
Feng Tian ( Pangeran Kegelapan ) dan keempat iblis kuno sudah sampai dipegunungan himalaya kerajaan tibet, Feng Tian ( Pangeran Kegelapan) mencoba mendeteksi keberadaan dari kita “Jiwa Hitam” berada setelah melakukan penelusuran melalui hawa energi yang dipancarkan, Feng Tian segera mengambil arah selatan, dimana pancaran dari titik tersebut sangat hitam dan pekat, sesampainya dititik dimana energi tersebut terpancar, Feng Tian ( Pangeran Kegelapan) tersebut langsung menuju lokasi tersebut, ternyata didalamnya ada sebuah gua dengan formasi yuan hitam yang sangat kuat, dengan sekali tebas formasi tersebut langsung terbuka dan menyeruaklah energi yang berada dalam gua tersebut, Feng Tian dan keempat iblis kuno tersebut terkejut melihat apa yang ada didalam gua tersebut, sebuah busur yang memancarkan sinar keemasan yang sangat menyilaukan.
Yin He yang berada di sudut utara pun terkejut manakala formasi yuan hitam yang berada disudut selatan telah berhasil di buka segelnya oleh pangeran kegelapan, yang menjadikan rasa tidak percayanya Yin He manakala melihat sebuah benda dengan kekuatan yang maha dahsyat di benda tersebut, benda itu adalah sebuat busur sakti, ingatan dari kakek Zhao langsung mengenali busur tersebut, busur tersebut adalah milik pemanah sakti Hou Yi yang telah memanah 9 dari 10 matahari di bumi ini.
“Hahahahahhaha yang kita butuhkan kita “Jiwa Hitam” akan tetapi malah menemukan pusaka yang lebih berharga, ini adalah busur milik Hou Yi yang telah lama menghilang, akhirnya aku yang memilikinya, akan aku guncang alam asura bahkan alam dewa sekaligus, Hahahahahahaha.” Teriakan dari pangeran kegelapan menggema diseluruh pengunungan Himalaya, karena gema yang dihasilkan oleh pegunungan tersebut, membuat tertawa yang sangat mengerikan tersebut terdengar di perayaan doa agung kekaisaran Tibet, semua orang yang sedang khusuk berdoa saling memandang dengan fenomena yang terjadi, suara tawa yang mengerikan dan juga hawa angin dingin yang mengerikan, membuat acara doa tersebut langsung diselesaikan tanpa ada perayaan, karena gemuruh awan yang bergulung dan suara petir yang bersahutan saat tali busur panah sakti Hou Yi tersebut hanya di petik oleh Feng Tian ( Pangeran Kegelapan), dan keempat iblis kuno tersbeut sangat senang dengan apa yang ditemukan oleh Feng Tian junjungan mereka.
Melihat hal tersebut, Yin He segera membuka segel dari buku Jiwa Hitam dan mengambil buku tersebut, agar kekuatan hitamnya tidak mempengaruhinya, Yin He menggunakan mustika bintang untuk menettalisir kekuatan buku tersebut, setelah beberapa saat, aura hitam dari buku tersebut bisa dikendalikan. “Aku akan menyimpanya siapa tahu kita akan membutuhkanya dikemudia hari, aku akan mempelajarinya pada saat ada waktu yang cukup.” Ujar Yin He dan langsung memasukan Kitab Jiwa Hitam kedalam ruang hampa miliknya, Yin He juga sudah tidak merasakan getaran energi milik pangeran kegelapan lagi dipegunungan Himalaya, dia merasakan kekuatan tersebut sudah menjauh dari asal muasal tempat yang dia tuju.
Di istana Tibet, sang kaisar teruus memikirkan apa yang telah terjadi, dan seorang pengawal istana dengan tergopoh gopoh menuju ke istana dimana tempat sang raja tinggal, “ Maaf yang mulia, tadi ada dua keluarga dari Kota Lasha yaitu Tuan Kalden dan Tuan Jetsan, keduanya bersama seorang pemuda datang ke istana ingin menyampaikan hal penting, akan tetapi waktu itu karena sang mulia sedang fokus pada acara doa agung, sehingga kami melarang mereka bertemu dengan yang mulia.” Ujar pengawal tersebut.
“Katakan berita apa yang dibawah dari keluarga penjaga gerbang selatan dan juga penjaga gerbang utara, tidak biasanya mereka datang bersamaan.” Ujar kaisar Tibet tersebut. Pengawal istana kemudian menceritakan tentang malapetakan yanng akan menghampiri empat kekaisaran besar, yaitu kekkaisaran Ming. Tibet, Song dan Tang.” Kaisar Tibet terkejut dan langsung berdiri dari singgasananya, penjaga yang mencegah Yin He dan Kalden serta Jetsan pun menunduk ketakutkan, dia takut sang kaisar akan murka karena perkataanya barusan.
__ADS_1
“Siapkan kereta kuda, kita akan kekota Lasha menemui penjaga utara dan juga penjga selatan, sepertinya akan ada kejadian yang sangat besar akan melanda Tibet, aku harus segera berhati hati agar tidak salah mengambil langkah.” Sang kaisar langsung bergegas menuju kamarnya sambil menunggu semua persiapan untuk pergi ke Lasha saat itu juga.
