LEGENDA PEDANG LANGIT

LEGENDA PEDANG LANGIT
Gerbang Kematian _ Menuju Pedang Langit Bag. 02


__ADS_3

Xiao Zhuang sangat terkejut saat melihat lokasi dari gerbang selanjutnya yaitu gerbang paling terakhir yang harus dilewati oleh Yin He, yaitu Gerbang Kematian, sedangkan yang menjadi gerbang atas gerbang kematian adalah diri Yin He sendiri, akan tetapi Xiao Zhuang juga menemukan hal lain selain lokasi dari gerbang kematian, yaitu sebuah relik yang berupa sebuah batu kecil yang usang, akan tetapi kemungkinan batu itu menyimpan sebuah informasi penting yang harus Yin He ketahui.


“Kakak, ini ada sebuah reliks yitu sebuah batu kecil, batu ini menyimpan sebuah informasi, dan sepertinya batu ini terhubung dengan mu, karena saat aku mencoba untuk membukanya reliks ini menolak dan mementalkan diriku dengan tenaga yang sangat kuat, dan ada satu hal ingin aku sampaikan kepadamu (sambil menunjukan sesuatu kepada Yin He), dan mungkin batu kecil ini jawabany.” Yin He yang terkejut saat melihat lokasi gerbang terakhir yang ditunjukan oleh Xiao Zhuang kepadanya, akan tetapi dia berusaha tidak terkejut dan memberitahukan kepada yang lainya. Mendengarkan Yin He memberitahukan lokasi terakhir dari gerbang kematian membuat semua teman dan paman Han Bing terdiam, mereka bingung ada apa dengan Yin He kenapa gerbang kematian ada pada dirinya.


Yin He pun menjelaskan bahwa dirinya pun belum tahu apa yang akan terjadi dengannya dan mengapa gerbang kematian berada dalam dirinya, dan Yin He juga memberitahukan adanya baru reliks yang kemungkinan  menyimpan rahasia atau informasi penting mengenai hal ini, Yin He kemudian mengambil batu kecil yang usang tersebut, dia bingung apa yang harus dilakukan dengan bat tersebut, akan tetapi tiba tiba batu tersebut seperti bergerak sendiri saat aura naga dari Yin He dialirkan kedalam batu ini, kemudian batu ini mengeluarkan cahaya putih dan munculnya sesosok kakek tua yang keluar dari dalam batu tersebut, sosok kakek tersenyum kepada Yin He dan berkata, “Mengapa lama sekali kau membangunkan ku anak naga, aku sudah lama sekali menantikan hal ini, namaku adalah Su Shang, aku akan memberitahukanmu tentang dunia gerbang kematian, hal ini sangat penting sebelum kau mengambil pedang langit,kau harus masuk kedalam gerbang kematian, aku akan menceritakan siapa saja yang berada disana dan apa saja tugas mereka, setelah kau tau tugas dan apa saja peranya, saat kau masuk kau sudah mengenalnya dan mana yang perlu kau waspadai dan mana yang tidak, karena yang menentukan kau bisa keluar dari gerbang kematian hanyalah dirimu.”


“Yang pertama adalah Heibai Wuchang – Xie Bian dan Fan Wujiu, Kedua pengawal ini disebut juga sebagai roh penjemput  atau disebut  Wuchang , yaitu pengawal utusan dari neraka untuk mengantar arwah orang yang baru saja meninggal dari dunia manusia, untuk menuju ke alam bawah, maupun sebaliknya. Kedua sosok pengawal ini  mengenakan pakaian hitam dan putih.”


“ Bai Wuchang, atau penjaga kefanaan putih disebut juga dengan Jenderal Xie, atau nama aslinya Xie bian  dia adalah sosok yang memiliki tubuh jangkung dan kurus, serta mengenakan pakaian putih, matanya  melotot, senyum lebar dan lidah panjang yang terjulur. Orang orang biasanya  memanggil  “Qi Ye” atau kakek ketujuh.”


