
Saat tubuh Nana tersambar petir yang sangat hebat, Bai Cuan langsung melesat menolongnya, akan tetapi sebuah suara dengan kekuatan hebat mampu menghentikan gerakan Bai Cuan.
"Hentikan, atau kau akan membunuhnya."
Bai Cuan hanya terdiam, dia melihat tubuh Nana sekarang dikelilingi kabut angin yang berwarna putih terang, dengan hawa dingin yang menyegarkan.
"Beruntung, teman kamu mempunyai tubuh peri, jika dia manusia biasa, sang kematian pasti sudah menjemputnya." Ujar sesosok lelaki tampan dan juga seorang wanita yang anggun dan cantik rupawan.
6
"Kau mundurlah, walaupun kau adalah makhluk nirwana, akan tetapi tubuhmu masih belum mencapai keabadian, maka kau bisa saja binasa kapanpu."
"Mereka adalah sepasang iblis dari danau merah didunia iblis, bahkan aku sebagai kaisar iblis utara, tidak mampu mengetahui kelemahan mereka berdua."
Bai Cuan tersontak mendengar ucapan orang dihadapannya, ada perasaan campur aduk antara percaya dan tidak.
"Hahahaha, kau mungkin tidak percaya, tapi inilah kenyataanya."
Orang tersebut tak lain adalah Yin He dan Jingmi yang melakukan pencarian keberadaan Chen Yi, berkat bantuan. cermin pusakan iblis, keberadaan Chen Yi dapat diketahui.
"Kau mundurlah, biarkan dia menjadi urusanku."
Yin He berjalan cepat dan kemudian meloncat dan menukik cepat dihadapan sepasang iblis daro danau merah tersebut.
Bhummmm.
Kepulan asap tebal muncuk dari temoat bertemunya kekuatan Yin He dan sepasang iblis dari danau merah.
Kedua iblis hanya tersenyum sinis menatap nyalang kearah Yin He, pada tubuh mereka tidak tersapat goresan luka sedikitpun.
"Kurang ajar, pukulan matahariku telah di cloning oleh mereka dengan cepat sangat kuat."
Yin He sejenak mundur dan kembali menyerang kedua pasangan iblis tersebut. kini Yin He mencoba dengan pukulan matahari yang sama akhirnya kedua pukulan matahari versi Yin He dapat ditahan oleh sepasang iblis tersebut.
"Kekuatan mereka lebih lemah dibanding ketiga kaisar iblis, akan tetapi mereka punya artefak yang bisa menyerap dan juga menyerang jurus yang sama."
"Suamiku, bukankah kau juga punya kemampuan yang sama untuk meniru jurus orang lain? pasti kau tahu titik lemah atas jurus tersebut."
"Iya, tapi sayangnya ini bukan jurus, tapi sebuah artefak, sebelum kita dapat menghancurkan artefak tersebut, maka tiap jurus kita akan di patahkan jurus yang sama."
"Sebentar sayang, kalo dapat dipatahkan dengan jurus yang sama, tapi tidak dengan teknik atau jurus yang lebih kuat atau bisa yang berkebalikanya?"
"Kau benar sekali istriku, kenapa aku tidak memikirkanya."
__ADS_1
Yin He langsung bangkit dan menyerang dengan kekuatan yang sama.
"Kau kaisar iblis utara, walau empat kaisar iblis bersatu, tidak akan bisa mengalahkan kami." Ujar sepasang iblis itu dengan sombongnya.
Tapi kesombongan itu hanya sekejab, saat Yin He mengubah jurus pukulan mataharinya menjadi pukulan langit, dengan kekuatan berkali kali lipatnya.
Bhuammm..
Sepasang iblis tersebut tersungkur, hal ini tidak disia siakan oleh Bai Cuan dan Jingmi yang langsung menghajar keduanya tanpa jeda.
"Cukup, jangan bunuh mereka, aku butuh mereka untuk menjadikanku bahan informasi, sepertinya akan banyak informasi yang akan kita dapatkan." Ujar Yin He sambil mengeluarkan sebuah rantai yang berwarna warni dari telapak tanganya.
"Tidakk..." Jerit kedua iblis tersebut.
Yin He mendekati mereka sambil tersenyum penuh kemenangan pada sepasang iblis tersebut.
"Sepertinya kalian tahu tentang tali Jerat Jiwa ini, hahahha, aku hanya butuh pengetahuan kalian dan juga yang pasti kekuatan kalian."
"Cuihhh..kau benar benar monster, bunuh saja kami."
"Hahahaha, apa kalian lupa, aku adalah kaisar iblis utara, dan kalo aku kejam, bukankah itu hal yang wajar." Yin He tersenyum menyeringai sambil melakukan proses jerat jiwa pada sepasang iblis tersebut.