Yin He yang sudah kembali ke kediaman keluarga penjaga utara, merebahkan tubuhnya di kamarnya, walaupun dia diberikan kekuataan yang tak terkira, akan tetapi rasa takut kalau dia tidak mampu mengemban misi yang telah dibebankan ke pundaknya,walau dengan berat hati Yin He tetap melakukanya sampai dititik dimana dia benar benar berakhir. “Yin He mengeluarkan Jiwa Hitam tersebut, yang mencengangkan tidak hanya untuk membangkitkan akan tetapi cara untuk melenyapkan beberapa kekuatan hitam. Banyak hal lainya yang membuat Yin He terkejut beberapa hal yang membuat dirinya tidak percaya, bahwa sesungguhnya buku jiwa hitam sebenarnya tidak sepenuhnya jiwa hitam, kan tetapi buku ini seperti mempunyai ruh, dan buku ini akan mengikuti siapa dan kebutuhan dari yang menggunakanya, karena buku ini mempunyai kemampuan membaca aura pemiliknya, sehingga saat Yin He membukanya, buku ini memberikan beberapa informasi yang sangat dibutuhkan oleh Yin He terutama tentang formasi yuan
Yin He mencoba mencari cara untuk mengalahkan Pangeran Kegelapan, akan tetapi buku tersebut tidak merespon apapun, tapi ujung buku tersebut terdapat sebuah tulisan yaitu “Bayangan Kegelapan”, saat Yin He membaca tulisan tersebut, buku jiwa hitam kemudian memberikan respon yang sangat mencengangkan, disana ditertulis apa saja isi dari kitab bayangan kegelapan dan juga beberapa cara untuk mengalahkan jurus dan juga segel pada kitab bayangan kegelapan, walaupun tidak memberikan secara langsung jurusnnya atau formasi yuan untuk mengalahkan isi kitab bayangan kegelapan, akan tetapi informasi mengenai pusaka atau benda dan jurus di kitab mana yang bisa mengalahkanya.
Sedangkan ditempat terpisah, Feng Tian ( Pangeran Kegelapan) mencoba kekuatan dari busur panah sakti Hou Yi, dengan bantuan panah Hou Yi, dia mencoba untuk melepaskan beberapa iblis yang terbelenggu segel dari kekuatan reliks dewa tersebut, Feng Tian dapat memahami cara kerja dari busur panah sakti Hou Yi tersebut, karena pada gagang busur panah tersebut ada aksara yang mengandung tata cara dan mantra pengggunaaan dari busur tersebut, dan hanya orang orang dengan kekuatan yang sangat besar yang dapat membaca aksara para dewa tersebut, Feng Tian mempunyai kekuatan iblis hitam akan tetapi dia adalah murid dari Lembah Taiyun, sehingga masih mempunyai kemampuan melihat dan membaca aksara para dewa.
Feng Tian (Pangeran Kegelapan), segera mengarahkan busurnya kearah kawah yang berbentuk sumur tersebut, dan setelah dia menarik busurnya, busur yang hanya ditarik sebagain menandakan akan melapaskan/ menghancurkan bukan memusnakan, dan sebuah panah api tercipta busur dan talinya ditarik, sebelum melepaskan anak panah tersebut Feng Tian memanggil nama iblis api tersebut Huo Jing dan setelah itu.
Dhuuuuaaarrrrrr Rrooarrrrrrhh........
__ADS_1
Sebuah ledakan yang amat dahsyat menggelegar didasar sumur kawah tersebut, tiba tiba retakan bebatuan gunung terjadi dan akhirnya longsorpun terjadi,semua tanah dan batu yang terjatu kebah menjad sebuah lava yang sangat panas, dan disela sela suara letupan dan ledakan dari kawah berapi tersebut ada suara tawa terkekeh yang sangat kuat, dan tiba tiba sosok iblis dengan dua tanduk pun muncul, iblis dengan seluruh tubuhnya seperti magma pun melihat sekelilingnya dan kemudian menemukan sosok pangeran kegelapan, sang Iblispun tertunduk dan memberikan hormat kepada sang pangeran kegelapan. “Terima Kasih tuan, saya kira akan lama menunggu kebangkitan ini.”saya sudah tidak sabar untuk menghancurkan dan mengalahkan para manusia dan golongan dunia asura tersebut.” Ujar Huo Jing, pangeran kegelapan pun tertawa terkikik. Sedangkan para warga yang berada dilebah gunung tersebut pun segera berhamburan saat mendengar ledakan yang sangat dahsyat tersebut, mereka melihat kepulan asap yang membumbung tinggi dan pijaran batu lava yang terlontar dari puncak gunung tersebut, gunung beracun yang ratusan tahun lamanya tidak aktif kini kembali aktif kembali.
“ Huo Jing, kau disini dan tunggu perintahku selanjutnya.”Perintah Feng Tian ( Pangeran Kegelapan) sambil mengembalikan busur panah sakti tersebut kedalam tubuhnya. Dan dengan cepat mereka meluncur pergi meninggal iblis api tersebut.
“Pangeran, kemana kita akan pergi? Bolehkan pangeran membantu kamu untuk mengambil senjata kami?” Ujar Zhengfang kepada Feng Tian ( Pangeran Kegelapan), Pangeran Kegelapan pun mengangguk dan berhenti. “Dimana senjata kalian?” Ujar Feng Tian ( Pangeran Kegelapan)
“Sejata kami berada di Lasha Tibet tuan, di dua bukit Utara dan Selatan Lasha.” Ujar Zhengfang, kemudian mereka langsung melesat kearah Lasha.
__ADS_1