“Tapi tenang saja, walau penampilannya yang menyeramkan, akan tetapi dia memiliki aura sangat ramah dan bersahaba.  Dia mengenakan sebuah topi yang terdapat sebuah tulisan “Keberuntungan dan kekayaan akan menghampiri siapapun yang menemuiku” (Yījiàn shēngcái/yījiàn dàjí), dan “kamu juga sudah datang” (Nǐ yě láile).”


“Di tangannya ia membawa kipas, borgol berbentuk ikan dan lempengan kayu dengan tulisan. Biasanya ia akan  membimbing roh orang baik ke alam bawah dan memberi mereka hadiah berupa uang dan koin emas karena sikap baik mereka. Karena kesan menyenangkan yang diberikannya.”

__ADS_1


“Kemudian Hei Wuchang, atau penjaga kefanaan hitam disebut juga Jenderal Fan, atau Fan Wujiu  dia adalah sosok yang memiliki tubuh yang pendek dan gemuk, serta mengenakan pakaian hitam. Orang – orang biasa memanggilnya “Ba Ye” atau kakek kedelapan.”


“kau harus berhati hati denganya karena sosok ini memiliki wajah yang hitam dan galak, terlebih lagi dia memiliki aura yang menakutkan, dan bersikap sangat galak pada roh atau orang orang jahat. Dia juga mengenakan sebuah topi yang terdapat tulisan, “Kematian akan menghampiri siapapun yang menemuiku”, “perdamaian untuk seluruh dunia” ( Tiānxià tàipíng), dan “akan menangkapmu sekarang” ( Zhèngzài zhuō nǐ).”


“Ia juga membawa kipas dan lempengan kayu yang bertuliskan “membuat perbedaan jelas antara yang baik dan yang jahat ( Shàn è fēnmíng), serta “mengganjar perbuatan baik dan menghukum perbuatan jahat” ( Jiǎng shàn fá è)’. Ia juga membawa rantai besi di salah satu lengannya. Karena kegarangannya, ia  diberi tugas untuk menangkap roh jahat oleh kaisar raja akhirat.”


“saat kau bertemu dengan keduanya, perlihatkan ketiga api suci yang sekarang menyatu dengan dirimu, dengan ketiga api suci mereka tidak akan menganggu atau bertanya tentang siapa kamu dan tujuanmu, akan tetapi mereka akan mengantarkanmu kesebuah tempat yaitu Pengadilan pertama atau disebut Cermin Karma.”


“Mengapa aku dibawah ke Cermin Karma? Apakah saat aku kesana aku sudah mati atau bagaimana?” tanya Yin He dengan Wajah penuh tanda tanya.


“Di pengadilan pertama ini, jiwa atau orang y yang masuk ke dalamnya akan didata oleh raja Qin Guan, mulai tanggal lahir hingga tanggal kematian, akan tetapi karena kau masih hidup kau hanya perlu menunjukan mustika bintang yang ada dalam tubuhmu,  Setelah itu, kau akan disuruh melihat ke dalam sebuah cermin besar yang disebut Cermin Karma, untuk melihat perbuatan  semasa hidup dan juga dalam kehidupanmu sebelumnya, Seluruh perbuatan mu akan diperlihatkan, dan kau akan bisa melihat dirimu sendiri dan apa yang kau kerjakan, tanpa ada yang terlewat sedikitpun.”


“Untuk orang-orang yang berbuat baik dan menjauhi perbuatan dosa semasa hidupnya, mereka akan dikirim langsung ke surga, pengadilan kesepuluh untuk langsung menunggu kelahiran kembali. Sementara orang-orang yang berdosa dan berbuat jahat semasa hidupnya akan segera menjalani hukuman. Dan yang perlu kau lakukan adalah, saat kau didalam cermin maka, kau harus bisa pancarkan mustika rembulan dan juga mustika matahari,, agar kau bisa lolos dari hal ini’.

