao saat akan mengobati Xiao Yan. Yin He memberikan kode untuk menggoreskan tanganya dan mengoleskan darahnya keluka lukanya Xiao Yan.
******
__ADS_1
Spirit sebuah pedang adalah perwujudan spirit atau roh pedang, hal ini bisa berupa jiwa dari jiwa siluman dengan kekuatan tertentu atau jiwa dari para Pendekar yang masih menyimpan memorinya atau jiwanya kedalam sebuah pedang, spirit pedang membuat pedang bisa mempunyai keinginan sendiri untuk membunuh musuh musuh majikanya, para spirit tidak akan pernah menolah perintah dari tuanya, kekuatan dari spirit sangat mempengaruhi kekuatan dari pedang tersebut.
Spirit yang kuat dengan bahan pedang yang bagus terlebih bahanya dicampur dengan mustika alam atau dari siluman yang di netralkan akan menjadi pedang dengan pamor yang bagus kuat dan tajam dan juga kekuatan juga besar.
*****
Yin He yang melihat jiwa dari Xiao Zhuang terseret masuk kedalam formasi sihir penarikan spirit, segara menarik spirit dan tubuh Xiao Zhuang , dan segera melemparkan turun kearah Xiao Zhao, Xiao Zhao yang melihat kakaknya dalam bahaya segera menangkap tubuhnya dan membaringkanya dekat dengan kakanya yang lain.
Yin He segera mengalirkan hawa murninya, dengan segera aura merah menyelimutinya, aura tersebut langsung membuat siluman naga emas terbelalak. “Hahahahahah, Ras murni naga langit, sungguh aku beruntung, aku akan meminum semua darahmu tanpa sisa, dan aku akan menjadi siluman naga yang tak terkalahkan hahahahahahaha.” Silumana naga langit langsung mengibaskan ekornya kearah Yin He.
__ADS_1
Kibasan ekor yang mengandung pusaran angin ditambah hawa panas tak membuat Yin He beranjak dari tempatnya, dengan sigap Yin He menangkap ekor sang siluman naga emas, dan memutarkan tubuh siluman tersebut dan dilepasnya hingga menhantam sebuah tebing sehingga tebing tersebut hancur.
Siluman naga tersebut segera bangkit dan meyemburkan api dari mulutnya, hanya dengan tangan kirinya Yin He menahan semburan api tersebut dan kemudian menebaskan pedang mataharinya kearah siluman naga tersebut.