Bai Cuan hanya bisa tertegun, dia tahu seperti apa kondisi orang yang terkena jerat jiwa, sekalipun dia dibebaskan, sebenarnya dia terpenjara, untuk sepasang iblis tersebut, mata adalah hal yang paling diinginkan dari pada harus terkena jerat jiwa.
"Dimana Yi Er sekarang?" Bai Cuan yang masih bengong tidak menjawab pertanyaan Yin He.
"Tuan, Dimana Yi Er?" Bai Cuan baru tersadar, saat suara lirih Yin He menjadi sangat kencang terdengar di telinganya.
"Maaf tuan, tuan muda kami tidak bisa diganggu, Siapakah tuan sebenarnya?" Jawab Bai Cuan sambil mengedarkan pandanganya untuk mengawasi kondisi disekitarnya.
Yin He tidak menjawab, dia hanya mengeluarkan pedang langit ditanganya, dan tersebut membuat Bai Cuan dan Nana langsung terkejut dan langsung melakukan penghormatan kepada Yin He.
"Salam Tuan, mohon maaf kami tidak mengenali tuan dan nyonya, untuk keberadaan tuan muda, kami sendiri masih mencarinya."
Bai Cuan menceritakan seluruh kronologisnya, bagaimana dia dan Chen Yi sampai terpisah.
Yin He hanya terdiam dan dengan seksama mendengarkan semua yang dikatakan oleh Bai Cuan.
"Kamu tenanglah, kita akan segera menemukanya."
Yin He segera membuat formasi dengan pedang langit ditancapkan ketanah, sesaat kemudian tanah didunia kecil terseebut berguncang, dan. tiba tiba tanah savana tersbeut menghilang, diganti dengan sebuah hutan yang lebat.
"Jadi ini tadi hanya ilusi? kenapa aku tidak menyadarinya?. "
__ADS_1
"Hemmmmbb, kamu baru menyadari ini sebuah ilusi? tenang bukan hanya kamu yang bingung tapi Nana dan kedua iblis juga mereka juga telah termakan ilusi ini."
Yin He segera melesat, akan tetapi sebelumnya dia melepaskan belenggu hukum alam kecil itu pada Bai Cuan dan juga Nana.
Keempatnya melesat kedalam hutan tersebut dan berhenti disebuah pintu gua yang sangat besar.
Yin Ye mengayunkan pedang langit, dan tempat tersebut berdengung hingga memekakan telinga.
Akhirnya setelah dengungan itu berhenti, sebuah suara seperti kaca pecah terdengar cukup keras, dan Yin He langsung melangkah masuk diikuti oleh Jingmi dan juga Bai Cuan dan Nana.
Setibannya didalam gua, mereka dikejutkan dengan batu kristal dan tanaman tanaman yang sangat langkah. ditengah tengah goa mereka melihat Chen Yi duduk bermeditasi dengan posisi teratai.
"Siapa Kalian?"
Singa kepala naga pun keluar dari ujung samping lorong gua, dia melihat Bai Cuan dan juga Nana, akan tetapi Singa berkepala naga tersebut langsung mendengus kencang ke arah Yin He.
"Kaisar Iblis, kiranya ada apa kau kesini. cepat keluar dari sini sebelum aku berubah fikiran."
"Dan kalian berdua, sudah aku katakan jangan yang boleh masuk ke tempat ini, aku akan menghukum kalian setelah ini."
Jingmi langsung memeluk suaminya, matanya nanar melihat anak yang dirindukanya.
"Maafkan kami sebelumnya tuan Singa kepala naga, kedatangan kami, semata mata ingin bertemu dengan Yi Er, sebelum kami harus meneruskan perjalanan kami."
"Hahahahhaha, orang tuan Chen Yi? apa aku tidak salah dengar? bagaimana seorang kaisar iblis bisa mempunyai putra seorang manusia?"
"Tuan iblis, yang dikatakan dia adalah benar tuan dan nyonya ini adalah ibu dan ayah tuan muda kami."
Singa kepala naga tersebut menatap tajam kearah Yin He dan juga Jingmi, ada keraguan yang mendalam dalam fikiranya.
"Kau masih belum percaya karena aku adalah kaisar iblis, asal kau tahu, aku menjadi seorang kaisar iblis sesudah Yi Er dilahirkan, dan aku bukanlah bangsa iblis, melainkan. bangsa manusia."
Yin He langsung mengeluarkan pedang langit dari tubuhnya, cahaya pedang langit berpendar kesemua sudut gua termasuk tubuh Chen Yi yang sedang melakukan meditasi dengan posisi teratai.
Bhummm..
Terdengar suara ledakan dari aura Chen Yi, kultivasi aliran Qi ditubuhnya langsung bereaksi manakala sinar pedang langit menerpa tubuhnya.
Dear Reader yang Budiman,
Mohon Like dan Votenya buat vitamin saya agar bersemangat lagi updatenya, hampir 3 bulan off, saya kanget dengan dunia tulisan ini.
terima kasih sebelumnya
__ADS_1
Ziel