__ADS_1


“Setelah kau lolos dari cermin karma, maka kau akan menemui tempat yang bernama roda reinkarnasi, karena kau masuk dengan wujud tubuh dan bukan roh maka seorang nenek tua yanng bernama Meng Po, diak akan membujukmu untuk beristirahat dan meminum sebuah teh, aku peringatkan, jangan pernah kau minum teh tersebut, jika kau minum teh tersebut, kau akan kehilangan semua ingatan dan juga kekuatanmu, selama kau masih punya kekuatan mu yang saat ini, dia tidak akan berani macam macam dengan mu, dan mintalah segelas air putih dari kendi yang kotor dan bau, dia akan menolak dan menawarimu teh manis da wangi, ingat yang kau harus minum adalah air dari kendi yang kotor tersebut.


“Setelah kau meminumnya lebih baik kau segera mengaktifkan tubuh petir yang kau miliki, dan langsung meloncat ke roda reinkarnasi, dengan tubuh petirmu tersebut dan juga air minum dari kendi kotor nenek Meng Po, maka kau akan masuk ke dalam alam setengah dewa (Xiūluō dào), disana kau akan disambut langsung oleh naga langit, dan disanalah kau akan menemukan pedang langit.” Ujar Su Shang


Yin He mengangguk pelan dan mengerti apa yang harus dilakukan, “Dan sekarang apa yang harus aku lakukan agar bisa masuk ke dalam gerbang kematian? Sedangkan gerbang kematian ada pada diriku?” Tanya Yin He.


“Hahahahaha, kau terlalu bodoh apa karena panik takut pada raja akhirat hingga kau tidak bisa berfikir lagi anak naga? Batu jade langit yang kau bawa, itu adalah kuncinya, kau tinggal mengalirkan energi aura naga, maka segel dibatu jade langit akan terbuka, dan kau tinggal masuk kedalam gerbang tersebut.”


“Yang dimaksud gerbang tersebut ada pada dirimu bukan ditempat lain, karena kau sudah menyatu dengan kedua pedang langit dan pedang rembulan, hal itu yang membuat gerbang kematian itu berada dalam dirimu, waktuku tidak banyak aku harus segera pergi, satu hal yang akan aku beritahukan kepadamu, saat pedang langit kau cabut, maka satu buah kutukan pada pangeran kegelapan atas terdahulumu  akan musnah” Ujar  Su Shang.


Yin He yang terkejut hendak menanyakan tentang kutukan tersebut, akan tetapi Su Shang telah menghilang bersamaan dengan hancurnya batu kecil yang usang tersebut, semuanya menatap Yin He dengan penuh harap.


“Tuan, maafkan saya dahulu yang tidak mengerti tugas tuan yang sangat berat ini, saya hanya mengikuti ego kami.” Kalden berlutut dihadapan Yin He, diikuti Jetsan yang kemudian meminta maaf sama seperti Kalden. Yin He hanya tersenyum dan meminta mereka bangun, yang Yin He harapkan adalah nantinya setelah pedang langit ini tercabut, dia ingin sembilan naga ada disampingnya ditambah dengan kekuatan dari  paman Han Bing.

__ADS_1


Yin He meminta semuanya berkumpul, dia meminta agar mereka tidak meninggalkan tempat ini selama Yin He dalam misi mengambil pedang langit, karena setelah ini ada beberapa hal yang ingin dibicarakan dengan mereka, terutama tentang sembilan naga yang masing masing ada ketiga Wei dan Xiao bersaudara, Jingmi, Kalden dan juga Jetsan, Yin He meminta paman Han Bing mengawasi mereka dalam berlatih dan juga memberikan pengalaman dalam sebua pertempuran, Paman Han Bing tersentak dan terbatuk, Han Bing tau pengalaman dari ketiga Xiao bersaudara, Jingmi , Kalden dan Jetsan pastinya lebih banyak dari pada pengalamanya.


__ADS_2